Connect with us

Hi, what are you looking for?

Di's way

Bunuh Jenuh, Hanif Sjahbandi Pilih Main Game

Hanif Abdurrauf Sjahbandi. (Foto : Istimewa)

Malang – Gelandang Arema FC, Hanif Abdurrauf Sjahbandi, mempunyai cara tersendiri membunuh rasa jenuh yang mulai menghampirinya, saat rehat panjang latihan dan tak pastinya kapan kick-off kompetisi Liga 1 2020 kembali digelar. Terlebih di tengah pandemi wabah virus corona atau Covid-19 yang tak juga kunjung mereda.

Libur latihan sebulan, bahkan berpeluang diperpanjang hingga akhir Desember 2020, Hanif memilih pulang kampung ke kediaman orangtuanya di Jakarta. Selama libur, rutinitas harian pemain kelahiran Bandung 7 April 1997 tersebut, hanya melakukan latihan ringan mandiri pagi dan sore hari, di rumah atau seputaran lapangan tak jauh dari rumahnya. Tak pelak di antara pasca latihan pagi dan sore, banyak waktu lowong.

‘’Hampir sembilan bulan tak ada kepastian kapan kick off lanjutan Liga 1 2020 dan latihan bersama tim pun kembali  libur satu bulan, bahkan bisa lebih. Yang pasti saya merasa mulai jenuh. Sembilan bulan terakhir tak ada pertandingan. Apalagi sekarang di rumah Jakarta. Rindu atmosfer pertandingan dan latihan bareng teman-teman di Arema.  Tapi ya mau bagaimana lagi, situasi dan kondisi wabah virus corona dimana-nama,’’ ujar pemain berpostur 180 sentimeter, putra sulung pasangan Ronny Sjahbandi dan Tya Aryasyah tersebut.

Namun selama mengkarantina diri di rumah, mematuhi imbauan pemerintah untuk stay at home dan social distancing, mantan pemain San Sebastian de Los Reyes Madrid, Spanyol (2013) tersebut, tak hanya menghabiskan waktu bersama kedua adiknya, Haykal Sjahbandi dan Hisyam Sjahbandi saja. Namun juga bermain game online dan elektonik FIFA Soccer, menjadi santapan utamanya, membunuh rasa jenuh sekaligus mengasah instinct sepak bola.

‘’Lebih banyak di rumah saja. Merasa bosan sudah pasti. Tapi khan nggak bisa keluar rumah. Ada cara saya untuk mensiasati rasa jenuh, terutama siang atau malam hari. Bermain game online dan elektonik FIFA Soccer. Lumayan untuk hiburan dan mengisi waktu selain latihan mandiri,’’ katanya.

‘’Main game FIFA Soccer, juga bisa asah keterampilan insting saya untuk taktikal sepak bola. Juga sekali-kali gowes bersepeda sehat dan mengupload beberapa video di kanal youtube saya bersama Rendy teman saya (Hanif & Rendy Show,red). Lumayan sudah ada 67,6 ribu subscriber. Jangan lupa di-subscribe kalau membuka channel youtube kami,’’ imbuh Hanif yang pernah merumput bersama klub Jove Espanol, Alicanet, Spanyol (2012) tersebut. (act/rdt)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Di's way

Malang – Libur panjang latihan dan tertundanya lanjutan kompetisi Liga 1 2020, hingga batas waktu yang tak bisa ditentukan, tak lantas membuat center back...

Di's way

Malang – Sukarelawan atau sering disebut relawan, adalah mereka yang melakukan sesuatu, dengan sukarela. Tanpa ada kewajiban atau pemaksaan serta mengharapkan imbalan atau penghargaan....

Kesehatan

Masa pandemi Covid-19 belum berakhir, hal ini ditandai dengan terus meningkatnya angka kasus positif dari berbagai penjuru dunia khususnya Indonesia. Memasuki era new normal...

Bisnis

Malang – Kawasan Malang Raya, masih belum terbebas dari kepungan wabah atau pandemi virus corona (Covid-19) dalam 10 bulan terakhir ini. Dampaknya sangat buruk...