MALANG POST – Stadion Gelora Brantas Kota Batu mulai menunjukkan wajah barunya sebagai ikon olahraga di Kota Wisata. Setelah sempat dijadikan lahan relokasi pedagang Pasar Among Tani, stadion di Jalan Sultan Agung ini kini memiliki kualitas rumput lapangan yang mumpuni setelah menjalani proses revitalisasi intensif.
Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, memastikan stadion kebanggaan warga Batu ini siap digunakan untuk ajang sepak bola resmi mulai Jumat (24/4/2026).
Pengerjaan rumput stadion berkapasitas 10 ribu penonton tersebut dilakukan secara profesional dengan menggandeng penyedia spesialis lapangan asal Kediri.
Dengan anggaran efisien di angka Rp100 juta—lebih rendah dari usulan awal Rp200 juta—hasil peremajaan rumput dinilai sangat memuaskan dan jauh lebih nyaman dibandingkan kondisi sebelumnya.

BERKUALITAS: Kondisi rumput Stadion Brantas Kota Batu nampak lebih baik dibanding sebelumnya, kualitasnya telah dijajal langsung Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
“Saya sudah mencoba langsung dan merasakan sendiri kualitas lapangannya. Hasilnya bagus, rumputnya berkualitas, dan sangat nyaman untuk bermain bola,” ujar Heli Suyanto usai meninjau kondisi lapangan, Jumat (24/4/2026).
Uji Coba Sukses dan Perawatan High-Tech
Kualitas “hijau” lapangan ini sebelumnya telah diuji coba dalam laga persahabatan antara tim eksekutif dan legislatif Pemkot Batu pada 20 April lalu. Hasilnya, aliran bola dan kerataan lapangan mendapatkan respons positif dari para pemain.
Namun, Heli menekankan bahwa mempertahankan kualitas lapangan “naik kelas” ini membutuhkan investasi peralatan yang tidak murah. Nilai peralatan perawatan rumput standar stadion modern ditaksir mencapai Rp1,8 miliar.
“Untuk menyiasati mahalnya harga alat, sementara ini kita menggunakan sistem pinjam pakai peralatan dari pihak penyedia jasa agar perawatan rutin tetap terjaga maksimal,” jelas Heli.
Gandeng Arsitek Stadion Brawijaya
Pemkot Batu tampaknya tidak main-main dalam menata Stadion Brantas ke depan. Upaya peningkatan sarana dan prasarana akan dilakukan secara bertahap.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengungkapkan rencana besar untuk menggandeng tim arsitek yang sebelumnya sukses merevitalisasi Stadion Brawijaya di Kediri.
“Kami ingin Gelora Brantas menjadi identitas kebanggaan yang paripurna bagi warga Kota Batu. Dengan melibatkan tim ahli yang berpengalaman menangani stadion profesional, kami optimistis wajah stadion ini akan semakin representatif,” tutur Alfi.
Home Base Persikoba yang Membanggakan
Stadion Brantas kini kembali dipersiapkan sebagai home base bagi klub kebanggaan daerah, Persikoba Batu.
Alfi menilai, stadion bukan sekadar lapangan rumput, melainkan simbol prestasi dan wadah pembibitan atlet lokal.
“Gelora Brantas saat ini sudah sangat pantas dibanggakan. Ini bukan hanya tempat olahraga, tapi marwah prestasi atlet kita. Renovasi akan terus berlanjut agar fasilitasnya memenuhi standar yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Ananto Wibowo/Ra Indrata)




