MALANG POST – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, sekaligus Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), PWI Malang Raya menyelenggarakan acara tasyakuran yang diikuti doa bersama.
Momen itu juga digunakan untuk tasyakuran atas diraihnya Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, yang didapatkan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Berlangsung di Sekretariat PWI Malang Raya, Ruko Istana Dinoyo, Jl. MT Haryono 1A/Blok B10, Lowokwaru, Kota Malang.
Hadir di kesempatan tersebut, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, beserta jajaran; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, unsur Forkopimda, anggota PWI Malang Raya dan mitra strategis PWI Malang Raya.
Wali kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan, PWI merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Peran media, katanya, penting sebagai corong informasi yang bermanfaat serta pemberi masukan bagi pemerintah.
“PWI menjadi mitra yang memberikan informasi berguna serta masukan kepada pemerintah, yang bisa kami tindaklanjuti demi keberhasilan pembangunan. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa mewujudkan Kota Malang yang lebih baik lagi,” tegasnya.

CERIA: Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, menyerahkan potongan tumpeng kepada Wali Kota Malang, yang baru saja menerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat. (Foto: PWI Malang Raya)
Selain itu, ia juga mengajak insan pers untuk bersama-sama menangkal penyebaran berita yang kurang baik. Tantangan bersama saat ini, lanjutnya, adalah maraknya informasi di media sosial yang belum tentu jelas sumber dan kebenarannya.
“Berita yang kurang baik harus kita tangkal bersama. Pekerjaan rumah kita bersama adalah media sosial yang tidak jelas, maka kita berantas bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Malang Kota membuka ruang dialog yang transparan bersama rekan-rekan media yang tergabung dalam PWI Malang Raya.
Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan, ingin membangun komunikasi yang sehat antara Polri dan insan pers sebagai pilar demokrasi.
“Saya merasa memiliki kebahagiaan tersendiri setiap Hari Pers Nasional, karena bertepatan dengan hari ulang tahun saya. Namun yang lebih penting, pers adalah mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas dan membangun peradaban,” ujarnya.
Kombes Putu Kholis juga menerima potongan pertama tumpeng tasyakuran HPN 2026 dan HUT PWI Malang Raya dari Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Ia menjelaskan, tujuan partisipasinya dalam HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI Malang Raya adalah memperkuat soliditas serta membuka ruang dialog yang transparan.
Menurutnya, jurnalis memiliki peran vital dalam mengawal setiap perubahan zaman, menyampaikan informasi yang mencerahkan, serta menjadi kontrol sosial yang konstruktif.
Kapolresta menilai, kultur gotong royong dan kebersamaan di Kota Malang masih terjaga dengan baik. Nilai tersebut, kata dia, harus dirawat bersama agar tidak tergerus hoaks maupun disinformasi yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

ULTAH: Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan potongan tumpeng kepada Kapolresta Malang Kota, yang berulangtahun tepat pada Hari Pers Nasional, 9 Februari. (Foto: PWI Malang Raya)
Polresta Malang Kota akan membangun fasilitas Media Corner, sebagai wadah kolaborasi dan komunikasi terbuka, sekaligus mempermudah akses informasi, diskusi isu-isu strategis, serta memperkuat sinergi dalam penyampaian informasi publik yang akurat dan berimbang.
“Melalui Media Corner, kami membangun hubungan yang semakin profesional dan humanis. Dengan komunikasi yang terbuka, upaya menjaga keamanan dapat berjalan lebih efektif,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, menyampaikan, saat ini organisasi memiliki 125 anggota dan fokus pada peningkatan kapasitas melalui pendidikan serta uji kompetensi wartawan.
Ia mengapresiasi dukungan Kapolresta Malang Kota yang dinilai konsisten mendorong kolaborasi dan keterbukaan informasi.
Masih di Kantor PWI Malang Raya, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat berharap sinergi antar lembaga dalam momentum HPN ini semakin memperkuat stabilitas daerah.
Ia menekankan pentingnya peran pers dalam meminimalisir penyebaran berita hoaks di media sosial yang dapat memicu keresahan publik.
Rangkaian tasyakuran HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI Malang Raya menjadi simbol harmonisasi lintas sektor. Diharapkan dapat menciptakan ekosistem informasi yang sehat, mendukung ekonomi yang berdaulat, serta memperkuat Kota Malang yang aman, tertib, dan kondusif.(M. Abd. Rachman. Rozzi)




