TIGA POIN: Pelatih Arema, Marcos Santos bersama winger asal Brasil, Gabriel Silva, saat hadir dalam prematch press conference di Kandang Singo, Jumat (8/5/2026). (Foto: Ra Indrata/Malang Post)
MALANG POST – Arema FC mengusung misi bangkit, saat menjamu PSM Makassar dalam lanjutan pekan ke-32 Super League musim 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (9/5/2026).
Pelatih Arema FC, Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, menegaskan, skuad Singo Edan telah menjalani persiapan yang jauh lebih matang dan fokus, dibandingkan dua laga sebelumnya. Guna mengamankan poin penuh di kandang.
Dalam konferensi pers jelang laga, Marcos Santos mengungkapkan, tekanan dari suporter dan evaluasi internal, menjadi pelecut semangat bagi anak asuhnya untuk memperbaiki performa yang sempat menurun.
“Persiapan pekan ini jauh lebih baik, daripada dua pertandingan terakhir.”
“Saya merasakan para pemain lebih fokus, konsentrasi meningkat, dan yang terpenting, kondisi fisik mereka lebih segar setelah menjalani jadwal yang padat,” ujar Marcos Santos kepada awak media di Kandang Singo, Jumat (8/5/2026).
Badai Cedera Bukan Alasan
Meskipun Arema FC diterpa badai cedera yang cukup serius sepanjang musim, Marcos tetap optimis dengan kedalaman skuad yang ada.
Tercatat beberapa pilar seperti Achmad Maulana Syarif, Luis Gustavo, dan Pablo Oliveira harus menepi karena cedera lutut. Ditambah Walisson Maia yang mengalami fraktur pada tulang.
Namun, pelatih asal Brasil ini menegaskan, timnya tetap konsisten bersaing di papan tengah dan tidak pernah terseret ke zona degradasi, meski komposisi tim sering berubah akibat faktor medis.
“Sepanjang musim, Arema tidak pernah bertarung di papan bawah.”
“Kami sempat bersaing di papan atas sebelum kendala cedera melanda.”
“Target kami di tiga laga sisa adalah meraih poin maksimal untuk finis di posisi terbaik di klasemen,” imbuhnya.
Gabriel Silva Siap Torehkan Sejarah
Senada dengan pelatih, winger asing Arema FC, Gabriel Silva, menyatakan kesiapannya untuk tampil maksimal melawan Juku Eja.
Gabi -panggilan akrabnya- yang mulai beradaptasi dengan ritme sepak bola Indonesia, berharap bisa memberikan kontribusi gol dan membantu Arema meraih kemenangan.
“Persiapan kami sangat bagus, karena punya waktu lebih banyak untuk memulihkan kondisi.”
“Secara pribadi, saya ingin membuat sejarah di klub ini dan terus meningkatkan performa di setiap pertandingan demi tim dan juga suporter,” ungkap pencetak empat gol untuk Arema ini.
Pemain lincah ini juga menyadari, ia akan mendapatkan pengawalan ketat dari lini pertahanan PSM Makassar.
Namun, ia mengaku telah mempelajari gaya permainan lawan dan siap memberikan kejutan di lapangan.
Analisis Pertandingan: Duel Gengsi di Kanjuruhan
Dalam laga dengan kick off mulai 15.30 WIB, Sabtu sore itu, bukan sekadar perebutan tiga poin. Melainkan pembuktian konsistensi bagi Arema FC di hadapan Aremania.
Apalagi dalam dua laga terakhir, Arema tak pernah menang dalam derbi Jawa Timur. Yakni kalah 0-4 saat menjamu Persebaya. Serta takluk 2-3 kala dijamu Persik Kediri.
Kemasukkan tujuh gol dalam dua laga, adalah catatan buruk Arema sepanjang 31 laga yang sudah dilakoni. Dampaknya, mental pemain menjadi jeblok.
Terlebih banjir gol itu, justru terjadi setelah Arema dengan gagahnya, mampu menahan imbang Persib Bandung, di pekan ke-29 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Ketika itu, tercatat 28 kali Kiper Arema, Lucas Frigeri, melakukan penyelamatan gemilang. Hingga di akhir laga, gawangnya bisa clean sheet untuk tiga kali berturut-turut.
Dengan kembalinya fokus dan kondisi fisik yang prima, Singo Edan diprediksi akan tampil agresif sejak menit awal, untuk meredam perlawanan PSM Makassar, yang juga tengah berjuang menjauh dari zona merah. (Ra Indrata)




