Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Keluarga laskar FPI Minta ‘Nyawa Dibayar Nyawa’

Siaran Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI. (Dok. DPR RI)

Jakarta – Keluarga laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas usai baku tembak dengan aparat kepolisian  di Tol Jakarta-Cikampek menyampaikan aspirasinya kepada Komisi III DPR RI. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR RI, Selasa (10/12), Septi, kakak dari almarhum Muhammad Reza, meminta ‘nyawa dibayar nyawa,’ atas kematian anggota keluarganya itu. Septi meyakini adiknya tidak pernah membawa senjata api, bahkan tak pernah memegang senjata apapun.

“Saya minta seadil-adilnya, nyawa dibayar nyawa.  Adik saya enggak pernah bawa senjata adik saya keamanan di rumah sebagai hansip enggak pernah bawa pentungan apalagi sajam” kata Septi di ruang rapat komisi III DPR, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/12).

Baca Juga ----------------------------

Mendengar hal itu, pimpinan RDPU yang juga  Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa menyatakan Indonesia adalah negara hukum, sehingga persoalan tersebut harus ditangani sesuai hukum yang berlaku

“Intinya keluarga korban harapkan penegakan hukum dan keadilan yang benar di NKRI, itu intinya ya, Bu ya, kalau darah bayar darah bukan negara hukum namanya, itu perang ya, itu di luar kemampuan Komisi III gitu ya, Bu ya, agak susah nanti disampaikan darah dibayar darah, ini negara hukum ya, Bu ya, mohon maaf,” ujar Desmond.

Septi kemudian langsung meralat permintaannya tersebut. Ia meminta penegakkan hukum seadil-adilnya dalam kasus tersebut.

Sebelumnya diberitakan 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) ditembak polisi di Tol Jakarta-Cikampek. Polisi menyebut adanya perlawanan dari mereka, sehingga tindakan tegas dan terukur terpaksa diambil. (dtk/sra/anw)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Penyebab tewasnya Eko Tri Manto (34) warga RT 3 RW 2, Dusun Keliran, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji yang ditemukan tak bernyawa...

Malang Raya

Malang Post —  Hujan deras Senin (25/10/2021) sore di wilayah Sukun tidak hanya disertai angin kencang. Tapi gemuruh petir dan sambaran kilat. Sekali sambar,...

Malang Raya

Malang Post – Pemerintah Kota Malang, TNI-Polri, SAR Kota Malang, dan instansi terkait mengikuti Apel Gelar Pasukan Antisipasi Bencana Alam. Ini dalam rangka penanggulangan...

Malang Raya

Malang Post –  Warna-warni jembatan Kalilanang di Desa Pandanrejo, Kota Batu mendadak muram pada Senin (25/10/2021). Lantaran di bawah jembatan setinggi 19 meter itu...

Malang Raya

Malang Post –  Walikota Malang, H Sutiaji beserta Istri, Hj Widayati Sutiaji memberikan apresiasi senam Dahlan’s Style. Lantaran Senin (25/10/2021) sehari setelah melakukan senam...

Malang Raya

Malang Post — Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Kabupaten Malang mengajak masyarakat agar kembali ke koperasi dan menjauhi pinjaman online, karena membahayakan, Sedangkan koperasi adalah soko...

Pendidikan

Malang Post — Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dosen Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya memberikan Pelatihan HACCP untuk Ahli Gizi Rumah Sakit dan Katering....

Malang Raya

Malang Post –  Efek Bocil (Bocah Cilik). Kata itu sangat tepat menggambarkan situasi pariwisata di Kota Batu saat ini. Pasalnya setelah turun level Pemberlakuan Pembatasan...