Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Satu Prajurit TNI Tewas Ditembak KKB

Komandan Korem 173/Praja Vira Braja, Brigadir Jenderal Iwan Setiawan. (Foto : Antara)

Malang – Prajurit Dua, Agus Kurniawan, tewas dalam kontak senjata dengan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata). Di daerah Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Minggu (10/1) siang. Kesiagaan pun ditingkatkan. Antisipasi serangan susulan.

Komandan Korem 173/Praja Vira Braja, Brigadir Jenderal Iwan Setiawan membenarkan. Korban bertugas di Batalyon Infanteri 400/Banteng Raider. Kontak tembak terjadi di Pos Titigi sekitar pukul 11.00 WIT. Prada Agus kena tembak di punggung.

”Pascakontak tembak dengan kelompok tersebut, anggota Yonif 400/BR langsung membawa jenazah Agus ke Sugapa, ibu kota Intan Jaya. Kemudian helikopter membawa jenazah Agus dari Sugapa ke Timika,” papar Iwan.

”Kelompok tersebut melancarkan aksinya dengan memanfaatkan kondisi alam yang berbukit-bukit. Saya juga telah menginstruksikan anggota yang berada di Titigi untuk mengejar para pelaku penembakan,” ujarnya.

Total sudah terjadi tiga serangan KKB awal tahun ini. Dua aksi sebelumnya Rabu (6/1). Pertama, KKB Kali Kopi menembaki helikopter operasional milik PT Freeport Indonesia di areal tambang Distrik Tembagapura, Mimika. Insiden ini tidak menyebabkan korban jiwa. Tetapi mengakibatkan tangki bahan bakar heli berlubang.

Serangan kedua, ulah KKB pimpinan Sabinus Waker. Membakar pesawat perintis PK-MAX di Lapangan Terbang Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga. Dibakar saat di Lapangan Terbang Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, Rabu (6/1).

Polda Papua mencatat, terjadi 49 gangguan keamanan oleh KKB sepanjang 2020. Teror penembakan KKB terjadi di tujuh wilayah hukum Polda Papua. Yakni Nduga, Intan Jaya, Paniai, Mimika, Puncak Jaya, Keerom dan Pegunungan Bintang. Sebanyak 14 warga, empat anggota TNI AD dan satu anggota Polri meninggal.

Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw mengatakan: KKB masih eksis di sejumlah kabupaten tahun ini. Tujuannya, menimbulkan ancaman dan gangguan keamanan di tengah masyarakat Papua.

”Penyebab maraknya aksi KKB ini, karena masih terjadi distribusi senjata dan amunisi kepada mereka melalui daerah-daerah tertentu. Kami akan mengedepankan upaya penegakan hukum serta meningkatkan pencegahan penjualan senjata dan amunisi bagi KKB,” tutur Paulus. (Kpc/jan)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Pendidikan

AMEG – Sebanyak 236 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Brawijaya (UB) lolos mendapat pendanaan dari Dikti. Jumlah tersebut menempatkan […]

Malang Raya

AMEG – Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, berharap ada pos anggaran untuk memfasilitasi atlet penyandang disabilitas. Menurutnya saat ini […]

headline

AMEG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, serius melarang aparatur sipil negara (ASN) nya untuk mudik. Tidak ingin kecolongan, Pemkab Malang […]

Kuliner

Lebaran sangat identik dengan ketupat, opor ayam, dan rendang. Sedangkan hidangan berbahan kambing biasanya disajikan saat libur hari raya Idul Adha. […]

Kuliner

AMEG – Ramadan tahun ini, Kota Batu semarak dengan aneka kuliner hidangan buka puasa. Disajikan berbagai hotel, yang menawarkan konsep, […]

headline

AMEG – Terhitung mulai 10 Mei 2021, PT KAI Daop 8 Surabaya, akan mengoperasionalkan Stasiun Malang Baru yang berada di […]

Pendidikan

AMEG – Syiar Ramadan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), di hari ke 27 Ramadhan, […]

Malang Raya

AMEG – Pasangan pengusaha muda sukses asal kota Malang, Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari, memanfaatkan Ramadan tahun ini, dengan […]

headline

AMEG – Pelarangan mudik lebaran tahun 2021, mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021, berdampak besar pada sektor ekonomi pariwisata […]

%d bloggers like this: