Connect with us

Hi, what are you looking for?

Di's way

Suara Tokek di Kajoetangan.

Harian DIs Way Malang Post

Malang – SEPERTI menghitung suara tokek di Kajoetangan; jadi, tunda, jadi, tunda.. Terus akan begitu sampai Kajoetangan alias Jln  Ahmad Yani Malang benar-benar ditutup. Rekayasa lalu lintas (lalin) –sebagaimana sering diberitakan  pada Harian DI’s Way Malang Post, Radio City Guide 911 FM dan media lainnya— pasti akan dilakukan karena pembangunan koridor di jalan legendaris; untuk menjadi Kajoetangan Heritage, itu, harus selesai sebelum tutup tahun 2020. Berarti waktunya hanya tinggal dua bulan untuk renovasi pedestrian, saluran irigasi sampai revitalisasi di jalan sepanjang 788 meter tersebut (dari PLN sampai Gang IV = 496 meter dan dari Gg VI – Sarinah = 290 meter).

Titik vital saat ini, pembangunan jalan di perempatan BCA. Itu sebabnya, perubahan lalin diplot mulai senin kemarin. Tapi, “Pelaksana belum selesai melakukan persiapan.  Rambu dan kebutuhan terkait. Seperti tempat putar balik dengan membongkar median jalan,” kata Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalin Dinas Perhubungan Kota Malang, Heriono. Sarana putar balik itu perlu agar masyarakat masih bisa menuju ke pertokoan dan instansi. Kalau ditutup total dari ujung, ekonomi di situ akan lumpuh.

Ada soal lain, Komisi C DPRD tidak mengetahui detail pembangunan itu. “Ada keluhan,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin tentang proyek nasional  yang dananya dari  APBN itu. “Kami akan panggil pelaksananya. Kami punya hak untuk mengawasi karena proyek itu berada di wilayah Kota Malang,” tegasnya. Seperti kebakaran jenggot.

Mohammad Alex dari PT Widya Satria selaku pelaksana lapangan mengaku sudah mengajukan rencana penutupan jalan itu kepada Dishub. Termasuk untuk sosialisasinya. (jof/nyk/ekn)

>>>>Selengkapanya di Harian DIs Way Malang Post Edisi Selasa (03/11)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

headline

Akhirnya terjawab. Kondisi Sutiaji, Walikota Malang yang beberapa hari tak hadir dalam beberapa giat. Padahal Pak Aji, selalu hadir di tengah masyarakat. Ia selalu...

headline

Malang – Jumlah pejabat publik yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah. Terkait hal tersebut,  Kepala Staf  Kepresidenan Moeldoko mengingatkan para pejabat publik agar terbuka...

headline

Balai Kota Malang mulai Senin (30/11) juga diberlakukan kebijakan pembatasan sosial. Bentuknya berupa work from home (WFH) bagi para ASN. Terutama yang reaktif dan komorbid....

headline

Aktifitas Gunung Semeru, Selasa (1/12/2020) dilaporkan sedikit mereda. Meskipun begitu, dua titik pengungsian yang sudah dibangun, diupayakan untuk tetap beroperasi. Saat ini ada dua...