Connect with us

Hi, what are you looking for?

Karir

Iwan Budianto, Kiprah 22 Tahun 18 Trofi Juara.

Foto : Harian DIs Way Malang Post.

Malang – Rentang waktu 22 tahun hingga Oktober  ini, bukan waktu yang singkat bagi seorang  Iwan Budianto, menggeluti dunia si kulit bundar dan lapangan hijau. Baik di lingkungan klub maupun PSSI. Di negara yang timnas putranya, bertengger di ranking 173 dan timnas putri ranking 94 FIFA, per 17 September 2020 tersebut.

Dia berangkat dari seorang fans setia Arema Malang, jelang akhir 1987. Saat masih usia belia. Masih di bangku SMP Negeri 6 Kota Malang dan SMA Negeri 4 Kota Malang.

Hampir 12 tahun melekat dengan kostum Aremania, pria yang akrab disapa Sam IB di kalangan publik Malang tersebut, dalam usia 24 tahun sudah masuk jajaran manajemen tim Arema. Pada medio 1998. 

Sebagai manajer tim yang baru, debut manis ia lalui ketika Arema Malang, menahan imbang tuan rumah Persikabo Kabupaten Bogor 1-1, Minggu (1/10/1998).

Saat itu, IB didampingi Kristia Yudha sebagai asisten  manajer, dan Lucky Acub Zainal sebagai Sekretaris tim. Pada Liga Indonesia Divisi Utama, musim 1998/1999 Wilayah Tengah, dengan pelatih duet Hamid Asnan-Winarto.

Genap 12 tahun ia habiskan separuh lebih karirnya bersama Arema. Baik sebagai manajer tim (1998/1999, 2001 dan 2002),  Ketua Umum Yayasan PS Arema Malang (2000-2002) maupun CEO (Chief Executive Officer) Arema FC era 2012-2019.

Sisanya memanajeri tim Persik Kediri musim 1999/2000, 2003 hingga 2007. Termasuk manajer tim KS Puma Malang (Liga Indonesia Divisi 1) tahun 2001, Direktur Teknis Persisam Samarinda (2008-2009).

‘’Di klub, saya awali bersama Arema tahun1998. Juga saya akhiri di Arema tahun 2019 atau 11 tahun bersama Arema. Jadi mengurus klub 20 tahun lebih. Termasuk di Persik Kediri, KS Puma Malang dan Persisam Samarinda. Sisanya PSSI dan Timnas Indonesia. Termasuk dua tahun terakhir fokus di PSSI saja,’’ tutur Iwan Budianto.

Alumni Universitas Kediri itu, tak hanya  merambah lingkungan klub saja. Namun juga PSSI Pusat dan Asprov PSSI Jawa Timur, dalam sembilan posisi berbeda. Mulai dari Manajer Tim Jawa Timur U16 (1999-2000), sebagai anggota Board of Management Badan Liga Sepakbola Indonesia (2004-2007), anggota Exco PSSI (2007-2011), Ketua Bidang Status dan Alih Status Pemain PSSI (2007) dan Ketua Badan Liga Amatir PSSI (Agustus 2009-2011).

Menantu mantan Wali Kota Kediri, HA Maschut (1999-2009) tersebut, juga pernah duduk sebagai Asisten Manajer Timnas  Indonesia untuk AFF Championship 2010 dan Chief de Mission Timnas Indonesia di AFF Championship 2016.

Dalam pucuk struktur pimpinan PSSI, Iwan Budianto merupakan Wakil Ketua Umum PSSI (10 November 2016-1 Januari 2017) dan Kepala  Staf Ketua Umum (27 Januari 2017-2 November 2019).  Sebelum kembali sebagai Wakil Ketua Umum PSSI, sejak tanggal 2 November 2019 hingga sekarang.

Bahkan kini dia, memangku jabatan yang tak ekselen namun penuh tantangan berat. Menjadi Wakil Ketua INAFOC (Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee). Bersama sang Ketua INAFOC, Menpora RI, Zainudin Amali, dia harus memikul tanggung jawab besar, menyukseskan perhelatan level dunia yang dilangsungkan di Indonesia dan diikuti 24 negara.  24 Mei-12 Juni 2021.

Sepanjang 21 tahun, IB bersama Arema, Persik, dan Persisam, telah mengoleksi 18 trofi atau gelar juara. Tercatat 11 gelar juara pramusim saat di Arema. Yaitu Piala Gubernur Jatim 2013, Menpora Cup 2013, Juara Inter Island Cup 2014, Bali Island Cup 2015 dan 2916, SCM Cup 2015, Trofeo Persija 2015 dan 2013, dan Sunrise of Java Cup 2015 (Banyuwangi). Tiga gelar juara lainnya Bhayangkara Cup 2016, Trofeo Bhayangkara (Solo) 2017 dan Piala Presiden 2017.

Enam kampiun bersama Persik Kediri. Masing-masing juara Liga Indonesia Divisi 1 (2002), juara Liga Indonesia Divisi Utama 2003 dan 2006, serta tiga kali juara Piala Gubernur Jawa Timur 2003, 2005, dan 2007. Satu gelar juara Liga Indonesia Divisi Utama 2009 (kompetisi di bewah level ISL, Red) bersama Persisam Samarinda.

‘’Pengalaman paling berkesan dan penuh liku-liku, betapa tidak mudah untuk menjaga eksistensi atau kelangsungan hidup Arema. Butuh perjuangan berat dan penuh lika-liku. Dalam sepak bola filosofi saya tetap cool, calm, dan confident saja. Terus berproses belajar menjadi tenang dan sabar, untuk meredam dan kelola emosi. Itu yang saya lakukan. Alhamdulilah semuanya lancar,’’ imbuh pemilik 70 persen saham PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) tersebut. (act/rdt)

Biodata

Nama                    : Iwan Budianto

Lahir                      : Malang, 24 Januari 1974

Istri                        : Ni Putu Evy Shinta Dewi

Anak                      : Laksmi Arista Vyanda dan Laras Carissa Devinta

Menantu             : Muhammad Hafid Zamroni

Alamat                  : Ijen Nirwana Residence Blok A-1, Jalan Ijen Nirwana, Klojen, Kota Malang.

Karier Bersama Klub

Manajer tim Arema Malang Liga Indonesia Divisi Utama (1998/1999)

Manajer tim Persik Kediri Liga Indonesia Divisi II (1999/2000)

Manajer tim KS Puma Malang Liga Indonesia Divisi 1 (2001)

Manajer tim Arema Malang Liga Indonesia Divisi Utama (2001-2002)

Ketua Umum Yayasan PS Arema Malang (2000-2002)

Manajer tim Persik Kediri Liga Indonesia Divisi Utama (2003-2008)

Direktur Teknis Persisam Samarinda (2008-Juli 2009)

CEO (Chief Executive Officer) Arema FC (2012-2019)

Karier Bersama PSSI

Manajer Tim Jawa Timur U-16 (1999-2000)

Anggota Board of Management Badan Liga Indonesia 2004-2007)

Anggota Exco PSSI Periode (Tahun 2007-2011)

Ketua Bidang Status dan Alih Status Pemain PSSI (2007)

Direktur Teknis Persisam Samarinda (2008-Juli 2009)

Ketua Badan Liga Amatir PSSI (Agustus 2009-2011)

Asisten Manajer Timnas  Indonesia AFF Championship 2010

Chief de Mission Timnas Indonesia AFF Championship 2016

Wakil Ketua Umum PSSI (10 November 2016-1 Januari 2017)

Kepala  Staf Ketua Umum (27 Januari 2017-2 November 2019)

Wakil Ketua Umum PSSI (2 November 2019-sekarang)

Wakil Ketua INAFOC (Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee)

Prestasi Bersama Klub

2017 Juara Trofeo Bhayangkara (Arema FC)

2017 Juara Piala Presiden (Arema FC)

2016 Juara Bali Island Cup (Arema Cronus)

2016 Juara Bhayangkara Cup (Arema Cronus)

2015 Juara Trofeo Persija (Arema Cronus)

2015 Juara Bali Island Cup (Arema Cronus)

2015 Juara SCM Cup (Arema Cronus)

2015 Juara Trofeo Persija (Arema Cronus)

2015 Juara Sunrise of Java Cup (Arema Cronus)

2014 Juara Inter Island Cup (Arema Cronus)

2013 Juara Piala Gubernur Jatim (Arema Cronus)

2013 Juara  Menpora Cup (Arema Cronus)

2009 Juara Liga Indonesia Divisi Utama (Persisam Samarinda)

2007 Juara Piala Gubernur Jawa Timur V (Persik Kediri)

2006 Juara Liga Indonesia Divisi Utama (Persik Kediri)

2005 Juara Piala Gubernur Jawa Timur III  (Persik Kediri)

2003 Juara Piala Gubernur Jawa Timur I  (Persik Kediri)

2003 Juara Liga Indonesia Divisi Utama (Persik Kediri)

2002 Juara Liga Indonesia Divisi 1 (Persik Kediri)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Di's way

Malang – Beredarnya kabar, mantan pemain timnas U-19 Serdy Ephi Fano dan Yudha Febrian, yang keluyuran di diskotik pada Minggu (21/11) hingga dini hari...

Di's way

Malang – Lama absen di atas lapangan hijau dan tak memimpin satu pun dari 306 pertandingan kompetisi Liga 1 2019 dan 26 laga Liga...

Di's way

Malang – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan bertemu dengan CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman dan Bagus Kahfi di kawasan Kebayoran, Jakarta, Selasa (1/12) malam...

Di's way

Malang – General Manager PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI), Ruddy Widodo, enggan merespon terlalu jauh. Terkait mengemukanya rumor di publik, kemungkinan digelarnya...