Prof. Dr. Khusnul Ashar, SE., M.A., narasumber pengembangan literasi akademik bagi mahasiswa. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Awal pekan ini, UPT Perpustakaan Universitas Brawijaya kembali menyelenggarakan kegiatan pengembangan literasi akademik bagi mahasiswa melalui pelatihan bertajuk “Strategi Cepat Menyelesaikan Skripsi Tanpa Drama dalam 60 Hari” yang berlangsung di Ruang Pertemuan 1 Gedung Perpustakaan UB.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa S1 dari berbagai fakultas dan jurusan di Universitas Brawijaya. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, terutama karena tema yang diangkat sangat dekat dengan tantangan mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan tugas akhir secara tepat waktu.
Pelatihan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Khusnul Ashar, SE., M.A., yang membagikan berbagai strategi praktis dalam menyusun skripsi secara lebih terarah, efektif dan realistis.
Dalam pemaparannya, dia menekankan bahwa penyelesaian skripsi bukan hanya soal kemampuan akademik. Tetapi juga berkaitan dengan pola pikir, konsistensi, serta manajemen waktu yang baik.
“Banyak mahasiswa sebenarnya mampu menyelesaikan skripsi dengan cepat, tetapi sering kali terhambat karena rasa takut memulai, perfeksionisme, dan kurangnya strategi dalam mengatur proses pengerjaan,” jelas Prof. Khusnul Ashar di hadapan peserta.
Salah satu materi yang mendapat perhatian peserta adalah cara menentukan judul penelitian menggunakan formula sederhana X + Y + Objek. Dalam penjelasannya, variabel X diposisikan sebagai variabel bebas atau penyebab.
Sedangkan variabel Y sebagai variabel terikat atau akibat, kemudian ditambahkan objek penelitian berupa subjek atau lokasi penelitian. Dengan pola tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa penyusunan judul penelitian dapat dilakukan secara lebih sistematis dan mudah dikembangkan.

Para peserta saat pelatihan “Strategi Cepat Menyelesaikan Skripsi Tanpa Drama dalam 60 Hari”. (Foto: Istimewa)
Selain itu, peserta juga diberikan tips untuk memulai penelitian dari fenomena yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Narasumber mencontohkan berbagai fenomena sederhana seperti kenaikan harga barang dan jasa, rendahnya produksi pertanian atau peternakan, hingga maraknya produk luar negeri di pasar domestik sebagai sumber ide penelitian yang potensial.
Mahasiswa kemudian diarahkan untuk menentukan apakah fenomena tersebut berperan sebagai variabel penyebab (X) atau akibat (Y), sehingga dapat dikembangkan menjadi judul penelitian yang lebih fokus dan relevan.
Dalam sesi tersebut, peserta juga dikenalkan pada pemanfaatan teknologi AI seperti ChatGPT untuk membantu proses pencarian teori dan penyusunan tinjauan pustaka.
Narasumber menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan secara bijak sebagai alat bantu akademik, misalnya untuk menemukan faktor-faktor yang memengaruhi suatu variabel berdasarkan teori maupun hasil penelitian terdahulu.
Prof. Khusnul Ashar juga mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan koleksi e-resources yang dilanggan oleh Perpustakaan UB secara optimal.
Menurutnya, akses jurnal internasional, e-book, dan database ilmiah yang telah disediakan universitas memiliki nilai yang sangat besar untuk mendukung kualitas penelitian mahasiswa.
“Perpustakaan sudah menyediakan akses ke banyak sumber ilmiah berkualitas. Sayang sekali jika fasilitas yang sangat berharga ini tidak dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa,” ujarnya.
Materi pelatihan juga mencakup penguatan mindset agar tidak mudah stuck, teknik menulis setiap bab secara lebih efektif, strategi menghadapi proses bimbingan agar lebih produktif.
Hingga tips mempersiapkan diri menghadapi sidang skripsi dengan percaya diri. Peserta diajak memahami pentingnya membuat target harian dan menjaga konsistensi selama proses penyusunan skripsi.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Mahasiswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang sering mereka hadapi selama proses penyusunan skripsi.
Banyak peserta merasa kegiatan ini memberikan motivasi baru sekaligus gambaran langkah-langkah praktis yang dapat langsung diterapkan.
Melalui kegiatan ini, UPT Perpustakaan UB berharap dapat terus mendukung mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan literasi akademik sekaligus membantu mahasiswa menyelesaikan studi lebih terencana dan tepat waktu dengan memanfaatkan e-resources yang dilanggan UB secara optimal. (*/M. Abd. Rachman. Rozzi-Januar Triwahyudi)




