Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, menyerahkan cenderamata ke Arif Machfoed, Kepala Direktorat Pengawasan PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Sulsel dan Sulbar. (Foto: Eka Nurcahyo/Malang Post)
MALANG POST – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang memiliki prestasi nasional. Yaitu, pencapaian akun Instagram (Ig) OJK Malang yang kini jumlah pengikutnya terbanyak di Indonesia.
Hingga Oktober 2025, akun itu telah menembus 23.000 lebih pengikut. Ini menempatkannya di posisi tertinggi di level OJK daerah tipe C dan peringkat kedua nasional setelah OJK Jawa Barat.
Rasa bangga prestasi ini disampaikan Kepala OJK Malang, Farid Falatehan, dalam kegiatan Kelas Jurnalis dan Penerbitan Siaran Pers OJK Malang Periode Oktober 2025 , yang digelar di Kantor OJK Sulawesi Selatan dan Barat, Makassar, Rabu (12/11/2025).
“Alhamdulillah, engagement Instagram OJK Malang tinggi karena kami banyak melakukan kegiatan publik yang menarik minat. Materi publikasi kami juga dikemas dengan menarik, sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu masyarakat terhadap OJK Malang,” ujar Farid.
Menurut Farid, akun Ig menjadi salah satu media komunikasi publik yang efektif bagi OJK dalam menyampaikan edukasi keuangan dan informasi terkini. Tingginya interaksi masyarakat di media sosial tidak lepas dari berbagai program dan kegiatan yang digelar secara rutin di bawah koordinasi OJK Malang.
“Kami sering mengadakan kegiatan edukasi keuangan, sosialisasi, hingga kolaborasi dengan kampus dan komunitas. Banyak masyarakat, termasuk mahasiswa dari luar daerah seperti Yogyakarta dan Madura, yang tertarik dan bahkan datang langsung ke OJK Malang untuk magang,” paparnya.
Farid menambahkan, kekuatan media sosial menjadi bukti bahwa kehadiran OJK tidak hanya bersifat regulatif, tetapi juga partisipatif dan edukatif , terutama bagi generasi muda.

Suasana kegiatan OJK Malang “Jurnalist Class dan Penerbitan Siaran Pers OJK Malang di Makassar. (Foto: Eka Nurcahyo/Malang Post)
“Banyak yang mengenal OJK bukan hanya lewat kantor, terapi lewat konten dan kreativitas di dunia digital,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Farid juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media yang selama ini aktif mendukung pemberitaan dan literasi keuangan di wilayah kerja OJK Malang. Ia menegaskan, kolaborasi media sangat penting untuk memperluas jangkauan informasi publik yang kredibel.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan pers yang terus membantu menyebarkan pesan positif OJK. Semoga sinergi ini terus terjalin untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Arif Machfoed , Kepala Direktorat Pengawasan PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Sulawesi Selatan dan Barat , menyambut hangat kedatangan rombongan OJK Malang. Ia berharap kegiatan bersama seperti ini dapat memperkuat jejaring antar-kantor OJK di seluruh Indonesia.
“Kami sangat senang OJK Malang hadir di Makassar. Semoga kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan strategi komunikasi publik yang efektif, terutama dalam hal edukasi dan publikasi yang berdampak luas,” ucap Arif.
Di hari pertama di Makassar, selain sharing session terkait kinerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Sulsel dan Sulbar, juga ada kegiatan jurnalist class dengan narasumber jurnalis medua nasional, FX Agung Laksana Saputra. Temanya adalah Ekonomi=Perspektif.
Sesi jurnalist class berlangsung menarik. Mampu memberi tambahan wawasan bagi peserta. OJK juga memberi apresiasi berupa piagam penghargaan bagi jurnalis mitra OJK teraktif. Yaitu, posisi pertama Bisnis Infonesia, kedua Malang Post dan ketiga Jatimsatunews.com.(Eka Nurcahyo)




