Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Minuman Beralkohol Dilarang… Ini Alasanya

Foto Ilustrasi (AP)

Jakarta – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menerima usulan RUU Minol yang diajukan sejumlah  anggota dewan. Pengusul RUU Larangan Minol terdiri atas 21 anggota DPR. Sebanyak 18 orang dari Fraksi PPP, 2 orang dari Fraksi PKS, dan 1 orang dari Fraksi Partai Gerindra. RUU yang terdiri dari 7 bab dan 24 pasal itu berisi berbagai aturan terkait minuman beralkohol, pengawasan, tata laksana, hingga sanksi pidana bagi yang melanggar.


Terkait usulan RUU Minol tersebut, Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Amir Uskara mengatakan, pengajuan  Rancangan Undang-Undang (RUU) merupakan hak konstitusional  seluruh anggota DPR termasuk dari Fraksi PPP.

Ia menjelaskan, 18  anggota Fraksi PPP mengajukan RUU tersebut karena menilai  minuman beralkohol berdampak serius dan merugikan generasi muda dan masyarakat.

“Kami melihat dari segi mudaratnya, artinya minuman beralkohol ini dampaknya serius untuk generasi muda dan masyarakat pada umumnya. Jadi pikiran PPP saat ini dalam kepentingan masyarakat, karena ini jadi larangan agama dan sangat merugikan masyarakat,” kata Amir saat dikutip dari  Kompas.com, Jumat (13/11).

Terkait adanya  ritual keagamaan yang memiliki tradisi adanya minuman beralkohol, Amir menjamin hal tersebut  akan diakomodasi RUU Larangan Minuman Beralkohol dalam pasal-pasal tertentu untuk dikecualikan.

“Terkait agama lain yang tidak melarang itu ada pengeculian. Dalam setiap pembahasan ada pengecualian pasal-pasal tertentu. Jadi kita akan akomdir semua kepentingan,” ujarnya.


Sementara anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR dari Fraksi PKS, Bukhori Yusuf beralasan, fraksinya ngotot mengusulkan RUU Minol karena sebagian besar tindakan kriminal terjadi  karena konsumsi minuman keras.

 “Alasan kenapa kita usulkan? Secara sosiologi, secara fakta sosial, bahaya terhadap minol ini sudah cukup lampu merah menurut saya. Karena paling tidak 58% dari total kriminal yang terjadi di negara kita karena konsumsi minuman keras,” kata Bukhori dikutip dari  SINDOnews, Jumat (13/11).

Ia juga memaparkan data  WHO yang mencatat pada lebih dari 3,3 juta orang  meninggal dunia karena minuman keras pada tahun 2014. Sedangkan di Indonesia pada tahun yang sama, generasi muda  yang mengonsumsi miras sekitar 14 juta 400 orang dari 60 jutaan orang.

Meski begitu, Bukhori setuju adanya  pengecualian di tempat-tempat tertentu dengan alasan tertentu, yang nantinya akan diatur dalam UU.

“ Kebijakan politiknya memang melarang minol, tetapi ada pengecualian terhadap beberapa alasan. Misalnya, alasan pariwisata khusus bagi wisatawan dari Eropa dan negara lain di hotel tertentu, alasan budaya, alasan terkait peribadatan atau keyakinan tertentu, alasan pengobatan, alasan farmasi. Pengecualian itu akan dibuka dalam UU tersebut,” pungkasnya.

RUU  Larangan Minuman Beralkohol ini sempat dibahas di DPR 2014-2019. Namun  dari awal hingga akhir masa kerja, pembahasan RUU Minol  menguap begitu saja.(kps/sin/anw)

Click to comment

Leave a Reply

You May Also Like

News

AMEG-Pandemi Covid-19, meluluhlantakkan sektor ekonomi. Berbagai macam potensi sumber anggaran, difokuskan untuk pemulihan ekonomi. Salah satunya pemanfaatan dana bagi hasil […]

Advertorial

Kamis, 18 maret 2021 Tax Center Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang menyelenggarakan kegiatan Isi e-SPT untuk Dosen dan Tenaga Kependidikan […]

News

Malang – Baju sulit kering pada musim hujan akibat minimnya cahaya matahari , menjadi kekhawatiran banyak orang, khususnya ibu-ibu. Bagaimana […]

News

Malang – Pecinta cerita serial fiksi trilogi The Hobbit pastinya cukup mengenali karakter dan kehidupan suku Hobbit. Yakni, makhluk fantasi […]

headline

APA BOLEH BUAT. Petani di Kabupaten Malang memotong separo saja padinya saat panen. Sisanya dibiarkan supaya tumbuh lagi bulir padi. […]

News

Malang – Hujan lebat Minggu (14/3) sore, berdampak tanah dekat jurang yang labil. Longsor pun terjadi. Ini akibat derasnya arus […]

News

Malang – Pertanian merupakan salah satu sektor penggerak roda perekonomian di Indonesia. Namun kecenderungan Indonesia untuk mengimport bahan pangan pokok […]

News

Malang – Pushbike atau balance bike punya banyak manfaat dibandingkan sepeda roda tiga. Ini dikatakan dosen Universitas Negeri Malang, Rosyidamayani […]

headline

Surabaya – Persoalan uang Rp 750 juta yang menurut terdakwa Rendra Kresna (Nomor Perkara 84/Pid.Sus-TPK/2020/PN Sby) dipinjamnya dari Sando Junaedi […]

News

Malang – Dalam sehari terjadi dua kebakaran. Senin (15/3) siang, di Kepanjen. Sore di Gondanglegi. Sebabnya berbeda. Pertama, kompor menyala […]

%d bloggers like this: