Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kesehatan

Kleptomania, Hasrat Untuk Mencuri

Ilustrasi Kleptomania. (istimewa)

Malang – Pernahkah anda mendengan istilah Kleptomania ?. Kleptomania merupakan salah satu dari sekian banyak jenis gangguan mental yang mungkin dialami orang-orang disekitar anda.   Hal ini ditandai dengan penderitanya yang memiliki hasrat untuk  mencuri. Penderita kleptomania kerap mencuri di tempat-tempat umum, atau bahkan di rumah teman-temannya.

Kleptomania termasuk ke dalam kelompok gangguan kendali impulsif, yang menyebabkan penderitanya sulit mengendalikan emosi dan perilaku. Biasanya, kleptomania muncul di masa remaja, tetapi juga bisa terjadi setelah dewasa.

Baca Juga ----------------------------

Melansir Mayo Clinic, kleptomania berbeda dari pengutil atau orang yang dengan tujuan khusus mengambil barang milik orang lain. Pengutil biasanya mengambil barang milik orang lain untuk alasan ekonomi atau menyakiti hati orang lain. Sedangkan pada kasus penderita kleptomania, mereka mencuri secara spontan, tanpa perencanaan.

Biasanya orang yang mengidap kleptomania menunjukan beberapa gejala sebagai berikut :

  • Tidak bisa menolak dorongan untuk mencuri, meskipun barang yang dicuri merupakan sesuatu yang tidak berharga atau tidak dibutuhkan oleh penderita.
  • Penderita biasanya merasa cemas dan tegang saat hendak melakukan pencurian. Jika berhasil mereka akan  merasa senang dan puas. Disisi lain, mereka juga merasa bersalah, menyesal, malu, dan takut tertangkap.
  • Pencurian dilakukan secara spontan dan dilakukan sendiri. Tanpa perencanaan layaknya kasus kriminal.
  • Barang curian biasanya tidak digunakan sendiri. Melainkan diberikan pada teman atau keluarga. Tak jarang barang tersebut juga dibuang.
  • Pencurian yang dilakukan penderita tidak berhubungan dengan delusi, halusinasi, dan balas dendam.
  • Dorongan untuk mencuri tersebut bisa datang dan pergi seiring berjalannya waktu

Penyebab Kleptomania

Belum diketahui secara pasti, apa yang menyebabkan seseorang menderita kleptomania. Menurut Alodokter, kleptomania bisa dipicu penurunan kadar serotonin yang berfungsi mengatur emosi dan suasana hati (mood). Ketidakseimbangan sistem opioid otak yang menyebabkan keinginan untuk mencuri tidak bisa ditahan. Serta gangguan pelepasan dopamin yang menimbulkan rasa senang dan ketagihan.

Para ahli juga menyebut bahwa kleptomania berhubungan dengan dengan genetik dan lingkungan. Melansir Verywell Mind, terdapat tiga penyebab kleptomania ditilik dari beberapa sudut pandang psikologi, antara lain:

  • Psikoanalisis : pengidap kleptomania terdorong mengambil sesuatu sebagai kompensasi untuk mengobati rasa kehilangan atau terabaikan sebelumnya. Menurut pendekatan ini, gangguan ini bisa diatasi dengan mencari motivasi yang mendasari perilaku kleptomania.
  • Kognitif-perilaku: kleptomania bisa menjadi kebiasaan karena saat awal mencuri sesuatu, pelakunya bisa aman dari konsekuensi negatif. Setelah itu, timbul dorongan untuk terus mengulanginya. Akhirnya, mencuri jadi kebiasaan untuk menghilangkan stres.
  • Biologis: kleptomania terjadi karena masalah senyawa kimia di otak. Ada juga studi yang menyebut penyebabnya karena trauma ke bagian lobus frontal di otak. Trauma ini memicu perilaku agresif sampai kognitif seperti seperti kleptomania.

Konsultasi Dokter

Biasanya, penderita kleptomania cenderung merahasiakan penyakitnya. Padahal, kleptomania dapat membuat penderitanya terganggu secara emosional. Bila terus dibiarkan, penderita kleptomania bisa mengalami gangguan mental serius, bahkan bisa berpikir untuk bunuh diri.

Konsultasi dengan dokter atau psikiater menjadi pilihan tepat jika Anda mengalami gejala kleptomani. Jangan khawatir tersandung hukum kalau datang ke psikiater,  karena psikiater tidak akan melaporkan Anda ke pihak berwenang dan justru membantu Anda mengatasi masalah yang Anda hadapi.

Biasanya psikiater akan menanyakan situasi yang dialami pasien, meminta pasien mengisi kuisioner, atau bahkan melakukan tes darah atau rontgen kepala.

Pengobatan

Setelah memastikan kondisi pasienya, dokter akan melakukan penanganan medis. Metode yang biasa digunakan adalah psikoterapi, pemberian obat-obatan, atau kombinasi keduanya.

Psikoterapi biasanya dilakukan dengan terapi perilaku kognitif. Dokter  akan memberikan gambaran mengenai perbuatan yang dilakukan dan akibat yang mungkin diterima, termasuk berurusan dengan pihak berwajib. Pasien juga akan diajarkan melawan keinganan untuk mencuri.

Sementara untuk pemberian obat-obatan, dokter dapat meresepkan obat antidepresan jenis selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI). Agar serotonin bekerja lebih efektif, guna menstabilkan emosi pasien.Dokter juga bisa memberikan obat antagonis opioid yang berfungsi menurunkan dorongan untuk mencuri dan rasa senang yang timbul setelah mencuri.

Pencegahan

Mencegah kambuhnya kleptomania merupakan hal yang sulit untuk dipastikan, mengingat banyaknya faktor psikososial yang bermain dalam terjadinya penyakit ini. Namun karena kleptomania berbahaya jika dibiarkan berlarut larut, anda sebaiknya melakukan pengobatan sedini mungkin ke dokter. (alc/kps/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

News

Malang Post – Kakek Samin (70) yang hilang di hutan Cungkup, tercatat pernah hilang dan pulang dalam kondisi sehat tahun 2020. Kali ini harapan besar...

Kesehatan

Malang Post – Kehadiran tikus rumah jelas sangat mengganggu. Tidak hanya bisa merusak barang-barang dan mengotori rumah, hama ini juga berpotensi menjadi agen penyebar...

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Ekobis

Malangpost – Kegiatan transfer uang antar bank merupakan salah satu jenis transaksi yang sering dilakukan oleh nasabah bank. Dalam kegiatan perbankan yang satu ini,...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...