(Dari kiri) Adrian Pradipta (Technical Public Relations, ASUS Indonesia), Rudy Salim (CEO PRESTIGECORP), Lenny Lin (Country Manager, ASUS Indonesia) dan Marcello Tahitoe (Top Indonesian Singer), saat peluncuran ASUS ProArt P14 dan P16. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – ASUS Indonesia resmi meluncurkan laptop generasi terbaru ASUS ProArt P14 dan ProArt P16 berteknologi superchip NVIDIA RTX Spark di Jakarta, Selasa (20/10/2026), guna menghadirkan pusat komputasi kecerdasan buatan (AI generatif) lokal berkinerja tinggi bagi para kreator profesional.
Menyusul ketersediaannya di pasar global sejak pertengahan Oktober, ASUS Indonesia secara resmi memboyong dua lini laptop kreator flagship, yakni ASUS ProArt P14 (H7407BA) dan ASUS ProArt P16 (H7607BA). Kedua perangkat ini ditenagai superchip NVIDIA RTX Spark yang dirancang khusus untuk pemrosesan kecerdasan buatan (generative AI) secara lokal.
ASUS ProArt P14 dibekali kapasitas Unified Memory sebesar 64GB, sedangkan ASUS ProArt P16 mengusung Unified Memory hingga 128GB. Spesifikasi kelas atas ini ditujukan bagi kreator konten profesional, animator 3D, serta rumah produksi yang membutuhkan pemrosesan model AI generatif tanpa ketergantungan koneksi internet (offline).
Sebelum resmi dirilis, ASUS Indonesia menguji keandalan ASUS ProArt P14 secara internal dengan menjalankan model AI generatif pada aplikasi ComfyUI Desktop secara lokal. Hasil pengujian ini menjadi solusi konkret bagi agensi kreatif yang mengutamakan kerahasiaan data serta privasi berkas klien agar tidak perlu diunggah ke komputasi awan (cloud).
“ASUS ProArt P14 dan P16 bukan sekadar laptop kreator konvensional, melainkan pusat komputasi AI lokal yang membebaskan para kreator dari keterbatasan konektivitas dan kekhawatiran privasi. Kami menghadirkan performa setara workstation dalam bobot teringan, didukung layar ASUS Lumina Pro OLED paling akurat di kelasnya,” ujar Country Manager ASUS Indonesia, Lenny Lin, Selasa (20/10/2026).
Lenny menjelaskan bahwa ketepatan reproduksi warna menjadi krusial saat color grading maupun mengevaluasi hasil AI. Layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED pada ProArt P14 (14 inci, 2.8K) dan ProArt P16 (16 inci, UHD+) telah mengantongi sertifikasi validasi PANTONE, cakupan warna 100% DCI-P3, serta kedalaman 1,07 miliar warna dengan refresh rate 120Hz. Panel ini juga tersertifikasi VESA DisplayHDR True Black 1000 (ProArt P14) dan True Black 1400 (ProArt P16).
Prosesor NVIDIA RTX Spark N1X di kedua laptop tersebut menggabungkan 6.144 core Blackwell RTX GPU dan 20 core Grace CPU, dengan kapabilitas performa AI hingga 1 petaflop pada jalur FP4. Arsitektur CUDA berjalan secara native, serta dilengkapi media engine yang mendukung encode dan decode perangkat keras untuk format 4:2:2 dan enkoder AV1.
Sektor CPU dan GPU berbagi kolam memori terpadu (Unified Memory) LPDDR5X yang sama, yakni 64GB pada ProArt P14 dan 128GB pada ProArt P16. Struktur ini memungkinkan model AI berukuran besar dimuat secara berdampingan dengan berkas video beresolusi 8K yang sedang disunting.
Dalam pengujian internal menggunakan ComfyUI Desktop berbasis ARM64 dengan jalur CUDA pada ProArt P14, penyuntingan foto produk menjadi adegan sinematik pada resolusi 1.024 (40 steps) mencatatkan konsumsi memori puncak GPU sebesar 19,8GB dengan suhu stabil di angka 68°C.
Pengujian skenario kedua menggunakan model MiniMax H3 (kuantisasi INT8) untuk mengubah foto statis menjadi video berdurasi lima detik lengkap dengan audio pada mode turbo. Proses tersebut tuntas dalam waktu 5 menit 54 detik dengan konsumsi memori puncak GPU mencapai 28,1GB.
Di samping ComfyUI Desktop, ASUS juga menguji aplikasi Hermes Agent dengan model bahasa lokal. Perangkat lunak ini mampu bekerja sebagai agen otonom yang membaca folder proyek, merangkum brief klien, hingga menyusun draf naskah secara otomatis tanpa ada dokumen yang keluar dari laptop.
Ekosistem CUDA pada superchip NVIDIA Spark turut mengakselerasi pemrosesan video 8K pada aplikasi DaVinci Resolve Studio. Integrasi 6.144 CUDA Core dan Unified Memory 128GB supercepat memastikan alur kerja penyuntingan video berjalan mulus tanpa hambatan (lag).
Secara fisik, ASUS ProArt P14 memiliki bobot 1,4 kg dengan ketebalan 1,39 cm dan baterai 90Wh. Sementara ASUS ProArt P16 berbobot 1,7 kg dengan ketebalan 1,29 cm dan baterai 99,9Wh. Keduanya diisi daya melalui adaptor USB Type-C® 140W dan telah lolos uji ketahanan standar militer Amerika Serikat (US MIL-STD 810H).
Setiap pembelian ASUS ProArt P14 dan P16 di Indonesia dilindungi oleh 3 Tahun Garansi Internasional dan 3 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty yang mengover kerusakan akibat kelalaian penggunaan. Pengguna juga mendapatkan ASUS Premium Services, meliputi layanan antar-jemput unit servis gratis, antrean prioritas FastLane, serta perawatan Laptop Spa.
Mengenai harga resmi (MSRP), ASUS ProArt P14 (H7407BA) dibanderol Rp80.999.000, sedangkan ASUS ProArt P16 (H7607BA) dipasarkan seharga Rp113.999.000. Sesi pemesanan awal (pre-order) dibuka hingga 23 Oktober 2026 dengan penawaran harga spesial pre-order sebesar Rp79.999.000 untuk ProArt P14 dan Rp112.999.000 untuk ProArt P16 melalui ASUS Online Store dan jaringan ritel resmi. (Eka Nurcahyo)




