Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Menggantung Asa di Waduk Kedung Banteng

KAPAN DIBANGUN: Kondisi titik aliran yang rencananya akan dibangun waduk di Dusun Kedung Banteng Bawah, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.( Foto: GIMAN/HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

Malang – Pembangunan waduk di Desa Kedung Banteng Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, molor. Padahal keberadaan waduk ini dinilai sangat vital, menunjang kebutuhan masyarakat dalam bertani. 

Berfungsi menguatkan ketahanan pangan wilayah setempat. Juga salah satu alternatif pengairan lahan tadah hujan. Terutama pada musim kemarau. 

Baca Juga ----------------------------

Maka harapannya, dengan keberadaan waduk, petani tidak hanya mengandalkan hujan. Karena turunnya tidak dapat diprediksi.

Informasi dari sejumlah warga. Jika waduk segera dibangun, hasil pertanian padi di dua desa, yakni Kedung Banteng dan Sitiarjo, akan lebih maksimal. 

Artinya, selama ini petani hanya bisa panen dua kali dalam setahun. Jika waduk tersebut sudah dibangun, para petani memproyeksikan, panen bisa mencapai empat kali dalam setahun. 

“Yang saya tahu, waduk ini sudah sering disurvey oleh dinas terkait. Namun, katanya masih ada beberapa persyaratan administrasi yang harus dilengkapi. Sehingga rencana itu selalu  gagal,” ujar salah seorang warga.

Sementara itu, rencana pembangunan waduk sudah masuk dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. 

“Kita harus duduk bersama untuk melihat persoalan irigasi ini. Karena perannya yang sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Kepala Desa Kedung Banteng, Suwarno. 

Mengingat pentingnya keberadaan waduk tersebut untuk mengaliri pertanian masyarakat. Pihaknya telah mengajukan proposal hingga ke Pemprov Jawa Timur. Namun hingga saat ini, masih belum ada kabar.

“Sampai sekarang belum ada kabar. Waduk ini juga untuk kepentingan petani di dua desa. Selain Kedung Banteng juga Sitiarjo,” imbuh Suwarno.

Untuk itu, dirinya berharap. Agar pembangunan waduk bisa segera terealisasi. Setidaknya ada sekitar 200 hektar lahan persawahan yang bergantung pada aliran irigasi tersebut. 

“Kami berharap, pembangunan waduk ini segera terealisasi. Karena, jika pengairan sawah di dua desa ini berjalan maksimal, jelas dapat memperlancar ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Sumawe,” pungkasnya. (riz/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

Pendidikan

Malang Post — Ikatan Guru Taman Kanak -Kanak (IGTKI) Kecamatan Donomulyo melalui Dinas Pendidikan bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menggelar workshop....

Pendidikan

Malang Post – Ratusan murid SMP KHA Thohir Pulungdowo Tumpang Kabupaten Malang menjalani vaksinasi di lingkungan sekolah. Ini untuk mencegah penyebaran virus covid-19 dan menjadi...

Pendidikan

Malang Post — Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menjadi tuan rumah pertemuan forum Asosiasi Dosen Ilmu-Ilmu Adab (ADIA) se Indonesia. Sekaligus...

Malang Raya

Malang Post – Masih maraknya peredaran rokok ilegal di pasaran khusunya kota Malang, memantik Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai...

News

Malang Post —  Musibah menimpa karyawan Koperasi Simpan Pinjam Delta Surya Purnama cabang Purwosari Pasuruan. Rabu (15/9/2021) siang di Jl Raya Songsong Ardimulyo Singosari...

Malang Raya

Malangpost – Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko memantau langsung vaksinasi untuk warga Kelurahan Gading Kasri dan pedagang Pulosari. Sofyan Edi hadir...

Teknologi

Malangpost – Dewasa ini, makin banyak pelaku bisnis yang berlomba membuat usaha mereka makin dikenal khalayak ramai dengan cara memanfaatkan beragam media digital yang...