Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Perda Pesantren Fasilitasi Para Santri

ULAMA DAN UMARA’: Pemkot dan Dewan Kota Batu beserta Forkopimda saat memperingati Hari Santri 21 Oktber 2020. (Foto: Istimewa)

Batu – Ranperda Kota Batu tentang Fasilitasi Pesantren telah masuk tahap uji publik. Perda ini merupakan inisiasi dari DPRD Kota Batu.

Tujuannya, agar pemerintah daerah memberikan atensi kepada lembaga pendidikan pesantren. Dalam upaya meningkatkan mutu dunia pendidikan para santri.

Baca Juga ----------------------------

Tentunya, kabar ini bisa membuat seluruh lembaga pesantren beserta santrinya, bisa tambah khusyuk, dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Perda itu dibentuk berdasarkan UUD 1945 pasal 29 ayat 2 dan pasal 31. Juga dalam rangka menumbuh kembangkan pendidikan Islam di Kota Batu. 

Ketua Pansus Perda Fasilitasi Pesantren, Nurrochman menjelaskan: Dengan adanya Perda ini, diharapkan bisa menjadi sebuah payung hukum. Terutama bisa menjadi rujukan atas kebijakan pemerintah daerah.

APRESIASI: Ketua Pansus Perda Fasilitasi Pesantren, Nurrochman menyatakan perda ini diinisiasi DPRD Kota Batu sebagai bentuk perhatian ke pendidikan para santri

Ketika ada Perda Fasilitasi Pesantren, kebijakan pemerintah harusnya bisa lebih baik lagi. Karena pemerintah daerah memiliki dasar menerapkan program untuk pesantren. Termasuk bantuan saat pendemi covid saat ini.

“Ini dikarenakan, Perda itu juga merujuk pada UU No. 18 Tahun 2019 tentang pesantren. Perda ini juga mengingatkan pentingnya menjaga NKRI. Karena di dalam Ranperda menyangkut azaz pesantren. Untuk selalu berazaskan Pancasila dan UUD 1945,” ungkapnya. 

Dapat dilihat, maraknya kondisi bangsa ini. Kemungkinan di sana-sini terdapat kegiatan-kegiatan, yang bersifat cenderung membawa disintegrasi bangsa. Oleh sebab itu, peran pesantren harus benar-benar menjadi filter.

Sehingga keberadaan pesantren tak hanya sekedar ada. Tapi bisa mendukung kedaulatan NKRI. Kehidupan berbangsa dan bernegara. Bahkan bisa melahirkan pemimpian bangsa yang berbasis pesantren.

“Perda ini diperlukan untuk mengantisipasi. Apabila nanti dalam proses perizinan pendirian maupun izin operasionalnya. Tak mencantumkan azaz-azaz itu. Maka akan terfilter dengan Perda ini,” ujar dia.

Selain menjadi payung hukum. Hadirnya Perda ini, juga makin mendorong kreatifitas setiap pondok pesantren. Agar melakukan pelatihan enterpreneurship pada para santrinya.

Agar di dalam pondok pesantren tak hanya ada ngaji kitab dan sebagainya. Namun, juga terdapat hal-hal yang mengarah pada interpretasi. Terutama pada usaha dalam sektor ekonomi. 

Raperda Fasilitasi Pesantren ini, terdiri dari 12 bab dan 25 pasal. “Simpel, namun fungsinya sangat besar. Tentunya juga sudah mengatur banyak hal,” katanya. 

Ujarnya, setelah dilakukan uji publik, masih akan ada koreksi dan penambahan. Menyangkut kebijakan lokal daerah. Setelah Perda ini benar-benar diterapkan, bisa dibarengi dengan Peraturan Walikota (Perwali). 

“Ketika didampingi oleh Perwali, maka nantinya Juklak dan Juknis akan tercantum dengan jelas. Misalnya ketika ada bantuan, nominalnya berapa. Cara pencairannya bagaimana, itu akan lebih jelas lagi,” terang Nurrochman. 

Pihaknya berharap, ada kebijakan dari Pemkot Batu. Untuk mengambil kebijakan-kebijakan yang lebih konkret lagi bagi para santri yang ada dalam pesantren. Selain itu, Perda ini juga diharapkan bisa diterapkan pada tahun 2021 mendatang. (ant/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

News

Malang Post – Kakek Samin (70) yang hilang di hutan Cungkup, tercatat pernah hilang dan pulang dalam kondisi sehat tahun 2020. Kali ini harapan besar...

Kesehatan

Malang Post – Kehadiran tikus rumah jelas sangat mengganggu. Tidak hanya bisa merusak barang-barang dan mengotori rumah, hama ini juga berpotensi menjadi agen penyebar...

headline

Malang Post – Dalam rangka percepatan Herd Immunity, Universitas Negeri Malang (UM) kembali sukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 jenis Sinovac dosis pertama dan kedua yang ditujukan...

Pendidikan

Malang Post — SMAN 1 Sumberpucung berkomitmen mendukung pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang belum mereda. Salah satunya melalui program vaksinasi remaja. Menggandeng Puskesmas Sumberpucung, vaksinasi dosis...

Ekobis

Malangpost – Kegiatan transfer uang antar bank merupakan salah satu jenis transaksi yang sering dilakukan oleh nasabah bank. Dalam kegiatan perbankan yang satu ini,...

Malang Raya

Malang Post – Hutan Kota Malabar menjadi pusat kegiatan aksi bersih-bersih yang diinisiasi jajaran Kodim 0833 dalam hal ini Koramil Klojen pemangku wilayah. Tidak...