Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Beda Kerumunan Habib Rizieq Dan Pesta Yang Dihadiri Raffi Hingga Ahok

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat. (Foto : Istimewa)

Jakarta – Perbincangan terkait kehadiran Aktor Raffi Ahmad, Anya Geraldine, hingga  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam sebuah pesta ulang tahun semakin melebar. Banyak pihak yang membandingkan kasus Raffi dengan kasus kerumunan di Petamburan yang membuat Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab menjadi tersangka.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat buka suara. Tubagus menegaskan, dua kegiatan itu merupakan dua hal yang berbeda.

Baca Juga ----------------------------

“Ya beda, kan yang satu kerumunan banget dan yang satu di rumah. Dari jumlah massa aja sudah beda. Jangan dibandingkan, nggak equal-lah itu,” kata Tubagus Selasa (19/1/) mengutip detikcom.

Tubagus menjelaskan, kerumunan di acara Habib Rizieq dihadiri ribuan orang hingga menutup jalan KS Tubun, Jakarta Pusat. Kerumunan tersebut tidak terjadi pada  pesta Bos KFC yang dihadiri Raffi hingga Ahok.

“Coba aja dilihat bagaimana kejadiannya, bagaimana rangkaian segitu banyaknya orang (kerumunan acara Habib Rizieq Shihab), dan ini berapa belas orang. Masa sih harus disamakan,” ujarnya.

Lebih lanjut Ia memastikan, penyelidikan kasus tersebut dilakukan secara objektif. Dalam gelar perkara besok, polisi akan menggali indikasi adanya pelanggaran protokol kesehatan dari pesta yang dihadiri oleh Raffi hingga Ahok tersebut.

“Perkaranya tetap ditangani Polres Jakarta Selatan. Nanti gelar perkaranya bareng-bareng melihat ada nggak pidananya,” kata Tubagus.

Sebelumnya, Raffi Ahmad menjadi perbincangan setelah menghadiri pesta ulang tahun bersama sejumlah selebritas. Pesta tersebut dianggap melanggar protokol kesehatan. Padahal dihari yang sama, Raffi baru saja divaksin Covid-19 di Istana Negara.

Sejumlah pihak meminta kasus tersebut diusut tuntas. Banyak pula yang membandingkanya dengan kasus Habib Rizieq, yang ditetapkan sebagai tersangka akibat kerumunan massa di acara yang digelarnya. Habib Rizieq dijerat dengan Pasal 160 KUHP, Pasal 216 KUHP, hingga Pasal 93 UU Karantina Kesehatan dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.(dtk/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Koramil 0833/ 02 Kedungkandang bersama Muspika menggelar operasi yustisi untuk menegakkan protokol kesehatan covid-19. Ini juga sekaligus melaksanakan PPKM level 2...

Malang Raya

Malang Post – Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona berupaya terus menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh sebagai imunitas terhadap penyakit dan virus....

Malang Raya

Malang Post — Berbagai macam cara dilakukan Pemkot Batu untuk melakukan percepatan vaksinasi kepada lansia. Terbaru Pemkot Batu bersama Batu Love Garden (Baloga) Jatim Park...

Malang Raya

Malang Post — Semakin melandainya angka kasus positif dan kematian akibat Covid-19, membuat kapasitas Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Saiful...

Malang Raya

Malang Post — Target pendapatan daerah Kota Batu mengalami penurunan sebesar Rp 99,8 miliar. Penurunan target tersebut terungkap saat pembahasan perubahan APBD 2021. Dengan begitu...

ShowBiz

Malang Post — Grup band rock asal Malang, d’Kross, akan berkolaborasi dengan pedangdut terkenal, Clara Gopa (Duo Semangka).  Ini menjawab rasa penasaran para d’Krosser (fans...

headline

Malang Post — Bianglala di Alun-alun Kota Batu mulai berputar kembali, Jumat (22/10/2021) tepat pukul 13.00 WIB. Setelah mati suri selama tiga bulan karena penerapan...

Malang Raya

Malang Post — Tepat pada Jumat (22/10/2021) adalah Hari Santri Nasional. Pandemi Covid-19 belum usai, tapi peran santri di Indonesia sangat besar untuk memajukan Indonesia....