MALANG POST – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Malang pada Kamis (23/7/2026) didominasi kondisi cerah. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 17 hingga 24 derajat Celsius, dengan angin bertiup dari arah selatan berkecepatan 9–28 kilometer per jam.
Cuaca cerah diperkirakan mendominasi wilayah Malang sepanjang Kamis (23/7/2026).
Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi tersebut mendukung berbagai aktivitas masyarakat di luar ruangan. Meski demikian, warga tetap diimbau memperhatikan kondisi tubuh saat beraktivitas pada siang hari serta mengikuti pembaruan informasi cuaca karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.
BMKG mencatat suhu udara di Malang berkisar antara 17 hingga 24 derajat Celsius. Kelembapan udara diperkirakan berada pada rentang 61–92 persen, sementara angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan 9–28 kilometer per jam.
Pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, langit diprakirakan cerah dengan suhu sekitar 20 derajat Celsius. Kelembapan udara mencapai sekitar 76 persen dan angin bertiup sekitar 12 kilometer per jam. Kondisi tersebut membuat udara pagi terasa sejuk dan nyaman bagi masyarakat yang berangkat bekerja, bersekolah, maupun berolahraga.
Memasuki siang sekitar pukul 13.00 WIB, cuaca diperkirakan tetap cerah. Suhu udara meningkat hingga sekitar 24 derajat Celsius dengan kelembapan sekitar 64 persen. Angin diperkirakan bertiup lebih kencang hingga mencapai 28 kilometer per jam.
Pada periode ini, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menjaga kecukupan cairan tubuh dan beristirahat secara berkala agar tetap bugar selama beraktivitas.
Menjelang malam sekitar pukul 19.00 WIB, cuaca diprakirakan masih cerah dengan suhu turun menjadi sekitar 19 derajat Celsius. Kelembapan udara meningkat hingga sekitar 87 persen, sementara angin bertiup sekitar 11 kilometer per jam sehingga udara kembali terasa lebih sejuk.
Secara umum, BMKG menilai kondisi cuaca di Malang pada hari ini relatif kondusif untuk berbagai aktivitas luar ruangan. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau memantau informasi terbaru melalui kanal resmi BMKG sebagai langkah antisipasi apabila terjadi perubahan kondisi cuaca. (Ra Indrata)




