Connect with us

Hi, what are you looking for?

Opini

RUU Ketahanan Keluarga, Benarkah Sebuah Solusi Ataukah Ilusi?

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR dari Fraksi Golkar Nurul Arifin mengatakan, aturan yang dimuat di dalam RUU Ketahanan Keluarga belum urgen dibutuhkan masyarakat. RUU itu di antaranya mengatur tentang kewajiban suami dan istri dalam pernikahan hingga wajib lapor bagi keluarga atau individu pelaku LGBT. Aktivitas seksual sadisme dan masokisme juga dikategorikan sebagai penyimpangan seksual dalam RUU tersebut sehingga wajib dilaporkan. Keluarga atau individu homoseksual dan lesbian wajib melapor. Aturan itu tertuang dalam Pasal 85-89 RUU Ketahanan Keluarga. Pasal 85 mengatur tentang penanganan krisis keluarga karena penyimpangan seksual. Penyimpangan seksual yang dimaksud dalam Pasal 85, salah satunya adalah homoseksualitas. “Homosex (pria dengan pria) dan lesbian (wanita dengan wanita) merupakan masalah identitas sosial di mana seseorang mencintai atau menyenangi orang lain yang jenis kelaminnya sama,” demikian bunyi salah satu poin penjelasan dalam Pasal 85.

Tak hanya LGBT, RUU Ketahanan Keluarga juga mengatur pelaku sadisme dan masokisme atau bondage and discipline, sadism and masochism ( BDSM).  BDSM adalah aktivitas seksual yang merujuk pada perbudakan fisik, sadisme, dan masokisme yang dilakukan atas kesepakatan kedua belah pihak. Berdasarkan Pasal 85 RUU Ketahanan Keluarga, sadisme dan masokisme didefinisikan sebagai penyimpangan seksual.  “Sadisme adalah cara seseorang untuk mendapatkan kepuasan seksual dengan menghukum atau menyakiti lawan jenisnya,” demikian bunyi salah satu poin penjelasan Pasal 85. “Masochisme kebalikan dari sadisme adalah cara seseorang untuk mendapatkan kepuasan seksual melalui hukuman atau penyiksaan dari lawan jenisnya,” demikian bunyi poin berikutnya.

Baca Juga ----------------------------

Mengapa demikian, dan mengapa tidak ada hukum yang menjerakan padahal banyak sekali enyimpangan yang terjadi di tengah tengah masyarakat. Meskipun adanya larangan untuk menonton pornografi, pergaulan dan seks bebas, serta penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, namun masih saja banyak generasi muda yang terjerumus didalam pergaulan ini. Bukan malah menghapus penyebaran video porno namun malah industri hiburan sekrang malah menunjukan melalui film film sinetron dan tayangan TV yang bisa ditiru anak anak remaja. Akhirnya dorongan seks muncul dan meniru perilaku pacaran dan pergaulan bebas. Kerusakan tengah terjadi dalam masyarakat karena adanya perilaku LGBT yang  semakin meningkat. Harusnya ada tindakan yang tegas terhadap perilaku LGBT dan Penyimpangann seksual lainya agar terjadi efek jera dari paerilaku bukan malah hanya dilakukan pelaporan saja namun tidak di tindak tegas oleh negara. Padahal negara kita mayoritas mulim, dan didalam hukum  islam pun LGBT atau perilaku seksual yang menyimpang merupakan sebuah tindak pidana dan hukuman yang dilakukan adalah hukuman mati. Namun sekarang malah dibiarkan dan tidak ada hukum yang tegas. Ternyata negara mulimpun menjadi negara sekuler yang dimana sangat berbeda jauh dengan aturan Islam dan terbukti bahwa aturan negara Kapitalis Liberal yang berasas Sekuler ini memang tak bisa  menyelesaikan masalah di kehidupan masyarakat.

Berbeda sekali dengaan pandangan islam yang mengaharamkan zina, tindak LGBT, penyakit seksual lainya. Islam adalah agama ynag sempurna sehingga islam memiliki aturan  bukan hanya itu, tetapi negara islam juga mengatur mulai dari ranah keluarga, pendidikan, dan pergaulan. Aturan bukan hanya pada saat terjadi perilaku seks menyimpang saja namun juga ada tatacara agar mencegah perilaku tersebut :

1. Islam melarang Ikhtilat dan Khalwat, dilarang berdua duaan hingga aturan ini bisa mencegah terjadinya pacaran dan pezinaan serta perilaku seksual yang menyimpang.

2. Perintah menutup aurat, dalam islam pandangan dijaga dan semua wajib menutup aurat secara sempurna

3. Menjaga pandangan agar semua mampu memebentengi diri dan menahan. Jika mempu menikah maka disegerakan jika tidak maka berpuasa.

4. Safar 1 hari bagi perempuan wajib diteman i makhramnya. Ini dilakukan oleh negara untuk melindungi perempuan.

Aturan dan tata cara ini diterapkan oleh negara islam, yang memuat aturan secara kaffah dalam naungan Khilafah. Sehingga tidak seperti saat ini yang malah menambah kerusakan bukan menyelesaikan namun menambah masalah. Islam lah solusi kita satun satunya tugas dan tanggung jawab negara yang menjalan kan pendidikan berdasarkan aidah islam, menjamin kesejahteraan rakyat dan memberi sanksi tegas terhadap perilaku LGBT dan penyimpangan lainya.

Penulis : Fina Choyrunnisak (Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang Post — Universitas Islam Malang (Unisma) tiada henti berkontribusi. Termasuk sumbangsih pemikiran terhadap kelangsungan kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) yang akan datang. Kali ini, Unisma...

Wisata

Malang Post — Ada yang spesial dihadirkan The Singhasari Resort and Convention di pertengahan bulan ini. Menggelar Oktober Festival. Menampilkan banyak sekali fasilitas keseruan bagi...

Pendidikan

Malang Post – Tax Center Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang (UM) menggelar Pelatihan Pajak, Sabtu 25 September 2021. Pelatihan ini diselenggarakan khusus bagi anggota/mahasiswa yang tergabung dalam “Tax Lover Community” UM. Pelatihan Pajak tahun 2021 ini,...

headline

Malang Post  — Perwakilan buruh pabrik rokok Gudang Sorgum Wagir Kabupaten Malang akan mengadu ke Presiden RI Jokowi . Lantaran adanya dugaan pemalsuan  yang bertujuan...

Pendidikan

Malang Post – Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) yang tergabung dalam tim Proyek Kemanusiaan-MBKM menggelar program pelatihan dan pendampingan dengan tema:...

headline

Malang Post — Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus melakukan pengembangan produk-produk kreatif di seluruh daerah. Tidak hanya kuliner, namun produk kreatif lainnya seperti kerajinan...

Malang Raya

Malang Post – Antusias Warga Tanjungrejo Kecamatan Sukun menerima Vaksinasi Covid-19 Dosis pertama, Jenis Sinovac. Kegiatan vaksinasi bertempat di dihalaman Masjid Al Abror Jl....

Malang Raya

Malang Post – Dalam upaya penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19, bertempat di Mapolsek Kedungkandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang telah  dilaksanakan apel kegiatan Ops Yustisi...