Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Tempat Usaha Masih Bandel

RAZIA: Kapolres Malang, memimpin langsung operasi penegakan hukum, terkait penerapan PPKM terhadap sejumlah cafe dan warung yang masih melanggar. (Rizky Wijaya/DI’s Way Malang Post)

Malang – Sejumlah tempat usaha, seperti cafe di Kabupaten Malang, kedapatan masih belum mentaati aturan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Bermasyarakat (PPKM).

Sejumlah cafe terpantau masih beroperasi, melebihi jam maksimal yang sudah ditentukan. Yakni pukul 19.00 WIB.

Baca Juga ----------------------------

Saat melakukan operasi di sejumlah titik, jajaran Polres Malang menemui sejumlah tempat usaha, yang nekat beroperasi melebihi waktu operasional. Agar terlihat tutup, pengelola usaha cafe ini hanya mematikan lampu penerangan.

‘’Kita cek beberapa kafe dan warung kopi di daerah Kepanjen, ada yang masih mencoba menutup-nutupi. Lampunya dimatikan, tapi ternyata di dalam masih ada kegiatan,’’ ujar Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar.

Tidak hanya cafe, sejumlah pengelola tempat usaha ini beralasan, mereka belum mendapat surat edaran dari pemerintah setempat. Tentang batas waktu maksimal dapat beroperasi. Mereka pun nekat beroperasi, hingga lebih dari pukul 19.00 WIB

‘’Alasannya, mereka belum pegang surat edaran. Tapi tadi kita sudah share ke seluruh pemilik toko tersebut. Baik surat edaran dari Bupati, ataupun SK dari Gubernur. Disana sudah disampaikan secara jelas. Ketetapannya jam 19.00 harus tutup. Selama pelaksanaan PPKM dua minggu kedepan,’’ imbuh AKBP Hendri Umar.

Dirinya pun mengimbau, agar pemilik cafe bisa mentaati peraturan, selama diterapkannya PPKM ini. Pihaknya juga tidak akan segan memberi tindakan tegas, kepada pengelola cafe yang bandel dan beroperasi melebihi batas waktu yang ditentukan.

‘’Kita mengacu pada Perbup yang lama. Perbup nomor 2 tahun 2020. Nanti kita akan laksanakan penindakan. Misalnya kepada tempat-tempat yang sudah berkali-kali mendapat peringatan, tapi tidak mengindahkan. Nanti akan kita sampaikan rekomendasi untuk pencabutan izin usahanya. Ataupun pemilik kita bawa ke kantor. Kita laksanakan pembinaan di kantor. Ataupun sanksi-sanksi yang bisa dikenakan lainnya,’’ katanya.

Operasi itu sendiri, dipimpin langsung Kapolres Malang. Diikuti TNI dan Satpol PP, pada Senin (11/1) malam. Atau hari pertama penerapan PPKM di wilayah Kabupaten Malang.

Patroli skala besar Polres Malang tersebut, menyasar wilayah Kepanjen dan Gondanglegi. Di Kepanjen, perniagaan dinilai lebih tertib. Hampir 80 persen toko jam tutup pukul 19.00 WIB.  

‘’Tapi tadi (Senin malam, Red.) ada yang masih buka. Alasannya mereka belum menerima surat edaran. Tapi dalam surat edaran dari pusat ataupun gubernur, sudah jelas bahwa selama dua minggu ke depan perniagaan tutup pukul 19.00,’’ ucap Hendri.

Sementara dii wilayah Gondanglegi sendiri, masih banyak terlihat warung yang masih menjajakan dagangannya. Hal itu membuat personel yang melakukan patroli, langsung berhenti dan memberikan imbauan, agar bisa menaati aturan jam  tutup pukul 19.00 WIB.

‘’Lalu ada di Gondanglegi. Bisa dilihat sendiri, memang banyak warung yang masih buka. Tapi sudah kami beri imbauan agar segera ditutup dan besok (Selasa, Red.) harus tutup pukul 19.00 WIB,’’ ujar kapolres.

Sebelumnya, Bupati Malang, HM Sanusi menyebut, Forkopimda akan secara masif melakukan patroli gabungan. Untuk memastikan penerapan PPKM berjalan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2021.

Selain menyasar daerah yang rawan kerumunan massa, jajaran Forkopimda juga bakal melakukan sosialisasi soal PPKM di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes). Termasuk ke sejumlah tempat wisata, yang memang tetap beroperasi selama PPKM berlangsung. (riz/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Dahlan Iskan

Sudah 10 hari saya tidak menerima WA dari senior saya itu: Christianto Wibisono. Tumben. Biasanya hampir tiap hari beliau mengirimi saya info. Apa saja....

Malang Raya

Malang Post – Pemkot Malang terus menyalurkan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat yang terdampak PPKM Level 4. Sabtu (24/7/2021), bansos disalurkan pada warga dua...

Dahlan Iskan

KALI ini yang mendapat giliran meninggal karena Covid adalah ulama perempuan: Prof Dr Huzaemah Tahido Yanggo, 71 tahun (lahir 30 Desember 1949 di Palu)....

headline

Malang Post – Program Studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah Univesitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) membuka pendaftaran mahasiswa baru gelombang II pada 1 Juli...

Malang Raya

Malang Post – Zahidhan Syahrul Syofiudin (18) salah satu anak dari buruh tani serabutan. Berhasil lolos seleksi Bintara Polri tahun 2021, Kamis (22/7/2021) malam. Ini membuat bangga sekaligus mengangkat nama...

Pendidikan

Malang Post – Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) terinspirasi membuat body lotion yang mampu mencegah Covid-19. Indri Dwi...

Ekobis

Malang Post – PT Sekar Bumi Tbk, membukukan penjualan Rp 3,1 triliun tahun 2020. Naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Keberhasilan emiten dengan kode perdagangan SKBM...

Dahlan Iskan

IA ada di dalam, tapi tidak sampai menjadi orang dalam. Itulah Sarwono Kusumaatmadja. Yang 24 Juli besok berulang tahun Ke-77. Saya baru selesai membaca...