Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Puluhan Tanaman Jeruk Kembali Dirusak

Foto Ilustrasi. (GlobalPlanet.news)

Malang – Polemik tanah kas desa di Desa Selorejo, Kecamatan Dau Kabupaten Malang kembali panas. Menyusul perusakan puluhan tanaman jeruk. Meresahkan petani jeruk yang menyewa. Mereka kecewa berat dan berniat melaporkan ke Polres Malang. 

Kuasa hukum petani jeruk, Wiwid Tuhu Prasetyanto membenarkan aksi perusakan tersebut, kemarin. Menurutnya, ini menunjukan ada intimidasi. Pola berfikir anarkis dan vandalis yang nyata. Benar-benar ada dalam sengketa ini. Sayangnya, belum ada titik terang siapa pelakunya. 

Baca Juga ----------------------------

Kali ini, berbeda dengan perusakan di awal sengketa. Saat itu, terduga pelaku langsung diketahui. Meski hingga saat ini, juga tidak jelas. Padahal telah dilaporkan ke pihak berwajib.

“Berbeda dibandingkan kejadian terdahulu. Terkait perusakan pagar kebun dan tanaman petani. Sudah kami laporkan. Kebetulan ketahuan di lapangan, siapa terduga pelakunya. Meskipun beberapa kali sudah diperiksa. Sampai sekarang belum jelas sampai dimana penanganan perkaranya,” ujar Wiwid.

Ia berharap. Agar penegak hukum bekerja optimal. Supaya bisa mengungkap siapa dalang yang harus bertanggung jawab. Termasuk aksi perusakan yang terjadi lebih dulu.  Pihaknya juga meminta semua pihak bersikap berdasarkan hukum. Tidak berlaku eigenrechting atau main hakim sendiri.

“Jangan memperkeruh keadaan. Apalagi dengan tuduhan tidak jelas buktinya. Atau pernyataan yang kalimatnya tidak sesuai dengan maknanya. Seperti tuduhan petani penyewa ini munafik. Menuduh para petani penyewa ini orang-orang kaya mau menguasai tanah,” paparnya.

Wiwied berharap, pihak yang tak bertanggung jawab, tidak melakukan atau menjadi hakim sendiri. Menuduh yang bukan-bukan terhadap petani penyewa lahan. “Karena itu semua tidak elok. Biarkan proses hukum berjalan, jangan dinodai gaya-gaya premanisme,” pungkasnya. (riz/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

News

Malang Post – Kakek Samin (70) yang hilang di hutan Cungkup, tercatat pernah hilang dan pulang dalam kondisi sehat tahun 2020. Kali ini harapan besar...

Kesehatan

Malang Post – Kehadiran tikus rumah jelas sangat mengganggu. Tidak hanya bisa merusak barang-barang dan mengotori rumah, hama ini juga berpotensi menjadi agen penyebar...

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Ekobis

Malangpost – Kegiatan transfer uang antar bank merupakan salah satu jenis transaksi yang sering dilakukan oleh nasabah bank. Dalam kegiatan perbankan yang satu ini,...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...