MALANG POST – Manajemen Arema FC secara resmi memperkuat struktur staf kepelatihan tim, dengan menunjuk tenaga ahli asal Brasil, Matheus Rodrigues Lacerda (28), sebagai analis taktis baru untuk mengarungi ketatnya kompetisi musim 2026/2027 di Malang, Jumat (3/7/2026). Langkah konkret yang direalisasikan oleh General Manager Yusrinal Fitriandi ini, merupakan pemenuhan kebutuhan teknis atas permintaan langsung Pelatih Kepala Marcos Santos guna mendongkrak ketajaman pembacaan strategi pertandingan skuad Singo Edan.
Sepak bola modern itu bukan lagi sekadar urusan adu fisik di atas rumput hijau. Bukan pula sekadar urusan tendang dan lari. Di balik kemeriahan yel-yel suporter di tribune, ada perang data yang senyap. Ada adu kecerdasan membaca statistik taktik secara seketika (real-time). Klub yang mengabaikan aspek analisis data ini bersiaplah tertinggal di belakang.
Kesadaran akan pentingnya data itulah yang kini dikejar oleh Arema FC.
Menjelang bergulirnya genderang musim baru 2026/2027, manajemen Singo Edan kembali melakukan pergerakan penting. Bukan memburu pemain bintang di lini depan, melainkan memperkuat otak di balik layar kaca kepelatihan. Pilihan jatuh kepada anak muda berbakat asal Brasil: Matheus Rodrigues Lacerda. Pemuda berusia 28 tahun ini diplot mengisi pos krusial sebagai analis performa tim.
Matheus menunjukkan profesionalisme tinggi. Begitu mendarat di Malang pada Jumat (3/7/2026) siang, dia emoh membuang waktu untuk sekadar tidur di hotel. Sore harinya, Matheus langsung meluncur ke lapangan. Mengenakan jersi latihan Arema, berbaur dengan Dendi Santoso dan kawan-kawan demi mempercepat proses adaptasi dengan skuad.
Langkah manajemen ini merupakan jawaban atas hasil evaluasi rapor musim lalu. Pelatih Kepala Marcos Santos merasa ada kepingan teka-teki yang kurang di bangku cadangan (bench). Dia membutuhkan asisten khusus yang jeli memelototi monitor laptop untuk membedah anatomi permainan lawan.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, membenarkan bahwa perekrutan ini merupakan perwujudan dari cetak biru yang disodorkan pelatih kepala.
“Ini adalah permintaan pelatih kepala untuk menunjang kinerjanya. Berdasarkan evaluasi musim kemarin, kehadiran analis dibutuhkan oleh tim kepelatihan,” ungkap Yusrinal, Jumat (3/7/2026).
Peran Matheus di tepi lapangan dipastikan akan sangat vital. Tugasnya berlapis. Sebelum peluit pertandingan dibunyikan, dia harus membedah rekaman video dan menyajikan menu kekuatan taktis musuh.
Saat laga berjalan sengit, matanya harus jeli menangkap perubahan formasi musuh, mengevaluasi titik lemah pertahanan sendiri, lalu mengirimkan pasokan informasi kilat kepada tim pelatih di pinggir lapangan. Masukan cepat itulah yang menjadi modal pelatih kepala mengambil keputusan pergantian pemain atau perubahan strategi.
“Kami yakin, kehadiran Matheus akan memperkuat fondasi dan struktur tim menghadapi musim ini,” tegas Yusrinal.
Meski usianya terhitung masih sangat muda untuk ukuran staf pelatih, portofolio Matheus di dunia digital lapangan hijau tergolong mentereng. Sangat solid. Dia merupakan lulusan murni dari CBF Academy—lembaga pendidikan resmi milik Federasi Sepak Bola Brasil—dengan mengantongi Lisensi A Analis Performa.
Jejak karirnya di Amerika Latin tersebar di beberapa klub mapan kompetisi Brasil, seperti Sport Club do Recife, Esporte Clube Vitória, hingga Clube Náutico Capibaribe. Tidak hanya jago di kandang sendiri, Matheus juga sempat merantau ke benua Eropa untuk menimba pengalaman bersama Abambres Sport Club di Portugal. Senjatanya lengkap: penguasaan berbagai perangkat lunak (software) analisis mutakhir tingkat tinggi.
Di mes Arema, fokus kerja Matheus akan diarahkan pada tiga poin utama: membedah taktik lawan secara komprehensif, memberikan rapor performa langsung saat laga berjalan, serta menyusun pusat data (database) pemantauan (scouting) untuk keperluan belanja pemain baru di masa depan.
Lembar tugas baru sudah diserahkan, perangkat lunak analisis sudah dinyalakan, dan restu Marcos Santos sudah dikantongi. Sekarang tinggal pembuktian dari Matheus Lacerda ditantang: sanggupkah deretan angka statistik dari laptopmu dikonversi menjadi kemenangan manis bagi Singo Edan di laga pembuka nanti? Selamat bekerja di Malang. (Ra Indrata)




