Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Dinilai Berhasil Jaga Persaingan Usaha, Pemprov Jatim Dapat Penghargaan KPPU

Gubernur Khofifah di salah satu acara Pemprov Jatim. (Foto: Dok. Humas Pemprov Jatim)

Surabaya – Pemprov Jatim kembali mendapatkan penghargaan di tingkat nasional. Kali ini penghargaan dari KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) Award Pratama, kategori Persaingan Usaha Daerah.

Persaingan Usaha di Jatim yang sehat dan kondusif menjadi alasan Jatim mendapatkan penghargaan ini. Tak hanya itu, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi KPPU terhadap Jatim yang telah berhasil melaksanakan prinsip usaha yang baik dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah.

Baca Juga ----------------------------

Dikutip dari Siaran Pers Humas Pemprov Jatim, Rabu (16/12), Penghargaan ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap dukungan dan upaya pemerintah daerah dalam mendorong persaingan usaha yang sehat dan membangun pola kemitraan yang ideal.

Penganugerahan KPPU Award 2020 diberikan oleh Ketua KPPU Pusat, Kurnia Toha kepada Kadisperidag Provinsi Jatim Drajat Irawan mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Hotel Westin, Jakarta, Selasa (15/12).

Gubernur Khofifah mengungkapkan bahwa Jawa Timur akan terus mendukung upaya KPPU sebagai lembaga independen yang bertugas mengawasi pelaksanaan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong nilai-nilai persaingan usaha yang sehat dan proporsional, dan sejalan dengan prinsip persaingan usaha sehat sesuai dengan UU nomor 5 Tahun 1999, serta upaya membangun pola kemitraan yang ideal berdasarkan UU No. 20 Tahun 2008,” jelas Khofifah.

KPPU Award yang digelar pada tahun 2020 ini merupakan yang pertama kalinya, dan proses penilaian dilakukan sejak Juni 2020 secara kuantitatif dan kualitatif berdasarkan interaksi yang telah dilaksanakan.

Indikator penilaian yang ditetapkan meliputi Inisiatif Pemerintah Provinsi untuk mendorong persaingan usaha di daerahnya, dengan melakukan koordinasi dan konsultasi ke KPPU, menginisiasi dan melaksanakan kerja sama, serta menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti diskusi, seminar atau forum lain terkait persaingan usaha dan kemitraan.

Indikator kedua adalah kontribusi Pemerintah Provinsi baik langsung maupun tidak langsung untuk memfasilitasi berbagai agenda KPPU di wilayahnya. Sedangkan indikator terakhir yaitu Pemprov. Jatim dinilai telah melibatan KPPU secara langsung sebagai bagian dari tim dalam pelaksanaan pengawasan persaingan dan pengawasan kemitraan.

“Semoga apresiasi ini bisa memberikan tambahan semangat bagi kami untuk selalu bersinergi dengan KPPU dalam mewujudkan persaingan usaha dan kemitraan yang sehat di Jawa Timur, guna mendorong ekonomi daerah dalam mewujudkan masyarakat Jawa Timur yang semakin sejahtera,” pungkas Khofifah. (azt)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Arema

Malang Post – Singo Edan Kodew,cukup mendapatkan hasil imbang pada laga terakhir babak penyisihan Grup B Women Open Sriwijaya FC Championship 2021. Rabu (16/6/2021) pukul...

Arema

Malang Post – Siapa satu pemain dari sektor penjaga gawang Arema FC, yang harus dilego ke klub lainnya, baik tim-tim Liga 1 maupun Liga 2,...

Arema

Malang Post – Dua pemain Arema FC, yang baru saja membela Timnas Indonesia, Kushedya Hari Yudo dan Muhammad Rafli, tak juga kunjung bergabung latihan. Keduanya...

News

Malang Post – PT CKS membantah adanya kekerasan, pembatasan, tekanan dan paksaan terhadap para calon PMI. Selasa (15/6/2021) siang, bersama Law Firm Gunadi Handoko &...

News

Malang Post – Tiga calon TKW yang kabur dari PT CKS Bumiayu, direncanakan akan dipindah rawat inap di RSU Dr Saiful Anwar Malang. Senin (14/6/2021)...

headline

  Malang Post – Menghadapi ular kobra tanpa keahlian khusus sangat berbahaya. Terbukti, dua warga Mergosono tersembur cairan berbisa kobra Jawa saat berusaha membunuh ular...

Wisata

Malang Post – Pelaku jasa usaha pariwisata terus didorong Pemkot Malang untuk mendapatkan sertifikasi halal. Ini sebagai upaya menggenjot sektor unggulan supaya kembali bangkit...

headline

Malang Post – Satreskrim Polres Malang melakukan penangguhan penahanan pada tersangka Arifudin Hamdy (35) yang membunuh ibu kandungnya, Mistrin (56). Penangguhan penahanan tersebut dilakukan lantaran...