Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Pesan Damai dari Bumi Wisata

JAGA PERSATUAN: 11 Ormas satukan tekad menjaga kedamaian di Kota Wisata Batu. (Foto: Ananto/HARIAN DI’S WAY MALANG POST)

Batu – Berbagai organisasi masyarakat (ormas) di Kota Batu menggelar Deklarasi Gerakan Anti Intoleran. Tujuannya, agar masyarakat Indonesia dan Kota Batu. Tak mudah dipecah belah oleh tangan-tangan tak bertanggung jawab. 

Deklarasi dilakoni 11 Ormas Batu. Dilaksanakan di Alun-alun Kota Batu, Kamis (3/12). Bertekad menahan paham radikal yang bisa memecah belah kesatuan bangsa Indonesia. 

Koordinator Lapangan, Mochamad Dadi menjelaskan: Aksi deklarasi gerakan anti intoleran ini, sebagai salah satu upaya agar Kota Batu selalu aman dan damai.

Tanpa ada gangguan-gangguan dari orang tak bertanggung jawab. Sehingga dapat memecah belah kerukunan masyarakat. 

“Kami semua yang ada di sini, secara tegas menolak dengan keras adanya anti intoleransi di Kota Batu. Maka dari itu, dengan adanya aksi ini, kami berharap kedamaian dan keutuhan yang sudah lama terjalin bisa terus terjaga,” ujarnya. 

Meski saat ini belum nampak kelompok-kelompok radikal yang dapat menimbulkan kekacauan di Kota Batu. Namun, dengan diadakannya deklarasi ini diharapkan akan semakin meningkatkan solidaritas antar Ormas yang ada di Kota Batu. 

“Pada dasarnya, dilakukannya deklarasi ini digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap golongan-golongan yang akan masuk ke Kota Batu. Dengan tujuan memecah belah persatuan yang sudah lama terjalin,” ungkapnya. 

Memang untuk saat ini golongan-golongan radikal itu masih belum ada di Kota Batu. Kegiatan deklarasi anti intoleransi ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi apabila ada hal-hal yang tak diinginkan masuk ke Kota Batu. 

“Kami melihat dalam skala nasional. Berdasarkan berita yang berkembang akhir-akhir ini gejolak itu mulai tumbuh. Oleh sebab itu, agar gejolak tak terjadi di Kota Batu kami mengadakan deklarasi ini,” ungkapnya. 

Dirinya berharap dengan adanya gejolak itu warga Kota Batu tak hanyut didalamnya. Selain itu pihaknya juga berharap agar warga Kota Batu selalu menjaga keutuhan, kekompakan dan kebersamaan. Sehingga dari Kota Batu muncul kekuatan untuk menjaga kesatuan bangsa Republik Indonesia. 

“Harapan selanjutnya, Kota Batu ini bisa digunakan untuk tolak ukur nasional. Jika di Kota Batu warganya selalu damai. Serta menjunjung tinggi solidaritas antar golongan masyarakat,” harapnya. 

Jika terdapat indikasi Ormas yang dapat menimbulkan kekacauan di Kota Batu, pihaknya akan selalu mengkomunikasikan dengan baik kepada masyarakat. Pemangku agama dan sebagainya. Agar selalu menjaga kedamaian di Kota Batu.

SIMBOL CINTA: Pembagian bunga sebagai simbol wong Mbatu cinta damai
 

Dalam deklarasi itu juga dilaksanakan pembagian  bunga kepada seluruh pengguna jalan. Dengan tujuan sebagai bentuk solidaritas antar masyarakat. (ant/jan)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

Malang Raya

AMEG – Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Sabtu (8/5/21), meresmikan hunian sementara (Huntara) bagi korban terdampak tanah longsor Dusun Brau, […]

Malang Raya

AMEG – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kota Batu yang ditujukan untuk memberi layanan kesehatan berkualitas tanpa khawatir biaya, bisa […]

Malang Raya

AMEG – Satu per satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Batu mulai berdatangan. Terbaru, Jumat (7/5/21), Pemkot Batu menerima […]

Malang Raya

AMEG – Pemkot Batu memiliki aset 765 bidang. Sayangnya dari aset sebanyak itu, hanya 118 aset yang sudah bersertifikasi. 647 aset […]

Kesehatan

AMEG – Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Batu untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat. […]

Malang Raya

AMEG – Pemerintah Kota Batu berhasil meraih target Universal Health Coverage dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pencapaian itu sebagai […]

Malang Raya

AMEG – Pemuda Pancasila Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Batu, menggalang dana untuk korban bencana gempa Malang Selatan. Kegiatan digelar […]

Malang Raya

AMEG – Kebutuhan bahan pokok menjelang Idul Fitri 1442 H di Kota Batu, dipastikan aman. Hingga H-7 lebaran, masih belum […]

headline

AMEG – Hari raya Idul Fitri 1442 H kurang sepekan lagi. Oleh karena itu, Polres Batu pada Rabu (5/5/2021) melakukan […]

Malang Raya

AMEG – Kawasan Malang Raya serta Kota/Kabupaten Pasuruan dan Kota/Kabupaten Probolinggo, masuk dalam Rayon 2 aglomerasi penyekatan mudik. Selama peniadaan […]

%d bloggers like this: