Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

100 Titik Rambu Lalin Dirusak, Pelaku Bisa Dipidana

JEBOL: Walikota Malang Sutiaji saat melihat kerusakan rambu lalin akibat demonstrasi. (Foto: Dokumen)

Malang – Dishub Kota Malang akan bertindak tegas. Terhadap aksi vandalisme atau corat-coret rambu lalu lintas. Menerapkan sanksi denda hingga hukuman pidana. Karena vandalisme ini, bisa berakibat pada keselamatan pengguna jalan.

Kasi Manajemen Rekayasa dan Keselamatan Lalu Lintas Dishub Kota Malang, Heriono menjelaskan: Sesuai UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 28. Mengatur setiap orang akan disanksi jika melakukan perusakan ataupun gangguan terhadap fungsi jalan.

Baca Juga ----------------------------

Sedangkan pasal 275 berbunyi: Setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki dan alat pengaman pengguna jalan dipidana kurungan maksimal sebulan atau denda maksimal Rp 250.000.

Sesuai Pasal 275 ayat 2, orang yang merusak rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki dan alat pengaman pengguna jalan sehingga tidak berfungsi dipidana penjara maksimal 2 tahun atau denda maksimal Rp 50 juta.

Heriono mengatakan: Di Kota Malang, aksi vandalisme rambu-rambu lalu lintas terjadi di sekitar 100 titik. Titik tersebut paling banyak tersebar di Kecamatan Klojen dan Kecamatan Lowokwaru.

“Paling banyak di dua kawasan itu. Ya kayak di Jl Veteran dan beberapa lokasi lain di Klojen. Selain vandalisme, ada juga rambu yang rusak karena tertabrak. Tapi kalau untuk yang sengaja dirusak, kami harapkan tidak terjadi,” ujarnya.

Pihaknya masih kesulitan mendeteksi pelaku vandalisme atau perusakan rambu. “Banyak titik rambu lalu lintas belum terpantau kamera yang terkoneksi ke Dishub maupun Kominfo. Dulu perusak rambu di Jl Sulfat sempat terekam. Pelakunya langsung dibawa ke Polsek. Namun atas dasar kemanusiaan, kami minta dia membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya itu,” bebernya.

Heriono minta masyarakat proaktif membantu Dishub untuk mencegah aksi vandalisme lalu lintas. “Masyarakat yang tahu aksi vandalisme rambu lalu lintas, bisa memvideo atau memfotonya. Foto dan video dapat dikirimkan ke kami. Akan segera ditindaklanjuti ke lapangan,” terangnya. (jof/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Polres Malang menggelar pemilihan Duta Lalu Lintas 2021 di Gedung Satpas Polres Malang, Jum’at (24/9/2021). Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono bersama...

headline

Malang Post – Anggota Komisi I DPR RI dapil Malang Raya, Kresna Dewanata Phrosakh menanggapi persoalan tersebut. Menurutnya,Jika dinilai dari sisi historis Kabupaten Malang...

headline

Malang Post — Tersangka pembunuh Ratna Darumi (56) warga Jl Emprit Mas, RT 04/RW 10, Kelurahan/Kecamatan  Sukun, Kota Malang telah ditetapkan Polresta Malang Kota. Pelaku...

Malang Raya

Malang Post – Dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19kegiatan vaksinasi terus gencar dilaksanakan di wilayah Kota Malang. Terkait upaya tersebut Pemerintah Daerah melaksanakan Vaksinasi...

Malang Raya

Malang Post – Wakil Walikota Malang, Ir H Sofyan  Edy  Jarwoko, memberi apresiasi pada FKUB Kota Malang yang menggelar dialog umat beragama di Hotel Tugu...

Malang Raya

Malang Post – Guna kelancaran kegiatan Vaksinasi di wilayah Kota Makang, TNI/POLRI dan Tim Satgas Covid-19 Kota Malang melaksanakan pengamanan dan pemantauan jalannya vaksinasi...

Malang Raya

Malang Post – Dialog kerukunan diselenggarakan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Malang di Hotel Tugu Kota Malang, Sabtu (25/9/2021). KH Taufik Kusuma, Ketua...

Malang Raya

Malang Post – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) meraih penghargaan Kategori Tourism & Creative Campaign Award 2021 dalam acara...