Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Pemerintah Sudah All Out

TALK SHOW: dr. H. Mohamad Subuh bersama moderator Jeremy Teti memberikan keterangan dalam dialog mengenai vaksinasi di Jakarta. (Foto: Satgas Penanganan Covid-19) Pemerintah Sudah All Out

Malang – Pandemi Covid-19 membawa dampak multi dimensi bagi masyarakat. Tidak hanya bagi kesehatan, namun juga berdampak bagi ekonomi dan sosial. Intervensi pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, memiliki tujuan agar warga negaranya tetap sehat dan tetap produktif.

Oleh karena itu, masyarakat perlu menyadari, kesehatan adalah aset terpenting bagi mereka dan merupakan investasi masa depan. Upaya-upaya pencegahan menjadi relevan dengan kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan program pemerintah.

Baca Juga ----------------------------

dr. H. Mohammad Subuh MPPM, Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan Kementerian Kesehatan, menjelaskan, apabila terjadi peristiwa global public health seperti pandemi Covid-19 ini, tentu ada permasalahan yang harus diantisipasi oleh sebuah negara, hingga ke tatanan individu.

‘’Karena permasalahan ini menimbulkan berbagai efek. Pertama tentu kita berhadapan dengan masalah kesehatan, kedua perekonomian sudah mulai terdampak, saya lihat keamanan juga sudah mulai terganggu,’’ terangnya dalam Dialog Produktif bertema Pencegahan dan Pengobatan,yang diselenggarakan KPCPEN, kemarin.

Dari kacamata ekonomi, pandemi Covid-19 harus dikendalikan, karena sumber daya di bidang kesehatan maupun anggaran pemerintah juga terbatas. Oleh karena itu, upaya menyehatkan masyarakat pun harus diprioritaskan,

‘’Saya kira pemerintah kita sudah all out, dari sektor kesehatan dananya begitu besar. Stimulus perekonomian juga dananya besar. Tujuannya satu, ingin menyehatkan individu. Karena kalau individu sehat, akan membuat produktivitas meningkat, sehingga pendapatan individu meningkat, dan berdampak pendapatan negara juga ikut meningkat. Jadi dengan melindungi kesehatan kita juga melindungi negara,’’ jelas dr. Subuh.

Baca Juga ----------------------------

Perawatan pasien Covid-19 diketahui menelan biaya yang besar. Rata-rata Rp 184 juta per orang. Perawatan yang mahal ini, karena memerlukan perawatan secara khusus, Misalnya ICU itu satu hari Rp 15 juta. Apalagi menggunakan ventilator.

‘’Kemudian apabila ada penyakit penyerta, ditambah lagi rata-ratanya menjadi Rp 17 juta per hari. Kondisi inilah yang harus dihindari. Semua biaya saat ini tanggung jawab negara. Namun kita ada batasnya yang tadi saya sebut sumber dayanya terbatas. Oleh karena itu sumber daya yang ada ini kita optimalkan dengan upaya-upaya pencegahan,’’ jelas dr. Subuh.

Pada ilmu ekonomi kesehatan, dikenal istilah externality, dan vaksin termasuk dalam externality positif. ‘’Nilai externality pada vaksin ini, sangat besar sekali. Saat kita menerima vaksin, tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga orang lain. Analoginya seperti faktor externality yang ada pada lampu jalan. Ketika terpasang pencahayaan di jalan, kejahatan menurun dan kecelakaan jadi terhindarkan. Dalam bidang kesehatan, faktor externality positif adalah upaya-upaya pencegahan yang kita lakukan, dan yang salah satunya dalam bidang kesehatan disebut perlindungan spesifik adalah imunisasi,’’ terang dr. Subuh.

Individu perlu menyadari, kesehatan mereka adalah aset terpenting. Juga menyadari kesehatan adalah investasi jangka panjang.

Baca Juga ----------------------------

‘’Pada saat ini, pemulihan kesehatan dan ekonomi bisa dilakukan dengan menjaga budaya 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak). Karena tanpa upaya seperti ini, maka pemulihan ekonomi Indonesia sangat sulit. Bagi masyarakat tidak perlu ragu, saat vaksin datang, pasti sudah dijamin proses memastikan keamanan dan efektivitasnya,’’ tutup dr. Subuh. (*rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malangpost – Harga minyak belakangan ini semakin mahal saja. Beberapa hari terakhir, harga minyak goreng bahkan lebih dari Rp 20 ribu per liter. Sesuai...

Malang Raya

Malang Post – Masyarakat pengendara bermotor roda dua musti waspadai kondisi jalan raya karena kadang berlubang akibat musim penghujan.  Gara-gara jalan berlubang, pengendara sepeda...

News

Malang Post –  Sebuah truk fuso berwana biru-hitam yang melaju dari arah Kediri menuju Kota Batu, terperosok ke dalam jurang sedalam 30 meter di...

News

Malang Post – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terhadap segala bentuk penipuan dengan modus rekrutmen KAI Pasalnya, akhir-akhir ini...

Malang Raya

Malang Post – Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono memberikan penghargaan kepada 57 Anggota Polri dan 1 PHL Polres Malang yang berprestasi dalam Ungkap Kasus...

Malang Raya

Malang Post –  Upaya melacak pemicu kebakaran di Pasar Bululawang, Polsek Bululawang Polres Malang, berencana mendatangkan tim labfor Polda Jatim, Selasa (18/1/2022) siang. “Besok...

News

Malang Post –  Pemotor harus ekstra hati-hati saat melewati jalur rawan kecelakaan sepanjang Bululawang. Terutama tanjakan turunan dekat Ponpes atau SPBU. Tidak usah paksakan diri...

Malang Raya

Malangpost – Senin (17/1), vaksinasi anak sukses digelar di SDN Kebonsari 4, Sukun Kota Malang. Babinsa Kebonsari, Sertu Hardin dan Sertu Markus Baitanu, mengawal...