Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kesehatan

5 Jenis Gangguan Menstruasi yang Harus Diketahui Wanita

Ada berbagai jenis gangguan menstruasi yang harus diketahui oleh wanita, dan harus tetap waspada (Gambar Bincangmuslimah.com)

Setiap wanita mengalami proses menstruasi pada setiap bulannya. Namun yang harus diketahui, terkadang terdapat gangguan dalam proses menstruasi yang dialami seseorang. Gangguan yang terjadi pada menstruasi bisa berupa perdarahan yang terjadi pada menstruasi yang terlalu sangat banyak ataupun terlalu sedikit.

Tidak hanya itu, gangguan menstruasi juga dapat berupa gangguan siklus menstruasi yang terlihat tidak teratur, menstruasi yang terjadi juga lebih dari biasanya seperti 7 hari atau tidak mengalami menstruasi lebih dari waktu 3 bulan dan lain sebagainya.

Baca Juga ----------------------------

Namun tidak hanya beberapa hal itu saja. Ada berbagai jenis gangguan menstruasi yang harus diketahui oleh wanita, dan harus tetap waspada. Berikut jenis gangguan menstruasi yang bisa saja diderita oleh seseorang.

Amenorea

Amenorea ini dibagi menjadi dua jenis yakni amenorea primer serta amenorea sekunder

Salah satu gangguan menstruasi yang disebut Amenorea ini dibagi menjadi dua jenis yakni amenorea primer serta amenorea sekunder. Amenorea primer berarti sebuah kondisi yang mana seorang wanita itu sama sekali belum pernah mengalami haid sampai usia 16 tahun.

Sedangkan untuk amenorea sekunder yaitu sebuah kondisi yang mana seorang wanita pada usia subur tiba-tiba berhenti mendapatkan masa menstruasi sektar 3 bulan ataupun lebih padahal tidak sedang hamil.

Dismenorea

Yang disebut dismenorea yaitu sebuah kondisi yang mana wanita telah mengalami nyeri pada saat menstruasi, pada umumnya terjadi di hari pertama serta kedua haid. Gejalanya ini berupa rasa nyeri ataupun kram yang terjadi di perut bagian bawah serta terkadang bisa menyebar sampai ke punggung bagian bawah serta paha. Rasa nyeri tersebut bisa juga akan disertai dengan sakit kepala, mual, serta muntah.

Menorrhagia

Menorrhagia merupakan gangguan menstruasi yang berupa keluarnya sebuah darah menstruasi yang secara berlebihan ataupun dalam jumlah yang sangat terlampau banyak. Sehingga bisa mengganggu berbagai aktivitas sehari-hari. Hal ini termasuk durasi haid yang diketahui berlangsung lebih dari durasi menstruasi normal.

Oligomenorea

oligomenorea merupakan sebuah kondisi yang mana seorang wanita itu jarang sekali (Gambar Grid.id)

Gangguan menstruasi oligomenorea merupakan sebuah kondisi yang mana seorang wanita itu jarang sekali mengalami kondisi menstruasi. Hal tersebut diketahui dari siklus menstruasinya yang lebih dari 35-90 hari ataupun memperoleh haid kurang dari 8-9 kali tapi dalam kurun waktu setahun.

Oligomenorea ini biasanya sering dialami oleh remaja yang baru saja memasuki masa pubertas serta wanita yang mau memasuki masa menopause. Gangguan seperti ini merupakan sebuah dampak dari berbagai aktivitas hormon yang memang sedang tidak stabil pada fase-fase tersebut.

Premenstrual dysphoric disorder atau PMDD

Ketika menjelang menstruasi, maka tidak sedikit para wanita mengalami rasa nyeri ataupun kram perut yang ringan, sakit kepala, serta keluhan psikologis lainnya. Berbagai gejala yang muncul tersebut disebut juga dengan nama PMS.

Tapi jika gejala dari proses haid tersebut dirasakan sangat berat sampai mengganggu berbagai aktivitas harian, maka kondisi tersebut dinamakan PMDD.

Gangguan menstruasi yang biasa terjadi ini hanya sesekali maka masih dianggap tergolong normal serta tidak perlu dikhawatirkan. Tapi jika berbagai gejala tersebut sering dirasakan serta sudah berlangsung lama atau jangka waktu yang sangat lama, maka sangat disarankan untuk dapat berkonsultasi dengan dokter Obgyn.

Anda dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu via online, dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Karena aplikasi Halodoc sudah mendukung berbagai klinik dan rumah sakit di berbagai kota besar di Indonesia.

Jika dalam konsultasi tersebut Anda dianjurkan untuk datang ke klinik atau rumah sakit untuk pengecekan lebih lanjut, maka juga bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk membuat janji dengan dokter. Karena dengan aplikasi Halodoc, memudahkan pasien untuk tidak perlu antri secara berlama-lama.

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post — Kota Batu bakal menjadi sentra pembibitan jeruk purut di Indonesia. Hal ini menyusul permintaan ekspor jeruk purut yang sangat tinggi. Saat ini...

Malang Raya

Malang Post – Tim tracer Covid-19 Kota Malang menggelar tracing kasus di Jalan Kolonel Sugiono IV, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun Kota Malang. Rabu, 20 Oktober...

headline

Malang Post — Kota Malang sudah masuk PPKM Level II, sesuai Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Beberapa kampus mulai mengajukan Perkuliahan/Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski...

headline

Malang Post — Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Advokat Republik Indonesia (DPP PARI) menggelar silaturahmi antar advokat, Rabu (20/10/2021). Bertempat di RM Javanine, Jl Pahlawan Trip...

Pendidikan

Malang Post — Sejarah baru kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini Program studi (Prodi) Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM yang mencatatkan tinta...

Pendidikan

Malang Post — Dharma Wanita Persatuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (DWP UIN Maliki) makin giat membina sekaligus menjalin keharmonisan antar anggotanya. Meski masih dalam...

News

Malang Post — Kepanikan terjadi, Selasa (19/10/2021) malam di sebuah rumah milik Semiati warga RT 03/RW 01 Desa/Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Sebuah tabung LPG 3...

News

Malang Post — Sehari sudah, tim gabungan SAR Malang Raya mencari keberadaan Paino (56) pemancing yang terhanyut saat sungai Brantas mendadak berarus deras. Selasa (19/10/2021)...