Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

AMM Mosi Tidak Percaya ke DPRD dan Pemkot Malang

TOLAK UU CIPTAKER: Orasi dan festival rakyat menolak UU Ciptaker di depan Gedung DPRD Kota Malang

Malang – Ratusan massa dari Aliansi Malang Melawan, kembali menggelar unjuk rasa. Mereka konsisten meolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, Selasa (10/11) pagi. Massa datang sekitar pukul 11.20, dan orasi di depan Gedung DPRD Kota Malang.

Massa datang menggunakan sepeda motor. Juga dua truk, berisi peralatan panggung dan genset. Selain orasi penolakan, juga digelar festival rakyat. Seperti pembacaan puisi, aksi teatrikal, musik penolakan dan menyampaikan pendapat.

Baca Juga ----------------------------

Humas Aliansi Malang Melawan, Agung Ferry Widiatmoko menjelaskan: Kegiatan kali ini gabungan dari mahasiswa dan buruh menolak pengesahan UU Cipta Kerja. “Terkait pengesahan UU Cipta Kerja kita menolak. Kita sudah mengeluarkan mosi tidak percaya. Intinya, semua UU yang disahkan Jokowi dan DPR RI tidak pro rakyat,” katanya.

Draft UU yang sempat dishare DPR RI terdapat banyak kesalahan. Secara hukum, sebenarnya UU itu sudah batal demi hukum. “UU seharusnya sudah tidak berlaku. Pasal 55 dan 56 nggak sama. Pasal 56 disebutkan ada ayat satu dua tiga, dan di pasal 55 tidak ada ayat sama sekali. Antara pasal 55 dengan pasal 56 ada ayat itu sudah bertentangan,” ujarnya.

Aksi unjuk rasa kali ini, pihaknya jika tak akan mau audiensi. Baik Pemkot Malang maupun anggota DPRD. “Kita mosi tidak percaya terhadap anggota dewan dan pemerintah kota,” 

Dalam aksi ini, polisi memasang pagar kawat berduri di depan gedung DPRD Kota Malang dan Balai Kota Malang. Sedangkan tiga kendaraan water canon, Barracuda dan Tambora juga disiagakan. (jof/jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19 serta sejalan dengan program pemerintah pusat yang mulai melaksanakan vaksinasi bagi pelajar.  Ketua Yayasan Kartika...

headline

Malang Post — Beredarnya video jajaran Pemkot Malang bersepeda dan diduga memaksa memasuki Pantai Kondang Merak yang tutup, viral di media sosial. Kejadian berlangsung Minggu...

Pendidikan

Malang Post — Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang memperpanjang waktu penerimaan mahasiswa baru hingga 30 September 2021 mendatang. Kabar perpanjangan waktu penerimaan mahasiswa baru ITN Malang...

Pendidikan

Malang Post — Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyampaikan kebijakan di sektor pertanian harus memiliki sudut pandang agribisnis policy. Dinilai sangat penting, utamanya...

Malang Raya

Malang Post – Dalam upaya mendukung Pemerintah memutus mata rantai penuebaran Covid 19, Kodim 0833/Kota Malang menggelar serbuan Vaksinasi Dosis 2, bertempat di gedung...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, terus menggeber kerjasama di berbagai bidang. Kali ini UIN Malang melebarkan sayapnya melalui...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang terus berupaya agar produk lokal go Internasional. Hal ini dilakukan untuk menggenjot penjualan produk lokal. Bupati Malang Drs HM...

Kriminal

Malang Post – Pelaku curanmor terus beraksi mencari sasaran di Kota Malang. Kali ini Jumat  (17/9/2021)  pelaku beraksi di depan warung Soto Cak Son Jl ...