Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Sidang Kasus Gratifikasi di Kab Malang, Konfirmasi Barang Bukti Setoran Uang Rp 3,5 Miliar

BARANG BUKTI: Sidang kasus gratifikasi di Kab Malang kembali digelar, Selasa (16/2/2021). Sidang dibuka dengan konfirmasi barang bukti dari saksi Romdhoni dan Sudarso.( Foto: Aziz Tri P)

Surabaya – Sidang kasus gratifikasi proyek Dindik Kabupaten Malang kembali digelar, Selasa (16/2). Di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jl Raya Juanda, Sidoarjo. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Dr Johanis Hehamony SH MH.

Agendanya masih tetap menghadirkan saksi dari tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Kali ini dihadirkan dua saksi dari enam yang direncanakan.

Baca Juga ----------------------------

Saksi Abdul Kholik (mantan Ketua PP Kab Malang) untuk dua terdakwa, Eryk Armando Talla (No Perkara 82/Pid.Sus-TPK/2020/PN Sby) dan Rendra Kresna (No Perkara 84/Pid.Sus-TPK/2020/PN Sby). Serta saksi Ali Murtopo (terpidana 3 tahun kasus suap atau kasus pertama) untuk terdakwa Eryk Armando Talla.

Artinya, sudah 25 saksi yang dihadirkan dalam lima kali persidangan. Empat saksi pada sidang 19 Januari 2021, lima saksi pada sidang 26 Januari 2021, enam saksi dalam sidang 2 Februari 2021, delapan saksi pada sidang 9 Februari 2021 dan dua saksi dalam sidang kali ini, Selasa (16/2/2021). Rencananya sidang Selasa pekan depan,  mulai dihadirkan saksi ahli.

Sidang dibuka Ketua Majelis Hakim Johanis Hehamony dengan konfirmasi barang bukti dari saksi Romdhoni (Kepala Dinas PU Bina Marga Kab Malang) dan Sudarso (pengusaha).

Romdhoni sudah memberikan keterangan dalam sidang pekan lalu, Selasa (9/2/2021). Bersama Heri Sujadi (Kabid Fasilitas Jalan Dinas PU Bina Marga Kab Malang, bawahan Romdhoni) untuk terdakwa Rendra Kresna. Sedangkan saksi Sudarso sudah memberikan keterangan  dalam sidang 2 Februari lalu.

“Bagaimana saudara, apakah ada pemikiran lain yang didapat?,” tanya Ketua Majelis Hakim Johanis Hehamony pada Romdhoni. “Tidak ada yang mulia,” katanya.

Seperti diketahui, Romdhoni dalam kesaksiannya pekan lalu menyatakan adanya perubahan BAP yang menyebabkan pertanyaan dari jaksa maupun hakim.

“Saya hanya menegaskan, kasus yang terkait dengan saya itu terjadi di Dinas PU Bina Marga Kab Malang, bukan di Dinas Pendidikan,” kata Romdhoni.

“Baik. Terus uangnya di mana? Uang Rp 3,5 miliar itu ada di mana?,” tanya Johanis. “Sudah disetorkan ke Sando Junaidi. Ada juga yang dipakai untuk pembangunan rumah yang di Araya,” kata Romdhoni. “Silakan maju ke depan untuk konfirmasi barang bukti,” kata Johanis Hehamony.

Jaksa Eva dalam sidang pekan lalu mengejar keterangan saksi Romdhoni yang memerintahkan Heri Sujadi untuk mengumpulkan uang Rp 3,5 miliar. “Ini atas perintah siapa? Perintah terdakwa Rendra Kresna?,” tanya Eva. “Intinya perintah itu tidak langsung dari Pak Rendra. Tapi dari Yudi Irianto dan Sando Junaidi,” kata Romdhoni saat itu.

Sedangkan Sudarso mengkonfirmasi barang bukti penerimaan uang sebesar Rp 50 juta. “Pada intinya, setelah uang proyek cair dari Andik Dwi Putranto, masih ada sisa Rp 150 juta. Oleh Ali Murtopo sisa uang tersebut dibagi tiga, Ali Murtopo, Eryk Armando Talla dan saya,” kata Sudarso. “Masing-masing Rp 50 juta,” lanjut Sudarso.

Setelah Romdhoni dan Sudarso mengkonfirmasi barang bukti, Johanis Hehamony melakukan video conference dengan terdakwa Rendra Kresna dari Lapas Porong Sidoarjo dan terdakwa Eryk Armando Talla dari Rutan KPK Jakarta.

“Untuk Pak Rendra Kresna dan Pak Eryk Armando Talla, seperti bapak-bapak saksikan ini barang bukti dari keduanya,” kata Ketua Majelis Hakim Johanis Hehamony. (azt/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang-Post – Seorang warga Kelurahan Songgokerto bernama Nanang ditemukan tewas saat mencari rumput di Kelurahan Sisir, Kota Batu. Diketahui, Nanang sering mencari rumput di...

Malang Raya

Malang-Post – Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, aparat gabungan menggencarkan operasi yustisi penegakan disiplin prokes. Digelar dalam rangka PPKM Mikro di wilayah...

Malang Raya

Malang-Post – Program vaksinasi Covid-19 di Kota Malang terus dilakukan. Selasa (15/6/2021) pagi, giliran warga RW 11 Kelurahan Cemorokandang yang divaksin.  Vaksinasi diikuti 150...

Opini

Indonesia adalah negara yang kaya. Kaya sumber daya alam dan kaya akan budaya. Membahas tentang kebudayaan Indonesia tentu bukan lah sutau hal yang asing...

Dahlan Iskan

Ini taruhan baru: apakah RUU Pajak akan ditarik oleh pemerintah atau diminta terus dibahas di DPR. Tokoh DPR dari Golkar jelas minta agar RUU...

Arema

Malang Post – Manajemen tim Arema FC, mendadak merilis dua unggahan pada akun resmi instagram mereka @aremafcofficial. Bergambarkan Diego Michiels dan bertuliskan; Welcome to Arema FC dan Selamat...

Arema

Malang Post – Dua tim papan atas di Tanah Air, Arema FC dan Persib Bandung, harus ‘saling bunuh’ lebih awal. Di even pramusim Piala Walikota...