Connect with us

Hi, what are you looking for?

Di's way

Terbantu Subsidi Kuota dan BSU

TELADAN: Tiga guru dan dosen penerima manfaat BSU, saat berdiskusi mengenai mendukung para pendidik tetap berkarya. Foto: Satgas Penanganan Covid-19

Malang – Proses belajar mengajar di masa pandemi Covid-19, memberikan tantangan tersendiri. Baik bagi pendidik, maupun peserta didiknya. Pandemi menghilangkan proses pembelajaran tatap muka dan menggantikannya dengan proses pembelajaran jarak jauh (daring). Adaptasi baru ini, membuat tenaga pendidik harus berjuang ekstra keras, untuk bisa menyampaikan materi pembelajaran. Dan para muridnya bisa menyerap materi dengan maksimal.

Tantangan berat dihadapi Deswita Supriyatni, Dosen Pendidikan Jasmani Kesehatan Rekreasi STKIP Pasundan, Cimahi, Jawa Barat. ‘’Semasa pandemi, proses pembelajaran tidak optimal. Biasanya materi yang saya sampaikan, identik dengan tatap muka dan praktik. Sekarang mau tidak mau, harus melalui teknologi media. Hambatannya adalah ketika para mahasiswa yang ada di daerah, tidak bisa menyimak maksimal karena terjadi gangguan koneksi internet,’’ ujarnya dalam Dialog Produktifbertema ‘Mendukung Para Pendidik Tetap Berkarya’. Diselenggarakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Rabu (25/11).

Senada disampaikan Arya Wiratman, Guru SDS Islam Ibnu Hajar Cipayung, Jakarta Timur. Saat pandemi ini, kata dia, dengan pembelajaran jarak jauh. Baik virtual dan video pembelajaran, sangat monoton. Meski demikian, dia tetap berusaha mengemas pembelajaran mirip seperti saat tatap muka di kelas.

Karena itulah tenaga pendidik, dituntut untuk melakukan terobosan dan kreatif, dalam menjalankan proses pembelajaran jarak jauh.

Untuk memberikan dukungan, pemerintah berupaya hadir melalui beberapa program. Seperti Bantuan Kuota Data Internet, bagi tenaga pendidik dan peserta didik. Kementerian Pendikan dan Kebudayaan membagikan kepada 1,9 juta guru, 166 ribu dosen, 3,8 juta mahasiswa dan 29,6 juta siswa sekolah. Sejumlah 100 GB, yang dialokasikan 50 GB setiap bulannya.

Kuota internet ini, bisa dimanfaatkan oleh setiap jenjang pendidikan. Baik negeri maupun swasta. Sebanyak 35,5 juta pendidik dan peserta didik di seluruh Indonesia, telah menerima manfaat ini sejak September 2020 lalu.

Hasil survei Lembaga Arus Survei Indonesia (Oktober 2020), ada 85,6 persen responden menilai, program Bantuan Kuota Data Internet, meringankan beban ekonomi orang tua pelajar/mahasiswa.

‘’Sebelum ada bantuan kuota internet, kondisi sangat sulit dan terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan, harus pintar mengatur keuangan keluarga dan menyisihkan agar kebutuhan kuota internet terpenuhi,’’ kata Arya.

Begitu pula dengan Deswita, ia mengaku harus mengatur ulang perencanaan keuangan keluarganya, saat masa pandemi Covid-19. Saat itu kebutuhan primer dan biaya internet menjadi prioritasnya.

‘’Kemudian dengan bantuan pemerintah, sangat membantu sekali. Perencanaan keuangan keluarga bisa kembali normal,’’ ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Sri Murni S.Pd., M.Pd, Dosen STKIP PGRI Bandar Lampung. Sebelum ada bantuan, katanya, harus pintar-pintar menyisihkan dana, untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran.

‘’Sangat bersyukur dengan bantuan pemerintah, baik dalam bentuk pulsa maupun Bantuan Subsidi Upah (BSU). Uang yang awalnya kami sisihkan untuk kuota, bisa kembali kami pakai untuk memenuhi kebutuhan keluarga,’’ jelasnya.

Selain Bantuan Kuota Data Internet, pemerintah juga memberikan bantuan melalui peluncuran BSU Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS, di bawah binaan Kemendikbud dan Kemenag. Bantuan ini menyasar lebih dari 2,74 juta pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS di seluruh Indonesia. Dialokasikan dana total sebesar Rp 4,7 Triliun dari Kemendikbud dan Kemenag. BSU ini diberikan sejumlah Rp1,8 juta bagi setiap pendidik dan tenaga kependidikan dengan persyaratan pencairan yang sangat mudah. (STPC19 /rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Kesehatan

Malang – Sebagian masyarakat umum masih merasa takut dan khawatir tertular apabila bergaul dengan Orang Yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK). Hal serupa sebaliknya juga...

Kesehatan

Malang – Daging ayam merupakan salah satu jenis daging yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. Dibangdingkan sapi atau kambing, daging ayam lebih mudah diperoleh....

headline

Malang – Vaksin Covid-19 untuk Malang Raya yang ditunggu-tunggu akhirnya datang, Senin (25/1). Kedatangan vaksin menggunakan mobil boks Biofarma dengan dikawal ketat Polisi PJR,...

Dahlan Iskan

Oleh: Dahlan Iskan Akhirnya: negatif. Tepat di hari ke 14. Covid saya ini seperti jadwal kereta api saja: tidak bisa dimajukan. Minggu pagi-pagi kemarin...

headline

Malang – Panpel atau Local Organizing Committe (LOC) dan manajemen Arema FC, memasukkan delapan tim sebagai lawan. Dengan kategori bigmatch. Itu berlaku sejak dimulainya...

Di's way

PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Malang Raya dilanjut; jilid II, sampai 8 Februari nanti. Pada jilid I yang digelar 11 sampai 25 Januari...

Kesehatan

Malang – Insomnia telah menjadi masalah umum. Banyak dialami orang. Begitu juga yang dialami oleh Maulana Rafsanjani Miftah. Seringkali ia kesulitan tidur. Padahal ia...

Nasional

Malang – Tim gabungan Fakultas Kedokteran UB dan RSSA hari pertama tiba Sulawesi Barat, langsung berkoordinasi dengan RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Melakukan orientasi terhadap...

News

Jakarta – Terhentinya Liga 1 2020, membuat pemain-pemain Indonesia, mulai dilirik klub-klub dari negara lain. Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia telah dihentikan,...

Kesehatan

Batu – Pemerintah Pusat, melalui Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos memberikan santunan kematian. Untuk keluarga korban Covid-19 senilai Rp 15 juta. Sebagai bentuk...

Nasional

Jakarta – KPK menilai pihak-pihak yang menyelewengkan dana pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) sangat merugikan negara dan masyarakat. Sebab, CSRT penting untuk mencegah...