Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Outing, Segarkan Pikiran dan Tubuh Anak

TERKUNGKUNG PANDEMI: Selama satu semester, anak sekolah di rumah. Outing diperlukan agar mereka fresh. (Foto: Istimewa)

Malang – Selama pandemi covid-19, anak sekolah di rumah. Proses pembelajaran semester ganjil ini, sepenuhnya berlangsung di rumah. Jenuh? Pasti. Apalagi akhir semester. Berbagai jenjang sekolah melaksanakan penilaian akhir semester.

Maka perlu menyegarkan psikis dan fisik anak. Outing ke alam bisa jadi pilihan. Mendorong mengenal lingkungan. Seperti yang dilakukan Program Office Dial Foundation, Anggi dan Fasilitator Desa. Outing ke Alas Pakis, di Jurang Sikut, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir. 

Upaya membangun karakter dan pemahaman anak terhadap alam. Pesertanya usia antara 10 – 15 tahun. Mengusung tema, bermain sambil belajar. Kali ini mengajak anak-anak menikmati asyiknya belajar di taman Alas Pakis. Suasana taman yang sejuk. Masih alami. Sangat cocok menjadi media belajar. 

Sebelumnya, Anggi telah menggagas kegiatan serupa. Namun dilaksanakan di sekitar rumah anak. Mengerjakan tugas sekolah, didampingi orangtua. Atau dikerjakan berkelompok. Alas Pakis, salah satu taman di Desa Sumbersuko. Memiliki ekosistem yang beragam. 

Terdapat puluhan pohon pinus, pakis, bambu dan berbagai macam bunga. Selain tumbuhan, juga terdapat kolam ikan. Tepat di depan taman, juga terdapat sungai dengan air jernih dan mengalir deras.

Peserta dibatasi 15 anak. Terdiri dari berbagai jenjang sekolah dan usia. Mulai SD hingga SMA. Tidak hanya mereka. Beberapa warga usia dewasa juga ikut bergabung dalam kegiatan ini. 

Anak-anak diajak untuk membuat lingkaran. Kemudian melakukan permainan outbound. Seperti cap cip cup, regu penolong serta opposite. Melalui permainan ini, diharapkan dapat melatih fokus, komunikasi, berfikir cepat, keseimbangan otak kanan-kiri dan lainnya. 

Selesai outbound, anak-anak dibagi dalam dua kelompok. Mereka meneliti ekosistem air dan tumbuhan yang ada di taman Alas Pakis. Setiap kelompok, terdiri dari berbagai jenjang pendidikan. Sehingga konsep saling mengajari, jenjang di bawahnya, pada kegiatan sebelumnya tetap dipraktekkan.

Anak SD dibimbing anak SMP maupun SMA. Mereka melakukan proses identifikasi ekosistem air dan tumbuhan. Suara tawa gembira terdengar dari mereka saat mengidentifikasi tanaman maupun hewan. Mereka bermain sambil belajar hal baru. Meskipun di desa mereka sendiri. Nampak begitu fresh dan ceria.

Mereka diajak mencari tahu kegunaan ekosistem itu. Sebagai contoh, sungai di depan taman. Dimanfaatkan sebagai tenaga pembangkit listrik. Diperuntukkan mengaliri listrik di taman ketika malam. 

Rangkaian kegiatan bermain sambil belajar selesai. Mereka berkumpul bersama. Makan bekal yang mereka bawa sendiri dari rumah. 

Ini bertujuan mengurangi sampah plastik dari makanan kemasan. Maupun air minum kemasan. Beberapa anak yang membawa snack kemasan, diarahkan membuang bungkus di tempat sampah yang tersedia di sekitar taman. (jan)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Pendidikan

AMEG – Sebanyak 236 proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Brawijaya (UB) lolos mendapat pendanaan dari Dikti. Jumlah tersebut menempatkan […]

Malang Raya

AMEG – Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, berharap ada pos anggaran untuk memfasilitasi atlet penyandang disabilitas. Menurutnya saat ini […]

headline

AMEG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, serius melarang aparatur sipil negara (ASN) nya untuk mudik. Tidak ingin kecolongan, Pemkab Malang […]

Kuliner

Lebaran sangat identik dengan ketupat, opor ayam, dan rendang. Sedangkan hidangan berbahan kambing biasanya disajikan saat libur hari raya Idul Adha. […]

Kuliner

AMEG – Ramadan tahun ini, Kota Batu semarak dengan aneka kuliner hidangan buka puasa. Disajikan berbagai hotel, yang menawarkan konsep, […]

headline

AMEG – Terhitung mulai 10 Mei 2021, PT KAI Daop 8 Surabaya, akan mengoperasionalkan Stasiun Malang Baru yang berada di […]

Pendidikan

AMEG – Syiar Ramadan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), di hari ke 27 Ramadhan, […]

Malang Raya

AMEG – Pasangan pengusaha muda sukses asal kota Malang, Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari, memanfaatkan Ramadan tahun ini, dengan […]

headline

AMEG – Pelarangan mudik lebaran tahun 2021, mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021, berdampak besar pada sektor ekonomi pariwisata […]

%d bloggers like this: