Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Ini Solusi Banjir Empat Kawasan

UPAYA PEMKOT MALANG: Crossing di Suhat, perbanyak avur di Bandulan, optimalkan pintu air di Sawojajar dan kaji ketinggian sungai dan jalan perkampungan di IR Rais, direncanakan mengatasi banjir.( Foto: Dokumen HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

Malang – Banjir masih saja terjadi di Kota Malang. Pemkot telah melakukan pemetaan. Empat titik menjadi fokus perhatian utama. Menjadi prioritas penanganan. Antara lain, Jl Soekarno Hatta, Bandulan, Sawojajar dan Jl Ir Rais.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso menjelaskan. Khusus di Jl Soekarno Hatta, pihaknya akan membangun crossing. Sepanjang 1,8 kilometer. Anggarannya telah diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 128 miliar.

Baca Juga ----------------------------

“Panjangnya mulai dari jembatan Sudimoro sampai jembatan Suhat. Panjangnya sekitar 1,8 kilometer. Untuk detail kedalaman dan konstruksi kami minta bantuan ke provinsi,” ungkapnya.

Keberadaan crossing atau sudetan itu, diharapkan tidak akan ada lagi banjir di daerah Blimbing dan sekitarnya.

“Crossing ini manfaatnya banyak. Air kami alirkan ke Sungai Brantas. Sehingga tidak akan ada lagi genangan air di sepanjang Jl Ahmad Yani, Jl Letjen Suparman maupun Jl Letjen Sutoyo,” imbasnya.

Untuk banjir di kawasan Bandulan, DPUPRPKP akan membuat beberapa avur baru. Di sepanjang jalan dan di atas jembatan Bandulan. Pihaknya menyayangkan, banyaknya saluran air di daerah itu, telah tertutup beton cor. Ini yang membuat air tidak bisa mengalir turun ke sungai.

“Tim kami sudah menyusur mulai dari Bandulan atas sampai bawah. Bahkan kami sampai membongkar trotoar untuk membuat sudetan di sana. Sekaligus membersihkan sampah yang menyumbat,” ucapnya.

Untuk Jl Ir Rais, pihaknya akan membuat kajian lebih dulu. Mengingat sungainya berada di tengah perkampungan. Ketinggiannya hampir sama dengan jalan yang berada di perkampungan.

“Tiap kali hujan. Pantauan kami memang di Ir Rais dan Sawojajar. Untuk Sawojajar, pengaturan pintu air di belakang kantor Diskopindag harus dimaksimalkan. Kalau pintu airnya di tutup sedikit saja, pasti air tidak akan masuk ke daerah Sentani,” tandasnya.  (jof/ajn)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post – Kemenangan besar diraih tim Arema FC Women. Tak tanggung-tanggung 26-0, pada laga pembuka  turnamen Women Open Sriwijaya FC Championship 2021, Minggu (13/6/2021). Bahkan...

Arema

Malang Post – Jelang 25 hari kick off kompetisi Liga 1-2021/2022, kubu Arema FC justru harus kehilangan satu dari tiga asisten pelatihnya, pekan depan. Padahal head coach anyar tim...

Arema

Malang Post – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana telah mengklaim. Segera mendaratkan satu pemain bertahan. Dengan label tim nasional. Bahkan Crazy Rich dari Malang...

News

Malang Post – Tabrakan Minggu (13/6/2021) pukul 08.00 di Jl Ki Ageng Gribig depan toko Kue Lumpur Bakar Kota Malang, menggegerkan warga sekitar. Pikap yang...

Pendidikan

Malang Post – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) telah meluncurkan Program Kampus Merdeka untuk perguruan tinggi. Mendukung kebijakan tersebut, Universitas Negeri Malang (UM)...

News

Malang Post –  Usai antar istri berangkat kerja, seorang Ketua RT tertabrak KA Matarmaja di perlintasan kereta api tanpa palang pintu, Jl  Zaenal Zakse...

News

Malang Post –  Usai tangani orang tertabrak kereta api, Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf, Minggu (13/6/2021) siang, baru saja masuk halaman Polsek, langsung berlari ke...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang yakin proyek pembangunan tol Malang-Kepanjen dimulai 2022. Apalagi, saat ini, proyek tersebut masih akan dibahas persiapan pembebasan lahannya oleh...