Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Stok Kebutuhan Pokok Aman Jelang Nataru, Polisi Janji Tindak Penimbun

Malang – Rasanya tidak perlu khawatir warga Kota Malang menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. Sebab, stok bahan-bahan kebutuhan pokok di Kota Malang jelang Nataru dipastikan aman.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang, Wahyu Setianto, mengatakan kepastian itu diketahui setelah Satgas Pangan setempat melakukan sidak ke pasar-pasar tradisional dan gudang-gudang distributor bahan-bahan makanan.”Lagi pula Bulog Malang juga sudah mencukupi,” ujar Wahyu Setianto.

Diskoperindag terus bekerja sama dengan Satgas Pangan Polresta Malang Kota untuk mengecek harga dan penyediaan kebutuhan pokok secara rutin. Pihaknya juga akan memantau kesulitan yang dihadapi produsen komoditi. Seperti sayur, apakah karena faktor cuaca atau lainnya, sehingga ada yang naik harganya.

Selain itu, tak dapat dipungkiri beberapa komoditi bahan pokok dalam sepekan terakhir dinilai mengalami kenaikan. Namun,Wahyu memastikan hal itu sejauh ini tidak mengurangi daya beli masyarakat. “Nanti akan kami pantau terus seperti itu. Daya beli masyarakat tetap, karena ini kan kebutuhan sehari-hari,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes (Pol) Leonardus Simarmata di sela-sela sidak di Pasar Klojen dan Pasar Oro Oro Dowo mengatakan, stok sembako dan harga relatif stabil, meskipun ada beberapa barang yang naik drastis seperti cabai. “Kenaikan harganya mencapai 100 persen. Dari Rp30.000 per Kg menjadi Rp60.000 per Kg,” tutur Leonardus.

Harga komoditas lain yang ikut merangkak naik adalah tomat dari Rp 10.000 per Kg menjadi Rp 20.000 per Kg. Daging ayam potong naik tipis, dari Rp 32.000 per Kg menjadi Rp 36.000 per Kg.

Menurutnya, harga komoditi pangan perlu dicek, sehingga diketahui tingkat volatilitas maupun stoknya oleh Satgas Pangan Kota Malang. Dengan begitu bisa diketahui langkah-langkah untuk mengatasinya. Pengecekan juga diperlukan agar tidak ada oknum yang mencoba memainkan harga komoditi.

Leo menegaskan, polisi akan menindak oknum yang melakukan penimbunan dan memainkan harganya. “Penyimpangan bisa berupa penimbunan dan menaikkan harga, pasti akan kami proses,” tegas Leonardus Simarmata.(jof/ekn)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

headline

AMEG – Puluhan pegiat kemanusiaan, sejak Minggu (16/5/21) pagi hingga siang berada di Pantai Sendiki, Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, […]

headline

AMEG – Puluhan anggota tim pencari, masih menyisir pantai Sendiki Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, untuk menemukan Yudha, pemuda Singosari yang […]

Kriminal

AMEG – Disidik anggota Reskrim Polsek Turen, tersangka Khoir mengaku mencuri lebih dari sekali. Hingga kini, pengakuannya masih didalami penyidik dan […]

Kriminal

AMEG – Berulangkali mencuri sepeda motor, apes kemudian menimpa maling asal Wajak saat beraksi di Kecamatan Turen. Sempat ramai di media […]

Kriminal

AMEG – Aksi curanmor apes, tidak hanya terjadi di Turen. Sabtu (15/5/2021) siang bolong curanmor apes di Turen. Giliran malam, warga […]

Malang Raya

AMEG – Rencana pembangunan pabrik biofuel oleh Pemerintah Pusat di Kabupaten Malang, menimbulkan beragam komentar. Pasalnya, rencana itu disambut baik […]

headline

AMEG – Hingga Minggu (16/5/21) siang, masih banyak kendaraan plat nomor luar wilayah Malang Raya terpaksa diputarbalik di Exit Tol […]

Malang Raya

AMEG – Minggu (16/5/2021) pagi, aparat gabungan TNI-Polri menggelar operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, dalam rangka PPKM Mikro di […]

headline

AMEG – Baru saja tiba di Pantai Sendiki, Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Sabtu (15/5/21) pagi, wisatawan asal Singosari, Yudha […]

%d bloggers like this: