Connect with us

Hi, what are you looking for?

headline

Peserta Seleksi CPNS Reaktif, Tetap Boleh Ikut SKB.

Foto : ig @wasto_rajajowas

Malang – Sekalipun terkonfirmasi reaktif, setelah dilakukan rapid test, enam peserta CPNS Kota Malang, tetap diperbolehkan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Hanya saja, pelaksanaannya terpisah dengan peserta yang lain.

Tujuannya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Namun tetap memberikan kesempatan kepada warga negara, untuk menjadi CPNS di Kota Malang.

Baca Juga ----------------------------

‘’Dari total 840 peserta seleksi CPNS Kota Malang, formasi Tahun 2019 tersebut, hanya satu peserta yang tidak ikut tes SKB. Karena terlambat ketika mengikuti tahapan tes SKB. Sedang yang reaktif, tetap boleh ikut,’’ ujar Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto.

Tes SKB CPNS Kota Malang formasi tahun 2019 itu sendiri, sudah digelar sejak 9 Oktober dan berakhir Senin (12/10) kemarin. Ada 34 peserta tes SKB CPNS Kota Malang, sudah memulai tes sejak 1 September lalu. Mereka adalah peserta yang memilih titik lokasi tes di Fasilitas BKN, yang berada di luar wilayah Malang.

Sementara peserta yang memilih titik lokasi di Malang, mengikuti tes di Laboratorium CAT BKPSDM Kabupaten Malang, Gedung C Lantai II. Mulai 9 Oktober. Setiap peserta yang mengikuti tes, wajib menyertakan hasil rapid test.

Hal itu sesuai dengan Surat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Malang, tertanggal 14 September 2020, mengenai Rekomendasi Pelaksanaan SKB CPNS Formasi 2019.

‘’Dilakukan untuk mencegah resiko penyebaran Covid-19 pada saat pelaksanaan SKB,’’ kata mantan Kadis Pertamanan ini.

Data dari Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang, sebanyak 10.070 pelamar tercatat telah melakukan pendaftaran CPNS di Kota Malang. Mereka akan memperebutkan 335 formasi, yang telah disiapkan melalui berbagai tahapan. Dilaksanakan sejak Februari 2020 lalu. (nyk/rdt)

#satgascovid19

#ingatpesanibu

#ingatpesanibupakaimasker

#ingatpesanibujagajarak

#ingatpesanibucucitangan

#pakaimasker

#jagajarak

#jagajarakhindarikerumunan

#cucitangan

#cucitangandengansabun

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Kodim 0833 Kota Malang melakukan berbagai upaya untuk tingkatkan imun di masa pandemi covid-19. Jumat (17/9), Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol...

Malang Raya

Malang Post – Pemkab Malang gelar Vaksinasi Massal untuk pelajar bertajuk”Indonesia Sehat, Indonesia Hebat”. Bersinergi bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Dihadiri Bupati Malang HM...

News

Malang Post —  Musibah menimpa karyawan Koperasi Simpan Pinjam Delta Surya Purnama cabang Purwosari Pasuruan. Rabu (15/9/2021) siang di Jl Raya Songsong Ardimulyo Singosari...

Malang Raya

Malangpost – Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko memantau langsung vaksinasi untuk warga Kelurahan Gading Kasri dan pedagang Pulosari. Sofyan Edi hadir...

Malang Raya

Malang Post — Dugaan korupsi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali mencuat.  Kali ini di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Malang Corruption Watch (MCW)...

Pendidikan

Malang Post — Ratusan siswa-siswi SMPN 01 Donomulyo Kabupaten Malang menjalani vaksinasi di lingkungan sekolahnya. Ini dilakukan untuk membentengi diri dari paparan virus Covid-19 dan...

News

Malang Post — Seorang pengendara sepeda motor tergeletak masih memakai jas hujan dan helm, Minggu (12/9/2021) pagi di Jl Raya Gadang. Tepatnya di selatan perempatan...

News

Malang Post — Salip mobil dengan ruang kurang atau berhaluan terlalu ke kanan, kadang berbahaya dan menyebabkan musibah tabrakan.  Jumat (10/9/2021) pukul 14.45, tabrakan keras...