MALANG POST – Proses seleksi calon komisaris dan calon direksi PT Batu Wisata Resource (BWR) resmi ditunda hingga tahun anggaran 2026. Keputusan itu diambil Panitia Seleksi (Pansel) setelah seluruh berkas lamaran yang masuk dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi untuk posisi calon direksi.
Ketua Pansel, Susetya Herawan menyatakan, penundaan ini merupakan tindak lanjut dari hasil verifikasi berkas administrasi sebagaimana tertuang dalam Berita Acara Pansel Nomor 500/33/PANSEL/35.79.121/2025 tertanggal 2 Desember 2025.
Menurut Herawan, proses perpanjangan pendaftaran yang dibuka pada 25 November hingga 1 Desember 2025 melalui Pengumuman Nomor 500/25/PANSEL/35.79.121/2025 sempat menambah tiga pelamar baru. Namun, tambahan berkas tersebut tetap belum mengubah hasil akhir.
“Total berkas lamaran calon direksi yang kami terima melalui Sekretariat Pansel di Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Batu berjumlah tiga tambahan dari perpanjangan waktu tersebut. Setelah diverifikasi, tidak satu pun memenuhi persyaratan sebagai Calon Direksi PT BWR,” ujarnya.
Pansel juga mempertimbangkan aspek teknis dan administratif lainnya. Salah satunya, proses seleksi calon komisaris dan direksi yang digelar bersamaan, serta masa berakhirnya penganggaran kegiatan seleksi tahun 2025. Selain itu, Pansel berpedoman pada regulasi, yakni Pasal 46 Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian dewan pengawas/komisaris maupun direksi BUMD.
“Atas dasar itu, Pansel Calon Komisaris dan Calon Direksi PT BWR Tahun 2025 memutuskan menunda proses seleksi dan menjadwalkan ulang pada Tahun Anggaran 2026,” imbuh Herawan.
Ia menegaskan, keputusan tersebut bersifat final, mengikat dan tidak dapat diganggu gugat. Pansel berharap penundaan ini memberi waktu yang cukup bagi para calon pelamar, guna mempersiapkan kelengkapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus memastikan seleksi berjalan lebih objektif pada tahun mendatang.
“Demikian pengumuman ini disampaikan untuk menjadi perhatian,” tuturnya.
Sebelumnya, Wali Kota Batu, Nurochman menambahkan, seleksi tersebut merupakan tahapan penting dalam proses kebangkitan kembali BWR. Ia menyebut, keberadaan BUMD ini diharapkan bisa menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi lokal.
“BWR sedang dalam proses untuk dihidupkan kembali. Panitia seleksinya sudah terbentuk. Untuk tahap awal, kami masih menggunakan nama yang sama,” ujar Cak Nur, sapaan akrabnya.
Ia menegaskan, pengisian posisi direksi menjadi fase krusial sebelum melangkah ke tahap restrukturisasi dan rebranding perusahaan. Setelah direksi terbentuk, BWR akan menyiapkan program bisnis baru yang relevan dengan potensi unggulan Kota Batu.
“Kalau direksi sudah terbentuk, baru dilakukan restrukturisasi dan rebranding. Setelah itu, disusun program bisnis yang sesuai potensi daerah,” tutupnya. (Ananto Wibowo)




