MALANG POST – Universitas Negeri Malang (UM) rencananya akan kembali mengukuhkan lima profesor pada Kamis (5/2/2026). Ini merupakan upaya meningkatkan kualitas penelitian dan pembelajaran di lingkungan kampus.
Acara pengukuhan ini berlangsung di tengah dorongan institusi untuk memperkuat kontribusi ilmiah dan daya saing nasional maupun regional. Daftar lima profesor yang dikukuhkan beserta judul orasi ilmiahnya sebagai berikut:
1) Prof. Ir. Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd, M.T., Ph.D. Guru Besar Fakultas Teknik.
Judul Orasi: “Size Does Matter: Merancang Fungsi Material dari Skala Nano”. Ringkasan topik: Prof. Poppy Puspitasari membahas bagaimana desain fungsi material pada skala nano dapat mempengaruhi aplikasi insinyur material, dengan fokus pada sintesis, karakterisasi, dan pemodelan untuk aplikasi rekayasa material maju.
2) Prof. Dr. Agus Hery Supadmi Irianti, M.Pd. Guru Besar Fakultas Teknik.
Judul Orasi: “Mempertahankan Makna Filosofi Motif Batik dengan Teknik Grading”. Ringkasan topik: Orasi ini mengeksplorasi integrasi filsafat motif batik ke dalam praktik grading desain dan proses manufaktur, menyoroti relevansi budaya dalam inovasi teknik dan rekayasa industri kreatif.
3) Prof. Dr. Ahmad Samawi, M.Hum. Guru Besar Fakultas Ilmu Pendidikan.
Judul Orasi: “Sintesis Filosofis, Ilmiah, Religius dan Kultural Manajemen Lembaga PAUD Unggulan”. Ringkasan topik: Prof. Samawi membahas kerangka manajemen lembaga PAUD unggulan yang menggabungkan dimensi filosofis, ilmiah, religius, dan budaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dini dan pembentukan karakter.
4) Prof. Syamsul Bachri, S.Si., M.Sc., Ph.D. Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial.
Judul Orasi: “Paradigma Baru Geografi Kebencanaan: Implementasi Human-Volcano (Hu-Vo) System Model Dalam Pengelolaan Risiko Bencana di Wilayah Gunung Api Indonesia”. Ringkasan topik: Prof. Bachri memperkenalkan paradigma geografi kebencanaan berbasis model sistem Hu-Vo, yang menggabungkan unsur kemanusiaan dan dinamika gunung api untuk mengelola risiko dan meningkatkan kesiapsiagaan daerah rawan bencana.
5) Prof. Dr. Hartatiek, M.Si. Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Judul Orasi: “NanoHidroksiapatit dari Batu Gamping: Untuk Rekayasa Scaffold Nanofiber Jaringan Tulang”. Ringkasan topik: Orasi ini membahas konversi batu gamping menjadi nano-hidroksiapatit sebagai bahan baku scaffold nanofiber untuk rekayasa jaringan tulang, dengan potensi aplikatif dalam bidang biomaterial dan kedokteran.
Pengukuhan ini dilaksanakan dalam konteks upaya UM untuk meningkatkan kualitas riset, pembelajaran, dan kolaborasi lintas disiplin.
Para guru besar yang dikukuhkan diharapkan memainkan peran sentral dalam pengembangan kurikulum, peningkatan fasilitas penelitian, serta peningkatan daya saing institusi di tingkat nasional maupun regional.
Sebelumnya, Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd beberapa kali menegaskan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kampus. Untuk menghasilkan ilmuwan yang berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan pemberdayaan masyarakat.
Diharapkan para profesor baru dapat memperluas jaringan kemitraan penelitian, meningkatkan publikasi ilmiah berkualitas serta memberikan dampak nyata terhadap inovasi dan layanan publik. (M. Abd. Rachman. Rozzi-Januar Triwahyudi)




