MALANG POST – Petaka datang di tengah padatnya arus lalu lintas Jalan Pattimura, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Rabu (18/2/2026) sore. Sebuah truk fuso berwarna biru muda diduga mengalami gagal fungsi pengereman dan memicu kecelakaan beruntun di tiga titik berbeda. Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, truk melaju dari arah Kota Batu menuju Malang. Saat melintas di jalur yang relatif padat kendaraan itu, truk diduga kehilangan kendali. Di titik pertama, kendaraan berat tersebut menghantam sebuah mobil jenis Daihatsu Zebra bernopol N 1822 JJ.
Benturan keras membuat mobil yang berada di depannya terdorong dan mengalami kerusakan di bagian belakang. Namun laju truk tak berhenti.
Memasuki titik kedua yang berjarak tak jauh dari lokasi awal tabrakan, truk kembali menabrak kendaraan lain. Kali ini sebuah mobil Daihatsu Grand Max bernopol B 1613 HZM serta dua unit sepeda motor Honda Beat menjadi korban keganasan laju truk. Pengendara tak sempat menghindar karena peristiwa terjadi begitu cepat.
Dari rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi, truk terlihat melaju dalam kecepatan tinggi dan tak terkendali. Sudah menimbulkan kecelakaan di dua titik pertama, sopir berupaya menghindari keramaian dengan membanting setir ke kiri. Manuver itu membuat truk menabrak tiang listrik dan jaringan wifi di tepi jalan. Setelah menghantam tiang, kendaraan akhirnya berhenti.

EVAKUASI: Polisi bersama personel gabungan saat melakukan evakuasi bangkai kendaraan truk Fuso yang diduga mengalami rem blong dan menghantam sejumlah kendaraan di depannya. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
“Bunyinya keras sekali. Kendaraan langsung terperossok. Orang-orang pada teriak,” ujar Viki, (25), warga setempat.
Akibat kecelakaan tersebut, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian belakang, depan dan samping. Beberapa pengendara mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Hasta Brata untuk mendapatkan penanganan medis.
Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban berinisial IK, warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. Ia diketahui berprofesi sebagai pengemudi ojek online.
Petugas kepolisian yang tiba tak lama setelah kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Arus lalu lintas di Jalan Pattimura sempat mengalami kepadatan cukup panjang karena proses evakuasi kendaraan dan penanganan korban.
Polisi bersama petugas gabungan dan relawan bahu-membahu mengevakuasi kendaraan yang terlibat serta membersihkan pecahan material di badan jalan agar arus lalu lintas kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Pemeriksaan terhadap kondisi teknis truk, termasuk sistem pengereman kuga dilakukan. Sopir truk juga dimintai keterangan bersama sejumlah saksi mata.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengecekan kelayakan kendaraan, terutama kendaraan berat yang melintas di jalur padat seperti kawasan Jalan Pattimura. (Ananto Wibowo)




