Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Wisata Alam Lebih Menyenangkan

Foto: Ananto/HARIAN DI’S WAY MALANG POST/ datawisata.com

Batu – Penatnya hiruk piku perkotaan. Apalagi sudah lama tak liburan, karena distop pandemi. Kini, destinasi wisata alam di Kota Batu makin kencang pengunjungnya. Terutama dari kawasan perkotaan yang hawanya jauh dari kata segar.

Udara segar, gesekan daun dan suara gemercik air kawasan wisata alam. Sangat cocok untuk melepas penat bisingnya perkotaan. Salah satu wisata alam di Kota Batu yang cocok untuk dikunjungi adalah Coban Talun, Bumiaji, Kota Batu. 

Baca Juga ----------------------------

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh pengunjung Coba Talun asal Surabaya, Fitria Rahmawati. Ia mengatakan jika lebih senang  berlibur di wisata alam dari pada wisata buatan. Hal tersebut dikarenakan di Kota Asalnya tak ada wisata alam yang dapat dinikmati. 

“Untuk Coban Talun sendiri tempatnya sangat indah. Sesuai dengan ekspektasi saya ketika melihat di media sosial. Rasa lelah akibat perjalan jauh. Terbayar lunas. Setelah melihat kecantikan Coba Talun,” ujarnya. 

Namun, ia menyayangkan. Masih terdapat sampah yang dibuang sembarangan di Coba Talun. Terutama di sungai setelah air terjun banyak sekali sampah yang nampak. 

Sementara itu Ketua Koordinator Pengelola Coban Talun, Samsul Hadi menyampaikan, setelah di buka dari 18 Juni lalu. Pengunjung wisata Coban Talun sudah mulai nampak terlihat ramai. Bahkan saat akhir pekan, jumlah pengunjungnya busa mencapai 1300 orang. 

“Saat ini pengunjung Coban Talun sudah mendekati normal. Seperi sebelum pandemi. Tingkat kunjungan sudah menginjak angka 60 persen hingga 70 persen. Dari kapasitas normal pengunjung Coban Talun sebanyak 5000 orang,” jelasnya. 

Dikatakan Samsul, jumlah pengunjung saat sebelum pandemi lalu bisa mencapai 2000 kunjungan pada setiap akhir pekan. Kemungkinan Cobab Talun telah menjadi tambatan hati bagi pecinta wisata alam. 

“Padahal kami tak pernah gembar-gembor mempromosikan Coban Talun setelah dibuka kembali. Namun wisatawan datang-datang sendiri. Semakin kesini makin mendekati kata maksimal,” ungkapnya 

Di Coban Talun sendiri, para pengunjung bisa menikmati berbagai wahana wisata alam yang tersedia di dalamnya. Seperti air terjun, pagupon, kampung apache, kebun bunga, serta warung oyot. 

“Biasanya hampir 60 persen dari jumlah pengunjung mampir ke air terjun. Sisanya ke wahana-wahan lain,” katanya. 

Dengan banyaknya jumlah pengunjung itu. Pihak Coban Talun mengakui jumlah omset yang didapat lumayan besar. “Mungkin dalam satu bulan kami bisa mendapatkan omset Rp 60 juta hingga Rp 70 juta. Pendapatan itu bisa diraih karena perawatan Coban Talun. Menjadi hal utama yang dilakukan dari pengelola,” jelasnya. 

Samsul mengaku bahwa selama tutup selam 4 bulan karena pandemi pihaknya tetap melakukan perawatan berkala. Malah ada yang dibenahi dan dilebih baguskan. 

“Meski sempat tutup selama empat bulan karena pandemi. Kami tetap merawat Coban Talun agar tetap menawan. Biaya perawatan dari investor yang mana adalah masyarakat. Mereka rela tekor untuk merawat Coban Talun,” ujarnya. (ant/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

headline

Malang Post — Beredar video penghadangan anggota Polri yang menjaga jalur masuk pantai di Malang Selatan. Video berdurasi 23 detik dengan penampakan rombongan diduga dari...

headline

Malang Post — Terkait viralnya video rombongan gowes yang diduga pejabat Pemkot Malang di berbagai medsos, karena masuk lokasi wisata pantai Malang Selatan, sebenarnya...

Malang Raya

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang melakukan berbagai upaya untuk tingkatkan imun di masa pandemi covid-19. Jumat (17/9), Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

News

Malang Post —  Musibah menimpa karyawan Koperasi Simpan Pinjam Delta Surya Purnama cabang Purwosari Pasuruan. Rabu (15/9/2021) siang di Jl Raya Songsong Ardimulyo Singosari...

Malang Raya

Malangpost – Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko memantau langsung vaksinasi untuk warga Kelurahan Gading Kasri dan pedagang Pulosari. Sofyan Edi hadir...

Malang Raya

Malang Post — Dugaan korupsi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali mencuat.  Kali ini di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Malang Corruption Watch (MCW)...

Pendidikan

Malang Post — Ratusan siswa-siswi SMPN 01 Donomulyo Kabupaten Malang menjalani vaksinasi di lingkungan sekolahnya. Ini dilakukan untuk membentengi diri dari paparan virus Covid-19 dan...