Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kesehatan

Pengelolaan EQ Penting Hadapi Pandemi

PENTING: Dr Hj Diah Karmiyati M.Si Pengelolaan kecerdasan emosional bisa dilatih dengan berorganisasi. (FOTO: ISTIMEWA)

Malang – Emotional Quotient (EQ) memiliki manfaat yang besar dalam kehidupan. Seseorang yang memiliki EQ tinggi, komunikasi yang dilakukan akan menjadi lebih tepat. Sehingga mengurangi kesalahpahaman.

Penelitian juga menunjukkan. Bahwa orang dengan EQ tinggi memiliki hasil kerja yang lebih baik ketimbang yang lain.

Baca Juga ----------------------------

“Itulah mengapa EQ harus diberikan sejak dini lewat interaksi sosial. Sayangnya, banyak orangtua yang overprotektif. Sehingga menghambat peningkatan EQ anak-anaknya,” ujar Dr Hj Diah Karmiyati M.Si.

Materi pentingnya EQ ini, disampaikan Diah dalam Kuliah Ahad Shubuh (KAS) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dia membahas pentingnya kecerdasan emosional untuk meraih kesuksesan.

Pemaparan diawali dengan menyebutkan beberapa intelegensi yang berperan dalam kesuksesan seseorang. Salah satu di antaranya adalah EQ. Kemampuan yang dimiliki oleh semua manusia dalam mengenali dan mengolah emosinya.

Jika seseorang sudah bisa mengelola emosinya, maka ia juga cenderung bisa mengenali situasi lingkungan sekitarnya. Hal ini membuatnya lebih peka dan menumbuhkan rasa empati yang tinggi.

“Jika sudah muncul rasa tersebut, seseorang akan memiliki motivasi tinggi untuk melakukan yang lebih baik lagi,” ungkapnya lebih lanjut.

Dosen yang juga mengkaji psikologi positif ini, juga menyebutkan. Beberapa ciri orang dengan EQ tinggi.

Bisa dilihat dari perilaku dan sikapnya sehari-hari. Bagaimana cara dia mengendalikan diri dan menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

Selain itu, juga lebih mampu memahami, mempengaruhi serta menenangkan orang di sekitarnya. Diungkapkan, EQ memiliki peran dua kali lipat lebih banyak. Ketimbang intelligence quotient (IQ).

EQ bisa ditingkatkan. Melalui kehidupan sehari-hari. Caranya, belajar berinteraksi dengan orang lain. Memang terdengar sepele. Tapi nyatanya, berkomunikasi dan berinteraksi tidak semudah yang dibayangkan.

Ia juga menganjurkan, para pemuda dan mahasiswa agar berkecimpung dalam organisasi atau komunitas.

“Komunikasi yang terjalin dalam komunitas itu, akan membantu kita mengenali dan mengelola emosi,” jelasnya.

Terakhir, dosen yang berfokus pada psikologi lansia ini berpesan. Agar selalu meningkatkan kemampuan pengelolaan emosi.

Terlebih lagi di tengah pandemi yang tak tahu kapan akan berakhir. Sudah pasti mempengaruhi emosi setiap orang.

“Ada dua hal yang perlu ditanamkan dalam diri. Pertama adalah menerima. Kemudian bersyukur. Jika sudah melakukannya dengan baik. Kita tentu bisa lebih siap dalam menghadapi situasi pandemi seperti saat ini,” pungkas Diah di akhir materi. (roz/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...

Malang Raya

Malang Post – Bank Sahabat Sampoerna (BSS) Malang bersama mitra bisnisnya, KSP Sahabat Mitra Sejati, kembali menggelontorkan ratusan paket sembako bagi masyarakat yang terdampak...

Malang Raya

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang melakukan berbagai upaya untuk tingkatkan imun di masa pandemi covid-19. Jumat (17/9), Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

Pendidikan

Malang Post — Ikatan Guru Taman Kanak -Kanak (IGTKI) Kecamatan Donomulyo melalui Dinas Pendidikan bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat menggelar workshop....

Pendidikan

Malang Post – Ratusan murid SMP KHA Thohir Pulungdowo Tumpang Kabupaten Malang menjalani vaksinasi di lingkungan sekolah. Ini untuk mencegah penyebaran virus covid-19 dan menjadi...

Pendidikan

Malang Post — Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menjadi tuan rumah pertemuan forum Asosiasi Dosen Ilmu-Ilmu Adab (ADIA) se Indonesia. Sekaligus...

Malang Raya

Malang Post – Masih maraknya peredaran rokok ilegal di pasaran khusunya kota Malang, memantik Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai...