MALANG POST – Perubahan komposisi birokrasi di lingkungan Pemkot Batu bakal terjadi pada 2026. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu mencatat sekitar 100 aparatur sipil negara (ASN) akan memasuki masa purna tugas sepanjang tahun ini.
Dari jumlah tersebut, lima di antaranya merupakan pejabat eselon II atau pejabat pimpinan tinggi pratama yang saat ini masih menduduki posisi strategis di lingkungan Pemkot Batu.
Kepala BKPSDM Kota Batu, Santi Restuningsasi membenarkan data tersebut. Menurutnya, jumlah ASN yang memasuki masa pensiun tahun ini mencapai sekitar seratus orang dari berbagai perangkat daerah.
“Iya, tahun 2026 ada sekitar 100 ASN yang akan pensiun. Itu juga termasuk beberapa kepala dinas atau pejabat eselon II,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Beberapa pejabat eselon II yang akan mengakhiri masa pengabdian tahun ini di antaranya Eny Rachyuningsih yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), kemudian Susetya Herawan selaku Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).
Selain itu ada Heru Yulianto yang menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Selanjutnya Agoes Machmoedi yang saat ini menjabat Staf Ahli Bidang Pemerintahan.
Satu nama lainnya adalah Ririk Mashuri, S.ST., MM yang menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Batu Bidang Sumber Daya Manusia. Menariknya, Santi sendiri juga termasuk dalam daftar pejabat yang akan memasuki masa pensiun tahun ini. Ia dijadwalkan mengakhiri masa tugasnya sekitar bulan September 2026.

PENGHARGAAN: Wali Kota Batu, Nurochman saat menyerahkan penghargaan kepada para ASN yang memasuki purna tugas beberapa waktu lalu. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Sebagai bagian dari persiapan menuju masa purna tugas, BKPSDM Kota Batu telah menggelar kegiatan Pemantapan Persiapan Pensiun bagi ASN yang akan pensiun pada tahun ini. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pembekalan sekaligus mempersiapkan kondisi psikologis para ASN menjelang masa pensiun.
Menurut Santi, pembekalan tersebut penting agar ASN yang memasuki masa purna tugas tetap memiliki semangat berkarya dan berkontribusi di tengah masyarakat.
“Ketika ASN sudah pensiun bukan berarti berhenti mengabdi. Sebaliknya mereka bisa menikmati hasil pengabdian sekaligus tetap berkontribusi bagi lingkungan dan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, dari sekitar 100 ASN yang akan pensiun pada 2026, mayoritas berasal dari kalangan tenaga pendidik. Jumlahnya bahkan mencapai sekitar 75 orang. Sementara sisanya berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkot Batu.
“Sebagian besar memang dari kalangan guru, sekitar 75 orang. Sisanya dari perangkat daerah lain di lingkungan pemerintah kota,” jelasnya.
Di sisi lain, Pemkot Batu juga tengah mempersiapkan proses pengisian sejumlah jabatan strategis yang saat ini masih kosong. Kekosongan tersebut merupakan dampak dari mutasi jabatan pimpinan tinggi pratama yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Sejumlah posisi saat ini masih diisi oleh pejabat pelaksana tugas (Plt). Di antaranya jabatan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperdag) yang sementara dijabat oleh Dian Fachroni. Saat ini Dian juga menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Kemudian posisi Sekretaris DPRD (Sekwan) yang untuk sementara dirangkap oleh Susetya Herawan yang juga menjabat sebagai Kepala Dishub.
Selain itu jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) saat ini masih dijabat oleh Faris Pasarella sebagai pelaksana tugas. Faris juga menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP.
BKPSDM Kota Batu, lanjut Santi, tengah menyiapkan mekanisme seleksi terbuka untuk mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama yang masih kosong tersebut.
Langkah ini dilakukan agar proses pengisian jabatan dapat berjalan sesuai mekanisme serta menghasilkan pejabat yang kompeten dan sesuai kebutuhan organisasi. (Ananto Wibowo)




