MALANG POST – Santri masa kini menghadapi tantangan yang tidak cukup dijawab hanya dengan penguasaan ilmu agama. Disiplin, kecakapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta komitmen menjaga persatuan bangsa juga menjadi bekal penting bagi generasi penerus. Pesan itu disampaikan Komandan Kodim 0818/Kabupaten Malang Letkol Czi Bayu Nugroho saat memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Wisata An-Nur 2, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Kamis (22/10/2026).
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bayu mengajak para santri meneruskan semangat perjuangan ulama dan santri terdahulu yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia.
Upacara berlangsung khidmat. Para santri mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan antusias. Peringatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengenang perjuangan kaum santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam amanatnya, Bayu menegaskan bahwa semangat perjuangan, keikhlasan, dan kecintaan terhadap Tanah Air perlu terus diwariskan kepada generasi muda. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, dapat diwujudkan melalui pengabdian, kedisiplinan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Santri adalah bagian dari pejuang tanah air. Semangat perjuangan para pendahulu harus terus kita hidupkan melalui pengabdian, persatuan, dan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanatnya.
Bekal Santri Menghadapi Tantangan Zaman

Bayu menilai, perjuangan santri pada masa kini memiliki bentuk dan tantangan tersendiri. Selain memperdalam ilmu agama, santri perlu memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan, dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Menurutnya, penguasaan pengetahuan harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter. Sikap disiplin, tanggung jawab, dan cinta Tanah Air menjadi nilai penting yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Santri juga diharapkan mampu menjaga persatuan di tengah berbagai perubahan sosial. Dengan bekal ilmu dan akhlak, generasi muda pesantren dapat mengambil peran dalam menjawab persoalan masyarakat sekaligus mendukung kemajuan bangsa.
Pesan tersebut menegaskan bahwa semangat Hari Santri tidak hanya berkaitan dengan penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga kesiapan generasi penerus menghadapi masa depan.
Perkuat Sinergi TNI dan Pesantren
Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Wisata An-Nur 2 diharapkan semakin mempererat hubungan antara TNI dan kalangan pesantren. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, menjaga kerukunan, serta memperkuat kepedulian terhadap keutuhan bangsa.
Melalui momentum ini, Kodim 0818/Kabupaten Malang berharap para santri tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia, berwawasan luas, dan mampu berkontribusi sesuai bidang masing-masing.
Semangat perjuangan para pendahulu diharapkan tidak berhenti sebagai ingatan sejarah, tetapi terus diwujudkan melalui pendidikan, pengabdian, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Diky Prasetyo/Ra Indrata)




