Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Wagub Emil Yakinkan Investor

PETIKEMAS: Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak meninjau Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Selasa (26/1).(Foto: Humas Pemprov Jatim)

Surabaya – Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil Elestianto Dardak, berkesempatan meninjau Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Mantan Bupati Trenggalek itu ingin mengetahui dan mendiskusikan soal kecepatan arus logistik perdagangan pusat agro di Jatim. Utamanya perdagangan yang nantinya berdampak di Puspa Agro. Sekaligus merespons kenaikan harga pengiriman barang melalui kontainer.

“Harapan kita, kesemuanya ini bisa terus dikoordinasikan dengan banyak pihak, termasuk dengan Terminal Peti Kemas Surabaya,” ujar Emil Elestianto Dardak usai meninjau TPS di Perak Surabaya, Selasa (26/1), seperti termuat di Pers Rilis Humas Pemprov Jatim.

Menurut Emil, koordinasi dengan TPS yang dilakukannya dinilai sangat penting. Itu setelah dia melihat pemetaan logistik sebanyak 18 persen ekonomi Jatim berasal dari perdagangan. Bahkan, Jatim telah menyumbangkan lebih dari 1/5 Gross Domestic Product (GDP) perdagangan Indonesia.

“Jika pengembangan akses jalan utama ke lokasi pusat agro sudah selesai, maka akan memberikan dampak sekaligus potensi sebagai pusat pelayanan kontainer. Terlebih, Kementerian Pertanian sudah menjadikan Pelabuhan Tanjung Perak sebagai sentra logistik holtikultura,” jelasnya.

Melihat peluang itu, Emil ingin meyakinkan kepada para pelaku usaha dan investor agar tetap menatap optimisme perdagangan di tengah pandemi Covid-19 di Jatim. Kendati saat ini, mereka merasa khawatir adanya kenaikan harga peti kemas.

Pihaknya menyebut, kenaikan harga peti kemas perdagangan diakibatkan ketersediaan kontainer secara global. Permasalahan tersebut bukan terjadi di Indonesia saja, sehingga mengakibatkan harga kontainer naik.

“Dengan adanya pandemi Covid-19 ini China yang lebih dahulu pulih ekonominya banyak mengirim barang ke sejumlah negara barat. Sedangkan kontainer dari negara barat tidak secara aktif mengirim kontainernya di negara bagian timur,” ungkapnya.

Emil menceritakan, kondisi terbatasnya kontainer diperparah dengan setiap tahun pengiriman barang di momen Natal maupun Imlek yang hanya dilakukan oleh Amerika dan Tiongkok, sehingga perdagangan intra Asia menjadi terhambat.

Tetapi Emil menyambut baik berbagai kendala dan permasalahan yang dengan cepat disikapi oleh Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan juga pelaku usaha. TPS bahkan memberikan stimulus kepada para pengusaha seperti kemudahan pembayaran hingga penumpukkan kontainer, baik ekspor dan impor, diizinkan untuk tinggal di TPS lebih lama. “Kemudahan kemudahan seperti ini akan menggairahkan pelaku usaha,” ujarnya.

Sebagai bukti, dibanding Januari 2020, pada Januari 2021 ini sudah ada pertumbuhan perdagangan ekspor maupun impor yang mencapai 12 persen. “Kita harapkan pelaku usaha bisa termotivasi. Semoga para pelaku usaha di tingkat global bisa lebih menyikapi permasalahan ini dengan bijak. Kita bangga bahwa TPS di Jatim senantiasa menjadi gerbang untuk memperlancar arus ekspor dan impor basis perdagangan di Jatim,” terangnya.

Di tempat yang sama, Dirut PT. Terminal Peti Kemas Surabaya, Dothy, menyambut baik kunjungan Wagub Jatim yang merupakan implementasi dari bentuk kolaborasi di sektor maritim dan bisnis lainnya secara nasional maupun internasional.

Ia menjelaskan, bahwa TPS memiliki prosedur ekspor berupa data booking pelayaran dan bea cukai yang dikirim ke terminal secara online system. Kemudian pengguna jasa melakukan online booking ekspor ke terminal. Langkah selanjutnya yakni, truk dan kontainer masuk ke terminal melewati autogate system TPS yang akan dilanjutkan kontainer yang tiba akan dilakukan penumpukan terminal untuk dibawa ke dermaga untuk dimuat di atas kapal di dermaga.

“Kami juga memberikan stimulus kepada pengusaha lewat tambahan 30 hari untuk proses pembayaran. Juga bagi para eksportir maupun importir terdapat tambahan hari atau free storage jika terdapat penumpukan di terminal,” tutupnya. (azt/ekn)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

headline

AMEG – Puluhan pegiat kemanusiaan, sejak Minggu (16/5/21) pagi hingga siang berada di Pantai Sendiki, Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, […]

headline

AMEG – Puluhan anggota tim pencari, masih menyisir pantai Sendiki Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, untuk menemukan Yudha, pemuda Singosari yang […]

Kriminal

AMEG – Disidik anggota Reskrim Polsek Turen, tersangka Khoir mengaku mencuri lebih dari sekali. Hingga kini, pengakuannya masih didalami penyidik dan […]

Kriminal

AMEG – Berulangkali mencuri sepeda motor, apes kemudian menimpa maling asal Wajak saat beraksi di Kecamatan Turen. Sempat ramai di media […]

Kriminal

AMEG – Aksi curanmor apes, tidak hanya terjadi di Turen. Sabtu (15/5/2021) siang bolong curanmor apes di Turen. Giliran malam, warga […]

Malang Raya

AMEG – Rencana pembangunan pabrik biofuel oleh Pemerintah Pusat di Kabupaten Malang, menimbulkan beragam komentar. Pasalnya, rencana itu disambut baik […]

headline

AMEG – Hingga Minggu (16/5/21) siang, masih banyak kendaraan plat nomor luar wilayah Malang Raya terpaksa diputarbalik di Exit Tol […]

Malang Raya

AMEG – Minggu (16/5/2021) pagi, aparat gabungan TNI-Polri menggelar operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, dalam rangka PPKM Mikro di […]

headline

AMEG – Baru saja tiba di Pantai Sendiki, Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Sabtu (15/5/21) pagi, wisatawan asal Singosari, Yudha […]

%d bloggers like this: