MALANG POST – Kecerdasan saja tidak cukup untuk membentuk generasi muda yang mampu menghadapi tantangan zaman. Pendidikan karakter dan budi pekerti, perlu berjalan beriringan dengan kemampuan intelektual. Pesan itu disampaikan Bupati Malang HM. Sanusi, saat memimpin Safari Sholat Subuh Keliling (Suling) putaran kelima, di Masjid Ar-Rahman, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Jumat (16/10/2026).
Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj. Anis Zaidah Sanusi, Sanusi mengikuti kegiatan bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Sanusi menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Malang tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Penguatan mental, spiritual, dan karakter masyarakat juga menjadi bagian penting untuk membangun kehidupan yang harmonis dan sejahtera.
“Pendidikan karakter sangatlah penting bagi generasi muda. Karena pintar saja tidak cukup, tetapi juga harus dibarengi dengan budi pekerti yang baik,” tegasnya.
Ajak Warga Bijak Menyikapi Informasi
Sanusi juga mengajak masyarakat lebih bijak menyikapi perkembangan informasi, terutama di tengah derasnya arus berita di ruang digital. Warga diharapkan mampu menangkal berita bohong atau hoaks serta tetap menghormati perbedaan.
Menurutnya, penguatan nilai keagamaan dan budi pekerti dapat menjadi landasan dalam membangun hubungan sosial yang baik. Sikap saling menghormati dan menjaga kerukunan diperlukan agar kehidupan masyarakat tetap aman dan kondusif.

BANSOS: Bupati Malang, HM. Sanusi, saat memberikan bantuan sembako kepada salah satu warga Singosari. (Foto: Nino Wiwantara/Malang Post)
Ia turut mengapresiasi warga yang konsisten menghidupkan kegiatan keagamaan, seperti majelis zikir dan selawat. Tradisi tersebut diharapkan terus terjaga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan.
Sanusi menyebut, berbagai upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Malang, Malang MAKMUR. Pemerintah daerah berupaya mendukung kehidupan keagamaan melalui program bantuan operasional masjid, sekaligus menjalankan pembangunan infrastruktur, memberikan santunan bagi anak yatim, dan menjamin akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Safari Subuh Sekaligus Dekatkan Pelayanan
Safari Subuh Keliling tidak hanya menjadi sarana silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menghadirkan sejumlah pelayanan langsung di tengah warga.
UPT Puskesmas Singosari menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis. Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadirkan program Suling Sakti Adminduk untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan secara terintegrasi.
Warga juga dapat memanfaatkan bazar sembako murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Selain memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, masyarakat yang hadir menerima pembagian sayuran segar secara gratis.
Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, sehingga warga dapat mengakses sejumlah kebutuhan tanpa harus mendatangi berbagai kantor pelayanan secara terpisah.
Melalui Safari Sholat Subuh Keliling, Pemkab Malang berharap sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat. Penguatan spiritual, pendidikan karakter, serta pelayanan publik diharapkan berjalan beriringan untuk mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Malang yang religius, harmonis, dan sejahtera. (Nino Wiwantara/Ra Indrata)




