Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Bahas Kehalalan Vaksin, Luhut-Terawan Bertemu Wapres Ma’ruf.

Wakil Presiden Maruf Amin Bertemu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Direktur Bio Farma, di Rumah Dinas Wakil Presiden. (Foto : KIP/Setwapres)

Jakarta – Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan bersama  Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Direktur Utama  Bio Farma , menemui Wapres Ma’ruf Amin Jumat(2/10) sore.

Juru Bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi mengungkap, dalam pertemuan tersebut, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan melaporkan kinerjanya sebagai bagian dari Satgas Covid-19.

Baca Juga ----------------------------

“Baru saja berlangsung pertemuan penting, Pak Luhut melaporkan kepada wakil presiden tentang perkembangan vaksin, pak luhut didampingi menteri kesehatan dan juga didampingi direktur utama bio farma,” tulis tulis Masduki dalam keterangan yang diterima wartawan, Jumat (2/10).

Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa pada tahap pertama November ini akan datang sebanyak 3 juta vaksin bagi tenaga-tenaga kesehatan, TNI-Polri, dan orang-orang yang selama ini berhadapan atau  bertugas untuk menghadapi masyarakat. Barulah pada gelombang selanjutnya, vaksin akan dating dengan jumlah besar untuk masyarakat.

Sementara terkait kehalalan vaksin tersebut, Wapres Ma’ruf menyampaikan dua poin penting.

“Pak Wapres menjelaskan, vaksin itu kalau halal ya bagus, tetapi kalau misalnya tidak halal ya tidak masalah karena ini dalam kondisi darurat sehingga kemudian tidak masalah dipakai, bisa dipakai juga kalau pun misalnya dia tidak halal, karena kondisinya darurat,” jelas  Masduki Baidlowi.

Ma’ruf juga menekankan, faktor kehalalan tidak akan menghambat proses produksi vaksin tersebut.

Lebih lanjut Masduki mengatakan, dalam waktu dekat, Menko Luhut, Menkes , Bio Farma, dan MUI  akan terlebih dahulu berangkat ke China untuk melakukan pengecekan terhadap vaksin yang akan dikirim ke Indonesia.

“Dalam hal ini, kita akan minta MUI untuk ikut dalam tim kunjungan ke Beijing untuk memperoleh vaksin itu, sehingga prosesnya akan diverifikasi dari awal, jadi ada melibatkan tim fatwa dan tim LPPOM, ini yang akan memverifikasi apakah halal atau tidak,” imbuhnya.

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

Malang Raya

Malang Post – Memberikan layanan prima kepada masyarakat, tetap dilakukan Bapenda Kota Malang di tengah pandemi. Melalui program Bapenda Sambang Kelurahan jilid II. Kali ini giliran Kelurahan Samaan...

News

Malang Post — Hati-hati saat berkendara di jalur rawan kecelakaan, seperti di jalur Kuncoro atau sepanjang jalur Sumberpucung. Rabu (22/9/2021) siang, seorang pengendara bermotor tewas...

Kriminal

Malang Post — Sepeda motor tidak kencang saat kabur, pria tambun nekat menyabet ponsel perempuan di jalan raya, sekitar RS Lavalette Kota Malang. Hasilnya, ia...

Malang Raya

Malang Post – Rabu (22/9), sejumlah wilayah di Kota Malang menghelat vaksinasi. Pertama, pusat acara vaksinasi merdeka berpusat di kampus Universitas Muhammadiyah Malang. Kapolda...

News

Malangpost – Dalam kegiatan TMMD 112 Kodim 0818/Malang-Batu kali ini, Salah satu sasaran fisik yang menjadi program TMMD ke 112 adalah pembuatan Bronjong. Pembuatan...

News

Malang Post – Sang ibu diduga meninggal tidak wajar. Putranya pun lapor ke Polresta Malang Kota. Kematian warga Jl Emprit Kecamatan Sukun, Kota Malang...

Malang Raya

Malang Post — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya menggelar Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 33 dan 34. Dilakukan sejak Sabtu (18/9/2021) hingga Selasa (21/9/2021)....

Malang Raya

Malang Post — Setahunan tersangka RP (29) warga ber-KTP Desa Jenggolo Kepanjen, Kabupaten Malang pakai narkoba jenis Sabu (SS). Alasannya demi tahan rasa kantuk karena...