Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Genetic Pop Up Book

INOVATIF: Tim PKM Kewirausahaan Universitas Negeri Malang, yang menemukan solusi bagi siswa untuk belajar materi genetic.

Malang – Saat ini, banyak siswa yang merasa sulit belajar materi genetik di mapel Biologi. Apalagi saat ini sedang dilakukan pembelajaran daring.

Solusinya, dibuatlah rancangan media pembelajaran Genetic Pop Up Book. Tim PKM Kewirausahaan Universitas Negeri Malang (UM) yang didanai Kemendikbud 2020 memberikan solusi.

Baca Juga ----------------------------

Mereka adalah, mahasiswa Biologi: Sakinah Vinda Putri Kinasih, Nurul Alfi’ah, Claresia Tsany Kusmayadi dan Eliza Fitri Kamaliya. Mahasiswa Ekonomi: Ridho Dwi Maryadi. Dibimbing Dosen Biologi UM, Indra Kurniawan Saputra SSi MSi.

Genetic Pop Up Book merupakan sebuah inovasi media pembelajaran genetika berbasis pop up book dengan memanfaatkan teknik rekayasa kertas atau paper engineering.

“Materi yang ditampilkan dalam Genetic Pop Up Book adalah Central Dogma yang dilengkapi dengan latihan soal dan pembahasannya,” jelas Claresia.

Alasan membuat inovasi ini karena terjadinya miskonsepsi siswa akan mata pelajaran yang dipelajari dan mengakibatkan penurunan hasil belajar siswa.

“Mata pelajaran yang seringkali terjadi miskonsepsi adalah biologi, terutama pada materi genetika. Miskonsepsi materi genetika ini disebabkan adanya banyak istilah asing dan dianggap sulit oleh sebagian besar siswa,” tambah Sakinah.

Hal ini karena materi yang dikaji memiliki ukuran mikroskopis, sehingga sulit diamati secara langsung tanpa bantuan alat canggih.

Selain itu juga banyak menggunakan simbol-simbol yang dapat membuat siswa menjadi lebih sulit memahami konsep genetika.

Sedang Eliza menjelaskan jika rancangan media pembelajaran Genetic Pop Up Book menyesuaikan dengan kurikulum SMA mata pelajaran Biologi kelas 11 dan kelas 12.

Selain itu, di Genetic Pop Up Book dirancang dengan efek glow in the dark, sehingga memberikan kesan visual yang menarik ketika dibuka pada kondisi gelap.

Pembelajaran dengan media visual dapat meningkatkan kreatifitas dan motivasi siswa untuk belajar sehingga dapat meningkatkan kinerja siswa secara efektif dan efisien.

Mereka merancang dengan interaktif, fleksibel, unik, estetik, stand alone, praktis, luwes, tahan lama dan harga terjangkau. (*jan)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Pendidikan

Malang Post – Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) agenda tahunan yang diselenggarakan Kemendikbudristek.Untuk mewadahi ide-ide kreatif dari mahasiswa Indonesia. Tidak heran jika program ini, memiliki...

Pendidikan

Malang Post – Universitas Negeri Malang (UM) menghadiri kegiatan seremonial penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Ini menandai dimulainya kerjasama...

Pendidikan

Malang Post – Pandemi Covid terjadi di Indonesia sejak akhir tahun 2019. Menjadi fenomena mengerikan bagi seluruh masyarakat. Termasuk bagi UKM yang selama ini menjadi pondasi...

Pendidikan

Malang Post – Perkembangan IPTEK sekarang ini makin menjamur. Ditambah dengan penggunaan media sosial yang semakin hari semakin meningkat.  Dilansir dari laporan Digital 2021:...

Pendidikan

Malang Post – Berawal dari limbah yang tak digunakan. Ide muncul dari beberapa mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM). Mereka membuat body scrub. Berbahan dasar campuran...

Pendidikan

Malang Post –  Dies natalis ke 67 Universitas Negeri Malang (UM) dimeriahkan dengan beda. Kali ini menggelar vaksinasi Covid di Graha Cakrawala, Kamis (12/8/2021)....

Pendidikan

Malang Post – Ada sebuah media pembelajaran interaktif Al-Quran dan natural science. Berbasis Augmented Reality bagi siswa SMA yang bisa dibuka lewat smartphone. Media Qurraci...

Pendidikan

Malang Post – Bisnis dan teknologi digital tak dapat dipisahkan. Ini dipahami Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Mengusung semangat berkontribusi pemikiran dan knowledge...