MUSIM LALU: Muhammad Rafli ketika turun bersama Arema FC di Liga 1 musim 2024/2025 kemarin di Stadion Gelora Supriyadi, Kota Blitar. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Teka-teki kemana Muhammad Rafli bakal bermain mulai terjawab. Gelandang Timnas Indonesia yang dilepas Arema dengan status peminjaman itu, bakal membela Deltras Sidoarjo, kontestan Pegadaian Championship (Liga 2).
Pemain yang secara resmi dilepas sejak Senin (5/1/2025), atau setelah pekan ke-16 Super League 2025/2026, menyusul empat pemain Arema lainnya, yang sudah terlebih dahulu bergabung dengan Deltras.
Pada jendela transfer awal musim, Hamzah Titofany (Penyerang Sayap), Achmad Figo (Bek Kanan), Bayu Aji (Bek Tengah) dan Shulton Fajar (Gelandang Bertahan), sudah terlebih dahulu dipinjamkan ke tim yang berhomebase di Gelora Delta, Sidoarjo ini.
Muhammad Rafli, informasinya bakal dipinjamkan hingga akhir musim 2025/2026. Kehadiran pemain yang sudah bergabung dengan Arema sejak 2017 itu, diharapkan dapat menambah kedalaman skuad, serta meningkatkan kualitas lini tengah Deltras pada paruh musim kompetisi.
CEO Deltras Sidoarjo Amir Burhannudin, membenarkan rencana peminjaman tersebut. Saat ini tengah berlangsung proses administrasi antara Deltras dan Arema FC.
“(Rafli, Red) masih dalam proses,” ujar Amir seperti dilansir Radar Surabaya, Kamis (8/1/2025).
Langkah mendatangkan Rafli, merupakan bagian dari evaluasi tim yang dilakukan manajemen dan jajaran pelatih Deltras. Pengalaman Rafli bermain di kompetisi level tertinggi dinilai dapat menjadi nilai tambah bagi tim.
Selain itu bagi Arema FC, peminjaman Rafli semakin memperkokoh kerja sama yang cukup intens dengan Deltras Sidoarjo.
Langkah ini diambil manajemen Singo Edan, untuk memberikan jam terbang lebih bagi para pemain yang kesulitan menembus skuad utama di bawah asuhan pelatih Marcos Santos.
Rafli sendiri, dipinjamkan karena minimnya menit bermain. Sepanjang 16 pekan yang sudah dilakoni Arema FC, pemain 27 tahun itu belum sekalipun pernah menjadi starter. Hanya tampil lima kali dengan total menit bermain hanya 11 menit.
Bahkan dalam penampilan terakhir Rafli bersama Arema FC, yakni dalam laga tunda pekan ke-8 saat menjamu Persita, tampil hanya tiga menit tetapi membuat blunder, yang menyebabkan Arema kalah 0-1 di Stadion Kanjuruhan.
Sementara itu, General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan, peminjaman Rafli benar-benar berorientasi pada kebaikan tim dan pemain. Apalagi Rafli dinilai sebagai aset yang memiliki disiplin tinggi dan attitude yang baik.
“Secara objektif, manajemen menilai Rafli adalah pemain berdedikasi tinggi, disiplin, dan memiliki orientasi yang baik, dalam mengevaluasi penampilannya.”
“Kini Rafli sedang fokus untuk selalu mengontrol performanya. Baik secara teknik maupun asupan nutrisi gizi,” ungkap Inal, panggilan akrab General Manager Arema FC itu.
Pihaknya juga menepis anggapan, peminjaman pemain yang masa kontraknya di Arema FC, berakhir 1 Januari 2027 itu, diambil semata-mata karena tekanan eksternal atau kritik suporter. Menurutnya, Rafli memiliki mental baja dalam menyikapi kritik sebagai pemain profesional.
“Rafli tipe pemain yang memiliki mental bagus dalam menyikapi berbagai kritik dan memiliki solusi yang bijak untuk evaluasi demi perbaikan performanya,” imbuh Inal.
Inal tegaskan, Rafli pemain profesional layaknya pemain lainnya. Bukan karena faktor lain keputusan ini diambil. Termasuk kritik dari fans. Sebab kritik itu sangat penting untuk menata performa pemain agar lebih maksimal.
Selama berkostum Singo Edan, Rafli telah mencatatkan beberapa gol dan assist krusial. Meskipun manajemen mengaku berat melepasnya, langkah peminjaman ini dinilai paling bijak demi masa depan kariernya di kompetisi sepak bola Indonesia.
“Harapan kami, semua pihak agar bijak dan objektif dalam memberikan penilaian, bahwa hasil positif dan negatif sebuah pertandingan adalah hasil perjuangan kolektivitas tim dan atas instruksi serta arahan jajaran tim pelatih. Kami optimis Rafli kemanapun dia bermain akan berdedikasi tinggi karena dibekali attitude yang baik dan profesional,” kata Inal.
Disampaikan Inal, Arema FC dengan tulus mengucapkan terima kasih atas kontribusi Rafli dan menegaskan bahwa pintu klub akan selalu terbuka baginya.
“Status Rafli dipinjamkan ke klub lain, karena dia pemain yang masih terikat kontrak resmi dengan Arema FC dan masih punya masa depan yang baik,” pungkasnya. (*/Ra Indrata)




