SELEBRASI: Rektor Universitas IBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, saat wisuda sarjana September 2026 lalu. Tahun akademik 2027/2028 mendatang, UIBU bakal menerima mahasiswa baru untuk prodi baru. (Foto: Ra Indrata/Malang Post)
MALANG POST – Kebutuhan pelatih olahraga profesional di Malang Raya mendapat peluang baru. Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang, resmi membuka Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) jenjang sarjana (S1), setelah memperoleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 1177/B/O/2026.
Terbitnya SK tersebut, menambah pilihan pendidikan tinggi di bidang olahraga di UIBU Malang. Program studi baru ini sekaligus melengkapi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) yang lebih dahulu dikembangkan kampus tersebut.
Rektor UIBU Malang, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., menyambut penerbitan izin itu sebagai hasil kerja panjang sivitas akademika. Ia menyebut penambahan program studi ini sebagai amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab.
“Alhamdulillah, kabar gembira ini patut kami syukuri. Dengan mengantongi SK 1177/B/O/2026, UIBU Malang resmi tambah prodi baru, yakni Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga S1. Ini amanah besar yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Nurcholis, Selasa (20/10/2026).
Lengkapi Ekosistem Pendidikan Olahraga
Menurut Nurcholis, pembukaan PKO S1 merupakan langkah strategis untuk memperluas kontribusi UIBU dalam pendidikan olahraga. Kedua program studi tersebut memiliki fokus berbeda, tetapi saling melengkapi.
PJKR berorientasi pada penyiapan tenaga pendidik pendidikan jasmani. Sementara itu, PKO diarahkan untuk mengembangkan kompetensi calon pelatih olahraga profesional.
“Jika PJKR fokusnya mencetak guru pendidikan jasmani yang berkarakter, maka Prodi PKO S1 ini fokusnya mencetak pelatih profesional yang kompeten dan berlisensi. Jadi ekosistem pendidikan olahraga di UIBU kini semakin lengkap,” jelasnya.
Nurcholis menilai Malang memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga. Selain dikenal sebagai kota pendidikan, wilayah Malang Raya juga memiliki atlet dan pelatih dengan pengalaman di berbagai cabang olahraga.
Namun, menurutnya, pengalaman di lapangan perlu diimbangi dengan pendidikan akademik. Ia menilai masih ada pelatih yang memiliki jam terbang tinggi, tetapi belum menempuh pendidikan sarjana khusus kepelatihan olahraga.
“Banyak atlet berprestasi dan pelatih di Malang Raya yang jam terbangnya tinggi, tetapi belum punya gelar sarjana kepelatihan. Padahal untuk sertifikasi dan jenjang karier pelatih nasional, ijazah itu sangat penting. Prodi PKO S1 UIBU hadir sebagai solusinya,” terangnya.
Kurikulum Berbasis Sport Science
Untuk mendukung tujuan tersebut, UIBU merancang Prodi PKO S1 dengan kurikulum yang mencakup ilmu keolahragaan modern atau sport science. Materi yang disiapkan juga meliputi sport entrepreneurship, manajemen cedera, dan psikologi olahraga.
Mahasiswa nantinya akan didukung tenaga pengajar dari kalangan akademisi dan praktisi olahraga. Kampus juga menyebut kesiapan fasilitas penunjang, antara lain lapangan olahraga, pusat kebugaran, dan laboratorium.
Kombinasi pembelajaran akademik, praktik, serta pemahaman ilmu olahraga diharapkan dapat membekali mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepelatihan secara terukur. Aspek kewirausahaan dan manajemen juga menjadi bekal untuk menghadapi kebutuhan industri olahraga yang terus berkembang.
UIBU Malang menyatakan akan segera membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk Prodi PKO S1 pada Tahun Akademik 2027/2028.
Nurcholis berharap kehadiran program studi tersebut tidak berhenti pada penambahan jumlah program akademik. Ia ingin lulusannya mampu berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pembinaan olahraga.
“Harapan kami, Prodi PKO S1 ini tidak hanya mencetak sarjana, tetapi mencetak pelatih-pelatih hebat, berintegritas, dan mampu mengharumkan nama Malang dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
UIBU Malang, yang sebelumnya dikenal sebagai IKIP Budi Utomo, beralamat di Jalan Simpang Arjuno Nomor 14B dan Jalan Citandui Nomor 46, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. (Nino Wiwantara)




