Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Dampak Pergeseran Tanah, Bangunan SDN 4 Gunungsari Retak

BAHAYA: Kepala Sekolah SDN Gunungsari 4, Indaryanto, menunjukkan beberapa retakan di bangunan SDN 4 Gunungsari akibat pergeseran tanah.( Foto: Ananto/DI’S WAY MALANG POST)

Batu – Tanah longsor benar-benar mengancam Dusun Brau, Desa Gunungsari, Bumiaji, Kota Batu. Ditengarai dari letak topografinya, yang dikelilingi perbukitan. 

Sebelumnya, BPBD Kota Batu telah mengidentifikasi 13 titik rawan longsor. Berupa rekahan tanah berpotensi bencana di Dusun Brau. Ini menjawab detektor EWS yang mengirimkan sinyal bunyi berkali-kali pada beberapa pekan lalu. 

Baca Juga ----------------------------

Info terbaru, rekahan tanah juga muncul di gedung SDN 4 Gunungsari. Retakan pertama, terlihat kecil di tembok sekolah pekan lalu. Lama kelamaan bertambah dan makin menganga hingga Minggu (14/2).

Kepala SDN Gunungsari 4, Indaryanto membenarkan. Pihaknya akan melaporkan kejadian ini kepada BPBD Kota Batu. Senin (15/2). Retakannya, ditemukan di beberapa titik gedung sekolah. Seperti di lantai dan tembok di beberapa ruangan. 

Nampak jelas di ruang kelas, kamar mandi, ruang guru dan ruang komputer. Sebelumnya, retakannya terlihat kecil. Seiring berjalannya waktu, semakin besar dan menganga. Tentunya membahayakan warga sekolah. 

“Gedung SDN Gunungsari 4 ini, baru selesai renovasi dua tahun lalu. Tapi, ketika terjadi pergerakan tanah, sebagian tembok pun retak. Lantai juga ada yang menganga,” ungkapnya. 

Ia berharap, retakan itu tak terus terjadi. Ia kasihan kepada para murid, jika tahu sekolahnya rusak. Terutama soal keselamatan, karena ini membahayakan mereka. 

Sementara ini, menindaklanjuti melebarnya retakan di ruang guru, pihaknya memindahkan dokumen penting sekolah ke ruang lain yang dirasa aman. Ia mengimbau para guru agar senantiasa waspada ketika berada di sekolah.

“Untuk dokumen, sudah kami pindahkan sebagian ke ruang lain. Ini karena ruang guru cukup mengkhawatirkan kondisinya. Saya juga minta agar guru lebih waspada. Karena memang yang terlihat retakannya paling banyak di ruang guru,” jelasnya. 

Proses belajar mengajar, pihaknya masih menjalankan pembelajaran tatap muka. Karena SDN Gunungsari 4 telah mendapatkan ijin dari Satgas Covid-19 Kota Batu. Terlebih jumlah siswanya tak sebanyak SD lainnya. 

“Untuk proses belajar mengajar di sekolah masih terus berjalan. Murid yang masuk tetap 50 persen dari jumlah siswa dalam satu kelas. Kami menjadi lebih waspada,” jelasnya. 

Antisipasi awal untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, ia terus mengimbau guru maupun para murid agar menghindari lokasi retakan. Karena dikhawatirkan mendadak terjadi pergerakan tanah. (ano/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...

Malang Raya

Malang Post – Bank Sahabat Sampoerna (BSS) Malang bersama mitra bisnisnya, KSP Sahabat Mitra Sejati, kembali menggelontorkan ratusan paket sembako bagi masyarakat yang terdampak...

Malang Raya

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang melakukan berbagai upaya untuk tingkatkan imun di masa pandemi covid-19. Jumat (17/9), Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

Pendidikan

Malang Post — Ikatan Guru Taman Kanak -Kanak (IGTKI) Kecamatan Donomulyo melalui Dinas Pendidikan bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menggelar workshop....

Pendidikan

Malang Post – Ratusan murid SMP KHA Thohir Pulungdowo Tumpang Kabupaten Malang menjalani vaksinasi di lingkungan sekolah. Ini untuk mencegah penyebaran virus covid-19 dan menjadi...