MALANG POST – Mengejutkan. Ketika lini belakang Arema terus mendapat sorotan. Justru pembenahan dilakukan di sektor penjaga gawang.
Sebelum tutup masa transfer window putaran kedua, Gianluca Claudio Pandeynuwu, kiper Persis Solo, ditarik ke kandang singa dengan status peminjaman hingga akhir musim.
Padahal dari 25 gol yang bersarang ke gawang Arema sepanjang 18 laga, bukan sektor penjaga gawang yang menjadi pihak utama patut dievaluasi. Melainkan sektor pemain belakang yang perlu pembenahan.
Apalagi saat ini Arema sudah punya Lucas Frigeri, kiper asal Brasil dan Adi Satryo. Selain juga punya Andrian Casvari.
Tetapi hanya Lucas dan Adi Satryo yang sempat turun. Lucas Frigeri bermain 11 kali dan Adi Satryo tujuh kali, dari 18 laga yang sudah dilakoni Arema.
Artinya, secara teori tidak ada masalah pada komposisi penjaga gawang Arema. Termasuk dari faktor kemampuan dua kiper utama tersebut, tidak terlalu jauh berbeda. Meski bisa jadi penilaian tim pelatih Arema berbeda.
Masuknya Gianluca Pandeynuwu, menjadi bagian dari langkah Arema FC dalam memperkuat sektor pertahanan tim. Serta dilakukan setelah melalui proses evaluasi bersama jajaran tim pelatih.
“Tentu setelah evaluasi bersama jajaran pelatih, posisi penjaga gawang kami nilai masih membutuhkan tambahan, untuk memperkuat lini pertahanan tim Arema FC.”
“Kesepakatan ini terjadi, setelah adanya komunikasi dan persetujuan antara kedua pihak, Arema FC dan Persis Solo,” ujar General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, Selasa (27/1/2026).
Karenanya, Inal -sapaan akrab General Manager Arema- berharap Gianluca dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya, selama berseragam Arema FC. Serta mampu bersaing secara sehat di posisi penjaga gawang.
“Kami berharap selama berada di Arema FC, Gianluca bisa beradaptasi dengan baik, bersaing secara positif dan mendapatkan menit bermain untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim,” tambahnya.
Dengan bergabungnya Gianluca Pandeynuwu, Arema FC optimistis memiliki kedalaman skuad yang lebih baik untuk menghadapi sisa pertandingan Super League musim 2025/26.
Kiper kelahiran Tomohon berusia 28 tahun itu, meniliki nilai pasar Rp2,6 miliar. Diperkenalkan secara resmi sehari setelah Arema kalah 0-2 dari Dewa United, di pekan ke-18 Super League musim 2025/2026, Senin (26/1/2026) kemarin.
Sepanjang berseragam Persis Solo di Super League musim ini, kiper dengan postur 185 cm ini baru turun tiga kali dari 18 laga. Yakni ketika Persis bertemu Persik (2-1), lawan PSIM Yogyakarta (2-2) dan bertemu Persita (1-3).
Nama Gianluca mulai dikenal setelah bergabung dengan Borneo FC mulai Liga 1 musim 2017/2018 lalu. Sepanjang membela Borneo hingga musim 2022/2023, Gianluca sudah bermain 46 kali. Kebobolan 50 gol dan 14 kali clean sheet. Dengan total waktu bermain 4.060 menit.
Kemudian bergabung dengan Persis Solo sejak musim 2023/2024 lalu, hingga putaran pertama Super League musim 2025/2026, Gianluca sudah bermain 50 kali. Kebobolan 78 gol dan sembilan kali clean sheet. Total waktu bermainnya 4.384 menit.
Karier profesionalnya bermula saat memperkuat Pusamania Borneo FC di musim 2016/2017. Kemudian melang-lang buana membela PSPS Pekanbaru, Borneo FC, Persis Solo sampai saat ini dipinjamkan ke Arema FC. (*/Ra Indrata)




