Connect with us

Hi, what are you looking for?

Bisnis

Malang Ingin Ekonomi Hangat

High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Dearah (TPID) Kota Malang.(DMP)

Malang – Kondisi ekonomi dengan inflasi Years on Years (YOY) di level 1,22 persen dianggap masih belum bersemangat. Kota Malang menginginkan berada di posisi sekitar 2,5 persen.

“Pada kondisi 2,5 persen dapat dikatakan situasi ekonomi cukup hangat,” kata Wakil Walikota Malang, Ir H Soyfan Edi Jarwoko, usai menghadiri “High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Dearah (TPID) Kota Malang – Strategi dan Tantangan Pengendalian Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru”, bertempat di Hotel Atria Malang, Rabu (25/11). 

Selain itu, tugas dari TPID adalah mewujudkan angka inflasi, khususnya menghadapi Natal dan Tahun Baru, lebih baik dan bersemangat. “Memang semua harus bertahap. Jadi kita harus konsolidasi, dari mana kita harus bergerak,” ujar Bung Edi, sapaan Wawali Sofyan Edi.

Malang punya potensi sebagai kota pendidikan dengan lima ratus ribu mahasiswa sebagai penggerak perekonomian. Namun, personel TPID juga harus diberi tambahan wawasan terkait libur panjang akhir tahun. “Dan tentunya pemetaan titik-titik rawan, serta mengidentifikasi komoditas-komoditas dan kesiapan personel perangkat daerah yang tergabung di TPID. Termasuk Satgasnya,” kata Bung Edi.

Bung Edi berharap di akhir tahun perekonomian bisa semakin bergairah lagi untuk menyongsong tahun 2021. “APBD kita harus lebih awal direalisasikan agar gerakan ekonomi masyarakat juga terdampak,” paparnya. 

Menurut Bung Edi, inti dari semuanya adalah pemulihan ekonomi dengan tetap menerapkan penegakan disiplin terkait protokol kesehatan untuk memutus rantai Covid-19. Yaitu, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang, Azka Subhan, mengatakan, inflasi yang terlalu rendah juga tidak terlalu baik untuk pertumbuhan ekonomi. “Inflasi bulan Januari-Oktober kemarin masih di angka 0,77. Padaha,l idealnya di angka 2-4,” ujarnya.

TPID saat ini termasuk ringan tugasnya karena inflasi yang rendah ini. Namun dikatakan Azka, lompatan tajam dilakukan TPID Kota Malang dalam kinerja pengendalian inflasi daerah. “Kota Malang bertahun-tahun belum pernah masuk ranking pengendalian inflasi. Tahun ini Kota Malang masuk ranking 3 setelah Kabupaten Banyuwangi dan Kediri,” jelasnya.

Namun perekonomian yang rendah membuat daya beli masyarakat juga rendah. Karena itu, Azka menilai bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang berhak adalah salah satu upaya untuk meningkatkan daya beli itu. “Apalagi di masa pandemi ini, kegiatan bisnis berkurang, sektor informal banyak yang berkurang pula pendapatannya, bahkan banyak pula terjadi pemutusan hubungan kerja,” paparnya.

Azka menyarankan kepada pemerintah daerah agar menggalakkan pameran-pameran maupun showcase UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah). “Biarpun kecil-kecil, tetapi kalau yang melakukan banyak instansi atau lembaga hasilnya akan lumayan,” jelasnya.

Contoh, pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) yang digelar BI di Hotel Tugu pekan lalu sanggup menghasilkan Rp 100 juta, meski hanya digelar sehari. “Daripada mengadakan pasar murah yang justru berpotensi mengundang kerumunan,” tandas Azka.(jof/ekn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Bisnis

Malang – Tim kerja MalangGleerrr.com mendapat kepercayaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menjadi salah satu referensi modelpemulihan ekonomi nasional (PEN)berbasis usaha, mikro, kecil, dan...

Bisnis

Malang – Impor gula dilakukan pemerintah pusat belum lama ini. Ternyata berdampak pada produksi pabrik gula lokal. Di Kabupaten Malang, saat ini ada dua...

Bisnis

Surabaya – Demi terwujudnya optimalisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari di Malang, Pemprov Jatim terus menyiapkan segala fasilitas terkait upaya dukungan, agar nantinya banyak...

Bisnis

Surabaya – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, berharap UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah), khususnya di Jatim, bisa bangkit dan tetap berkembang, meski di...

Bisnis

Malang – Pemerintah RI peduli perkembangan UMKM di Kab Malang. Bahkan Presiden Jokowi pun menyaksikan penandatanganan kerja sama. Antara Penanaman Modal Asing (PMA) dan...

Bisnis

Malang – Mendorong pertumbuhan UMKM adalah komitmen Pemkot Malang. Ini senantiasa dilakukan di Kota Malang. Upaya terbaru adalah melakukan kemitraan dengan PMA dan PMDN....

Bisnis

Bank Jatim pada 2021 menyiapkan anggaran bantuan untuk program pertanggungjawaban sosial perusahaan atau Corporate Social Responcibility (CSR) sebesar Rp21,5 miliar, lebih besar dibandingkan anggaran 2020...

Bisnis

PEDAGANG pasar dan welijo (pedagang sayur asongan) kota Malang bakal tersenyum lebih lebar. Program OJIR (Ojo Percoyo Karo Rentenir), diteruskan. Bisa hutang 10 jt...

Bisnis

Malang – Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dilakukan Kantor Bank Indonesia (KBI) Malang mengindikasikan sikap optimistis kegiatan usaha tetap tumbuh positif pada...

Bisnis

Malang – Sebuah survei konsumenyang dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KBI) Malang pada Desember 2020 mengindikasikan optimisme ekspektasi konsumen. Hal ini tercermin dari Indeks...

Bisnis

Malang – Dampak masifnya penyebaran virus Covid-19 memukul hampir semua sektor usaha ditanah air. Tidak hanya pelaku usaha kuliner, pariwisata, properti hingga bisnis rumahan...

Bisnis

Sebuah survei konsumen yang dilakukan Kantor Bank Indonesia (KBI) Perwakilan Malang pada bulan Desember 2020 mengindikasikan optimisme ekspektasi konsumen. Hal ini tercermin dari Indeks...