Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Bantah Anggotanya Dilengkapai Senjata Api, FPI : Memutarbalikkan Fakta

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (Sekum FPI) Munarman. (Tangkapan Layar Kanal YouTube Akbar Faisal)

Jakarta – Sekretaris Umum Front Pembela Islam (Sekum FPI) Munarman membantah klaim Polda Metro Jaya yang menyebut terjadi aksi saling tembak antara FPI dengan anggota kepolisian yang terjadi di Tol Cikampek, yang menewaskan enam anggota FPI. Menurut Munarman,  anggotanya tidak dibekali senjata, apalagi senjata api.

“Fitnah besar kalau laskar kita disebut membawa senjata api dan tembak-menembak. Fitnah itu,” ujar Munarman dalam konferensi pers, Senin (7/12).

Munarman menyebut keterangan polisi soal adanya senjata yang dikuasai anggota FPI adalah upaya memutarbalikkan fakta. Menurutnya selama ini pihaknya terbiasa dengan tangan kosong.

“Laskar kami tidak pernah dibekali senjata api, kami terbiasa tangan kosong. Kami bukan pengecut. Jadi fitnah, dan ini fitnah luar biasa, memutarbalikkan fakta dengan menyebutkan bahwa laskar yang lebih dahulu menyerang dan melakukan penembakan,” ucap Munarman.

Ia lantas menantang Polda Metro Jaya untuk mengecek data senjata api yang disebut disita dari anggota FPI tersebut. Menurut Munarman, FPI tak punya akses untuk kepemilikan senjata api.

“Kalau itu betul, coba dicek nomor register senjata apinya, pelurunya, itu semua tercatat, silahkan dicek. Pasti bukan punya kami. Karena kami tak punya akses terhadap senjata api dan tak mungkin membeli dari pasar gelap,” ucapnya.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya telah  menggelar konferensi pers soal adanya penyerangan anggotanya oleh pengikut Habib Rizieq di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek, Senin (7/12) dini hari.  Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur , lantara pengikut Habib Rizieq menodongkan senjata tajam yaitu samurai serta celurit dan senjata api jenis pistol kepada polisi. Peristiwa tersebut menewaskan  6 anggota laskar FPI akibat ditembak polisi. Sementara 4 anggota laskar FPI lainnya melarikan diri. (tmp/anw)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

headline

AMEG – Pelarangan mudik lebaran tahun 2021, mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021, berdampak besar pada sektor ekonomi pariwisata […]

Malang Raya

AMEG – Masyarakat Kota Malang masih terdampak pandemi covid-19. Namun, ada sekelompok masyarakat, yang sebelum pandemi pun sudah berjuang mengais […]

News

AMEG – Kembali memberikan bantuan sekaligus menjalankan dakwah. Markaz Dakwah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjalankan agenda […]

Olahraga

Ameg – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, yang lolos ke Olimpiade Tokyo 2021, diharapkan mampu memberi kejutan. Pemain yang tak […]

Malang Raya

AMEG – Minggu (9/5/2021) pagi, aparat gabungan TNI-Polri kembali menggelar operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan. Dalam rangka penerapan PPKM […]

Malang Raya

AMEG – Lebaran tinggal menghitung hari, libur panjang tentu dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi destinasi wisata, selain silaturahmi ke keluarga dan […]

Malang Raya

AMEG – Hingga hari keempat larangan mudik, Minggu (9/5/21), belum ditemukan kejanggalan terkait dokumen bebas Covid-19 atau dokumen lainnya. Dihubungi […]

Olahraga

Ameg – Penundaan Malaysia Open Super 750 menjadi berkah bagi pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. Dia berhasil lolos ke Olimpiade […]

Dahlan Iskan

AMEG – CHIN CHIN benar-benar wanita move on. Persis seperti judul tulisan saya. Yang sebanyak 50 seri itu. Yang dimuat […]

%d bloggers like this: